AFU.id

Indeks Berita

Jaga Perdamaian Dunia, Wakil Ketua Komisi I DPR Dukung Presiden Prabowo Jadi Mediator AS-Israel-Iran

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sukamta mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Sukamta lantas mendesak agar aksi militer tersebut segera dihentikan karena dapat memicu eskalasi konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah. “Perang harus dihentikan karena kami menilai ini sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” ungkapnya di Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026. Menurutnya, serangan tersebut mer

Jaga Perdamaian Dunia, Wakil Ketua Komisi I DPR Dukung Presiden Prabowo Jadi Mediator AS-Israel-Iran

Ahmadinejad Ikut Gugur, Rudal Bicara Lebih Keras dari Diplomasi

Perang tak lagi memilih simbol. Sabtu malam, rudal menghantam Teheran. Minggu pagi, media pemerintah Iran mengonfirmasi satu nama besar masuk daftar korban: mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad. Ahmadinejad dilaporkan tewas bersama beberapa pendampingnya saat serangan menyasar ibu kota. Tiga anggota pengamanan pribadinya juga disebut ikut gugur. Teheran langsung menunjuk operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang serangan. Dari Tel Aviv, juru bicara militer Israel menyebut “

Ahmadinejad Ikut Gugur, Rudal Bicara Lebih Keras dari Diplomasi

Ayatullah Khamenei Tewas, IRGC Ultimatum Operasi Paling Brutal

Duka belum surut di Teheran ketika ancaman balasan langsung diumumkan ke publik. Beberapa jam setelah kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, televisi pemerintah menyiarkan pernyataan keras dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Kantor berita semi-resmi Tasnim News Agency melaporkan Khamenei meninggal dunia di kantornya di Teheran, menyusul serangan yang disebut dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat ke sejumlah titik strategis, termasuk kawasan ibu kota. Pemerintah Ir

Ayatullah Khamenei Tewas, IRGC Ultimatum Operasi Paling Brutal

Pilihan Strategis Iran Semakin Sempit

Di tengah gempuran bertubi-tubi dari Amerika Serikat dan Israel, Iran kini menghadapi pilihan strategis yang semakin sempit. Dengan kecilnya kemungkinan invasi darat, opsi paling realistis bagi Teheran adalah membalas serangan selagi masih mampu, sembari berupaya mempertahankan kendali di dalam negeri. Serangan terkoordinasi Washington dan Tel Aviv pada Sabtu (28/2) menyasar ratusan target militer Iran. Namun sasaran paling mencolok adalah kompleks pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Pilihan Strategis Iran Semakin Sempit

Serangan Besar AS–Israel ke Iran, Trump Serukan Rakyat Tumbangkan Pemerintah

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Presiden AS Donald Trump menyebut operasi tersebut sebagai langkah masif untuk menghancurkan kemampuan militer Iran sekaligus menghilangkan ancaman pengembangan senjata nuklir. Dalam pernyataan video berdurasi sekitar delapan menit, Trump bahkan menyerukan rakyat Iran untuk “mengambil alih pemerintahan Anda” setelah operasi militer selesai. Serangan itu memicu balasan cepat dari Teheran. Iran meluncurkan rudal

Serangan Besar AS–Israel ke Iran, Trump Serukan Rakyat Tumbangkan Pemerintah

Pengamat Centra Initiative: Board of Peace Bukan Dewan Perdamaian, Melainkan Board of Trump

Ketua Centra Initiative, Al Araf, mengkritik keras keikutsertaan Indonesia dalam struktur organisasi internasional Board of Peace (BoP) pada Rabu, 25 Februari 2026. Lembaga ini dinilai tidak mencerminkan perdamaian dunia, melainkan hanya menjadi alat kekuasaan absolut di bawah kendali Donald Trump. "Jadi teman-teman perlu menyadari, BoP ini bukan Board of Peace, tapi Board of Trump," ujar Al Araf, Rabu 25 Febuari 2026. Menurutnya, mekanisme pelaporan BoP saat ini telah menyimpang dari standar in

Pengamat Centra Initiative: Board of Peace Bukan Dewan Perdamaian, Melainkan Board of Trump

Pakar Hukum Tata Negara: Kesepakatan Prabowo di AS Langgar UUD 1945!

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menilai sejumlah kesepakatan internasional yang diteken oleh Presiden Prabowo Subianto di Amerika Serikat secara sepihak telah melanggar konstitusi pada Rabu, 25 Februari 2026. "Oke, kalau bicara konstitusional, jelas sebenarnya apa yang dilakukan Prabowo di Amerika melanggar Pasal 11 Undang-Undang Dasar 1945," ujar Feri. Menurutnya, setiap perjanjian tingkat negara yang menyangkut kepentingan publik luas, hak asasi manusia (HAM), hingga lingkungan hidup mut

Pakar Hukum Tata Negara: Kesepakatan Prabowo di AS Langgar UUD 1945!

Gabung Board of Peace, Kebijakan Prabowo Dinilai Khianati Dukungan ke Palestina

Peneliti Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, mengkritik langkah Presiden Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung ke dalam kesepakatan Board of Peace (BOP) pada Rabu, 25 Februari 2026. Keputusan pemerintah tersebut dinilai mengkhianati komitmen dukungan negara terhadap kemerdekaan bangsa Palestina yang selama ini dipercaya oleh masyarakat luas. "Dan ini juga mencederai apa yang di kelas menengah kita percayai bahwa kita adalah friends of Palestine, bukan friends of

Gabung Board of Peace, Kebijakan Prabowo Dinilai Khianati Dukungan ke Palestina

Meksiko Rusuh, Komisi I DPR Desak Kemenlu Segera Petakan WNI dan Siapkan Evakuasi

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk segera melakukan pemetaan menyeluruh terhadap jumlah dan persebaran WNI di Meksiko. Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan perlindungan warga menyusul kerusuhan yang pecah di negara tersebut. Amelia menilai situasi di Meksiko bukan sekadar persoalan domestik, melainkan dinamika keamanan kawasan yang memiliki implikasi lintas negara dan berdampak pada keselamatan warga asing. "Situasi ini sudah past

Meksiko Rusuh, Komisi I DPR Desak Kemenlu Segera Petakan WNI dan Siapkan Evakuasi

Kartel Menggila, WNI Terjebak? DPR Desak Evakuasi dari Jalisco Sekarang!

Situasi keamanan di Negara Bagian Jalisco, Meksiko, kian mencekam pasca tewasnya bos kartel Cartel de Jalisco Nueva Generation (CJNG), Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias “El Mencho”. Di tengah baku tembak antara militer dan kelompok bersenjata, sebanyak 45 warga negara Indonesia (WNI) tercatat berada di wilayah tersebut. Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk segera mengambil langkah konkret demi menjamin keselamatan WNI. “Kondi

Kartel Menggila, WNI Terjebak? DPR Desak Evakuasi dari Jalisco Sekarang!