AFU.id

Indeks Berita

Kortastipidkor Polri Siap Hadapi Praperadilan yang Diajukan Febrie Adriansyah

Rencana mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengajukan praperadilan mendapat respons dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Polri menyatakan siap menghadapi gugatan yang akan diajukan tim kuasa hukum Febrie. Kabag Ops Kortastipidkor Polri Kombes Ahmad Yusuf Afandi mengatakan praperadilan merupakan hak pihak yang merasa terdapat persoalan dalam proses penegakan hukum. Namun, pengajuan tersebut tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. "Kortastipidkor P

Kortastipidkor Polri Siap Hadapi Praperadilan yang Diajukan Febrie Adriansyah

Dokter Tifa Ajukan Lagi Praperadilan, Sidang Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi Ditunda

Sidang baru Dokter Tifa dalam perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo disebut ditunda setelah ia mengajukan permohonan praperadilan. Informasi penundaan tersebut disampaikan Roy Suryo saat mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (04/08/26). Praperadilan diajukan setelah dakwaan pertama terhadap Dokter Tifa sebelumnya dinyatakan batal demi hukum. Roy mengatakan Dokter Tifa tidak akan menjalani persidangan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis (06/08/26). M

Dokter Tifa Ajukan Lagi Praperadilan, Sidang Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi Ditunda

Kronologi Pengungkapan Sabu 86 Kg, dari Semak-Semak hingga Hotel di Palembang

Sebanyak 86 kilogram sabu dan 5 ribu butir pil ekstasi berhasil diamankan dari jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di Riau hingga Sumatera Selatan. Pengungkapan ini bermula dari laporan warga soal aktivitas mencurigakan di kawasan pesisir Sungai Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjelaskan, penanganan kasus ini bermula ketika tim gabungan Subdit IV yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen bersama Satgas NIC pimpina

Kronologi Pengungkapan Sabu 86 Kg, dari Semak-Semak hingga Hotel di Palembang

PSHT Geruduk PN Nganjuk, 18 Pelaku Pengeroyokan Maut Divonis hingga 2 Tahun 10 Bulan

Sidang putusan kasus pengeroyokan maut yang menewaskan seorang pemuda berinisial MK di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, memasuki babak akhir pada Selasa, 4 Agustus 2026. Sebanyak 18 terdakwa yang masih berstatus anak dijatuhi hukuman berbeda-beda, mulai dari sembilan bulan hingga dua tahun 10 bulan penjara. Sidang tersebut juga diwarnai aksi unjuk rasa ratusan anggota Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) yang meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada par

PSHT Geruduk PN Nganjuk, 18 Pelaku Pengeroyokan Maut Divonis hingga 2 Tahun 10 Bulan

Soal Emas 74 Kg dalam Kasus Febrie, Febri Diansyah Desak Kejagung Buktikan Pemiliknya

Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) memperjelas siapa pemilik emas seberat 74 kilogram yang ditemukan dalam pengusutan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Menurutnya, identitas pemilik emas harus terlebih dahulu dibuktikan penyidik sebelum dikaitkan dengan dugaan tindak pidana. Hal itu disampaikan Febri dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/8/2026). "Kami lebih berharap i

Soal Emas 74 Kg dalam Kasus Febrie, Febri Diansyah Desak Kejagung Buktikan Pemiliknya

Profil Anton Timbang: Tersangka Kasus Tambang Ilegal yang Hadiri Agenda Presiden Prabowo di Istana

Nama pengusaha asal Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, menjadi sorotan setelah terlihat menghadiri pertemuan Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jumat (31/7/2026). Kehadirannya memicu perhatian publik karena Anton telah berstatus tersangka dalam kasus tambang nikel ilegal di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, ia juga sempat mangkir dari panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter)

Profil Anton Timbang: Tersangka Kasus Tambang Ilegal yang Hadiri Agenda Presiden Prabowo di Istana

Kronologi Warga Pasuruan Tewas Usai Diamankan Polisi, Diduga Dianiaya karena Bantah Main Judol

Widi Nurcahyono (43), warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia setelah diamankan anggota Polsek Beji terkait dugaan judi online. Keluarga menduga Widi mengalami kekerasan ketika petugas mendatanginya di tempat kerja pada Senin (03/08/26) sore. Polisi menyatakan penyebab kematian belum dapat disimpulkan dan membentuk tim khusus untuk menyelidiki proses penanganan tersebut. Peristiwa bermula ketika Widi sedang bekerja di gerai pembayaran listrik dan PDAM yang t

Kronologi Warga Pasuruan Tewas Usai Diamankan Polisi, Diduga Dianiaya karena Bantah Main Judol

Kepala Desa Belani Tolak Status Tersangka Kasus Kecelakaan Maut Bus ALS yang Tewaskan 19 Orang, Klaim Ikut Jadi Korban

Kepala Desa Belani, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Shandi Hermanto, menolak penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang menewaskan 19 orang pada 6 Mei 2026. Pemilik truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengaku ikut menjadi korban dan memastikan akan menempuh jalur hukum untuk menggugat status tersangkanya. Menurut Shandi, insiden tersebut adalah musibah sehingga tidak seharusnya berujung pada penetap

Kepala Desa Belani Tolak Status Tersangka Kasus Kecelakaan Maut Bus ALS yang Tewaskan 19 Orang, Klaim Ikut Jadi Korban

Eks Pimpinan PPATK: Klaim Harta Don Ritto di Rumah Febrie Mirip Pola Penyamaran Aset

Mantan Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Agus Santoso menyoroti pengakuan Don Ritto atas emas 74 kilogram dan uang tunai Rp476 miliar yang ditemukan di rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia mempertanyakan alasan harta dalam jumlah sangat besar milik pihak swasta disimpan di rumah seorang pejabat negara. Menurut Agus, pola pemisahan kepemilikan dan penguasaan aset semacam itu kerap ditemukan dalam upaya menyamarkan harta hasil kejahatan. Febrie sebelumnya mengakui

Eks Pimpinan PPATK: Klaim Harta Don Ritto di Rumah Febrie Mirip Pola Penyamaran Aset

Misteri Eks Polisi Tewas di Asrama Brimob, Pelaku Diduga Anggota TNI

Seorang mantan anggota Polri tewas setelah diduga dianiaya di lingkungan Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (31/07/26) malam. Terduga pelaku dalam perkara tersebut disebut merupakan anggota TNI. Kasus itu kini ditangani Polres Metro Jakarta Barat untuk mengungkap kronologi, motif, dan pihak yang bertanggung jawab. Sebelum dugaan penganiayaan terjadi, sempat terdengar keributan di lingkungan asrama tersebut. Korban kemudian mendapat perawatan di Rumah Sakit Pelni

Misteri Eks Polisi Tewas di Asrama Brimob, Pelaku Diduga Anggota TNI