AFU.id

Indeks Berita

Serang Polisi Pakai Cutter, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak

Polisi menembak seorang terduga pengedar pil ekstasi berinisial SD saat penangkapan di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 22.10 WIB. Tindakan itu dilakukan setelah SD dan seorang rekannya menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Seorang personel Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau mengalami luka gores di bagian perut dekat pusar. Rekan SD berhasil melarikan diri saat penyergapan berlangsung. Penangkapan bermula dari informasi masyarakat

Serang Polisi Pakai Cutter, Pengedar Ekstasi di Pekanbaru Ditembak

Helm hingga Golok Jadi Alat Penganiayaan YTR, Berkas Kasus Taufik Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Polisi telah merampungkan pemberkasan kasus penganiayaan berat dan penyekapan terhadap seorang perempuan berinisial YTR dengan tersangka Taufik Hidayat. Setelah seluruh administrasi dinyatakan lengkap, berkas perkara tersebut segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum berikutnya. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, meski pemberkasan telah selesai, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan sejumlah saksi guna memperkuat pembuktian per

Helm hingga Golok Jadi Alat Penganiayaan YTR, Berkas Kasus Taufik Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Ruang Bupati Lombok Barat hingga Dinas PUPR Disegel KPK, Ada Apa?

Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Kepala Dinas PUPRPKP pada Senin (20/7/2026). Segel ditemukan terpasang di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Gerung sejak pagi. Penyegelan membuat akses menuju kedua ruangan tersebut tidak dapat digunakan. Hingga Senin siang, KPK belum menjelaskan perkara yang melatarbelakangi tindakan itu. Penjabat Sekretaris Daerah Lombok Barat Akhmad Saikhu membenarkan kondisi tersebut setelah kem

Ruang Bupati Lombok Barat hingga Dinas PUPR Disegel KPK, Ada Apa?

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucap “Lu Punya Otak Enggak?” kepada Wartawan

Advokat Hotman Paris Hutapea meminta maaf kepada wartawan dan organisasi pers atas ucapannya saat konferensi pers kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Permintaan maaf disampaikan melalui video di akun Instagram resminya, Senin (20/7/2026). “Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers yang mengatakan ‘lu punya otak enggak sih’,” kata Hotman. Sikap tersebut muncul setelah Forum Pemred, Ikatan Wartawan Hukum, dan sejumlah insan pers mengecam

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucap “Lu Punya Otak Enggak?” kepada Wartawan

Mensesneg Bantah Klaim Hotman Paris: Tak Ada Aturan Pemeriksaan Febrie Harus Seizin Presiden

Pemerintah menegaskan tidak ada keharusan meminta persetujuan Presiden dalam proses hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Andriansyah. Penegasan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di tengah polemik yang muncul setelah kuasa hukum Febrie, Hotman Paris Hutapea, menyinggung keterlibatan Presiden Prabowo Subianto. Prasetyo meminta agar proses hukum yang sedang berjalan tidak dikaitkan dengan Presiden. Menurutnya, penang

Mensesneg Bantah Klaim Hotman Paris: Tak Ada Aturan Pemeriksaan Febrie Harus Seizin Presiden

Babinsa Dilibatkan dalam Pengawasan Pajak, Batas Kewenangan Jadi Tanda Tanya

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memperluas mekanisme pengawasan kepatuhan wajib pajak dengan melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam pembangunan jejaring informasi. Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak yang diterbitkan pada 15 Juli 2026. Surat edaran itu menjadi pedoman baru pelaksanaan pengaw

Babinsa Dilibatkan dalam Pengawasan Pajak, Batas Kewenangan Jadi Tanda Tanya

Anggota Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan, Etalase Ditembak Pakai Senpi

Seorang anggota Polri berinisial MZ (28) ditangkap setelah diduga merampok Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Perampokan terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 08.40 WIB ketika kawasan pertokoan mulai ramai oleh aktivitas masyarakat. Pelaku diduga menembakkan senjata api ke arah etalase kaca sebelum mengambil sejumlah perhiasan yang dipajang. Aksi tersebut berlangsung cepat dan sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi. Rekaman kamera pengawas m

Anggota Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan, Etalase Ditembak Pakai Senpi

Terjerat Judi Bola Rp1,05 Miliar, Pemilik Kafe Surabaya Kehilangan Usaha dan Digugat Cerai

Seorang pemilik kafe di Surabaya Barat berinisial EX kehilangan usaha, terseret perkara pidana, dan digugat cerai istrinya setelah kecanduan judi bola. Perputaran uang yang digunakan dalam aktivitas tersebut disebut mencapai sekitar Rp1,05 miliar. Kisah EX viral di media sosial bertepatan dengan berakhirnya Piala Dunia 2026. Kuasa hukum EX, Adi Cipta Nugraha, mengatakan kliennya semula memasang taruhan karena tergiur memperoleh penghasilan tambahan. Kekalahan demi kekalahan justru membuat EX ter

Terjerat Judi Bola Rp1,05 Miliar, Pemilik Kafe Surabaya Kehilangan Usaha dan Digugat Cerai

Uang Pengadaan Buah MBG Raib di Tengah Jalan, Pemasok Kehilangan Rp170 Juta

Polda Lampung menyidik dugaan penipuan dan penggelapan dalam pengadaan buah untuk Program Makan Bergizi Gratis senilai Rp170,2 juta. Pemilik dapur MBG mengaku telah membayar seluruh pesanan kepada seorang perantara, tetapi uang tersebut tidak diterima pemasok. Sebanyak hampir 14 ton melon dan 2.950 nanas yang dipesan telah lebih dahulu dikirimkan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Pol Indra Hermawan mengatakan perkara telah dinaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Penyi

Uang Pengadaan Buah MBG Raib di Tengah Jalan, Pemasok Kehilangan Rp170 Juta

Dua Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Untuk mengamankan jalannya demonstrasi, Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 706 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran yang disiagakan di sejumlah titik aksi. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan personel ditempatkan untuk mengamankan aksi di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia dan kawasan Gambir

Dua Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif