AFU.id

Indeks Berita

Kronologi Penganiayaan Karyawan Dapur MBG Bengkalis, Dua Supplier Ayam Jadi Tersangka

Polisi menetapkan dua pria sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap karyawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Beringin atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kedua tersangka berinisial UP dan AS diamankan sehari setelah laporan diterima kepolisian. Keduanya diketahui merupakan pemasok ayam untuk Dapur MBG. Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB saat korban Ha

Kronologi Penganiayaan Karyawan Dapur MBG Bengkalis, Dua Supplier Ayam Jadi Tersangka

Tewas dengan Tangan Diborgol dan Mulut Berbusa, Dandum dkk Dilaporkan ke Polda Jatim

Keluarga Widi Nurcahyono resmi melaporkan dugaan penganiayaan yang menyebabkan warga Desa Gununggangsir, Kabupaten Pasuruan, itu meninggal dunia setelah ditangkap polisi. Laporan dibuat ke Polda Jawa Timur, sementara Polres Pasuruan membentuk tim khusus untuk memeriksa seluruh anggota yang terlibat dalam penangkapan. Istri korban, Nunuk Afidah, membuat laporan pada 04/08/26 dini hari dengan nomor LP/B/1030/VIII/2026/SPKT/Polda Jawa Timur. Keluarga melaporkan dugaan pembunuhan dan/atau penganiaya

Tewas dengan Tangan Diborgol dan Mulut Berbusa, Dandum dkk Dilaporkan ke Polda Jatim

Lima Saksi Kunci Diperiksa Ulang di Sidang Banding Nadiem Makarim, Siapa Saja Mereka?

Lima saksi kunci dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook akan diperiksa ulang di tingkat banding, menyusul vonis 10 tahun penjara yang dinilai sarat kejanggalan dan indikasi rekayasa hukum. Permintaan pemeriksaan ulang ini dikabulkan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta dalam sidang perdana pembacaan memori banding, Rabu (4/8/2026). Permintaan tersebut datang dari tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Permintaan

Lima Saksi Kunci Diperiksa Ulang di Sidang Banding Nadiem Makarim, Siapa Saja Mereka?

Pakai Identitas Pers, Ponsel Jurnalis Jubi Dipukul Oknum Polisi hingga Retak

Seorang anggota polisi memukul telepon genggam milik jurnalis Jubi hingga layarnya retak saat pengamanan demonstrasi di Sentani, Kabupaten Jayapura. Jurnalis bernama Silpester Kasipka itu sedang merekam seorang peserta aksi yang dibawa ke kendaraan Dalmas pada 03/08/26. Ia mengaku telah mengenakan identitas pers, tetapi tetap dihalangi saat menjalankan peliputan. Insiden terjadi saat aparat membubarkan demonstrasi Komite Nasional Papua Barat di Jalan Ifar Gunung. Ketika Silpester mengambil gamba

Pakai Identitas Pers, Ponsel Jurnalis Jubi Dipukul Oknum Polisi hingga Retak

Benarkah Tersangka Pembunuhan Remaja di Nabire Anak Polisi?

Polres Nabire telah resmi menetapkan remaja berinisial AWS sebagai tersangka pembunuhan terhadap CKC yang ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di Kampung Waroki, Kabupaten Nabire. Di tengah berjalannya penyidikan, beredar kabar di media sosial yang menyebut tersangka merupakan anak anggota kepolisian. Hingga 05/08/26, belum ada keterangan resmi yang membenarkan informasi tersebut. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara dan meningkatkan penanganan kasus dari penyelidik

Benarkah Tersangka Pembunuhan Remaja di Nabire Anak Polisi?

Ditolak Pinjam Rp50 Juta, Anggota Polisi Bunuh Seorang Nenek di Deli Serdang, Ini Kronologinya

Kasus pembunuhan terhadap seorang nenek, Nurlis (69), di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terungkap setelah polisi menetapkan seorang anggota Polri berinisial Bripda RF (23) sebagai tersangka. Polisi mengungkap, pelaku yang merupakan tetangga korban nekat menghabisi nyawa lansia tersebut karena terlilit utang dan gagal meminjam uang sebesar Rp50 juta. Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, pada Jumat (31/7/2026) dini hari. Kapolresta Deli Serd

Ditolak Pinjam Rp50 Juta, Anggota Polisi Bunuh Seorang Nenek di Deli Serdang, Ini Kronologinya

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Hanya Divonis 2 Tahun, KPK Pastikan Banding

Putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid berbuntut banding. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan banding atas putusan tersebut ke pengadilan pada Selasa (4/8/2026). "Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengajukan upaya hukum banding kepada Pengadilan Tinggi Riau melalui Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru terhadap

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Hanya Divonis 2 Tahun, KPK Pastikan Banding

Kuasa Hukum Nadiem Ajukan Banding: Hakim Buat 14 Kesalahan

Sebanyak 14 poin kekeliruan majelis hakim tingkat pertama dibeberkan dalam berkas memori banding yang diserahkan ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Poin kekeliruan tersebut terkait vonis uang pengganti senilai Rp809 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Berkas ini diajukan oleh tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Kuasa Hukum Nadiem, Dodi S. Abdulkadir, menyatakan optimismenya terkait majelis hak

Kuasa Hukum Nadiem Ajukan Banding: Hakim Buat 14 Kesalahan

Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim: Anggota DPR RI Anwar Sadad dan Anaknya Kompak Mangkir dari KPK

Anggota Komisi XIII DPR RI Anwar Sadad dan putranya, Muhammad Haykal Ismail Sadad, sama-sama tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) Jawa Timur periode 2019-2022. Anwar Sadad yang juga merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur sedianya diperiksa penyidik KPK pada Senin (3/8/2026). Namun, tersangka dalam perkara tersebut tidak hadir memenuhi panggilan. Sehari berselang, giliran Haykal yang tidak dat

Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim: Anggota DPR RI Anwar Sadad dan Anaknya Kompak Mangkir dari KPK

Nadiem Makarim Bandingkan Penahanannya dengan Febrie Adriansyah, Sebut Sarat Kriminalisasi

Perbedaan perlakuan dalam proses penahanan dua terpidana kasus korupsi kembali menjadi sorotan. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membandingkan proses hukum yang ia jalani dengan penahanan yang dialami mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Nadiem menyoroti fakta Febrie tidak dikenakan borgol maupun rompi tahanan saat Kejaksaan Agung (Kejagung) menahannya di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan

Nadiem Makarim Bandingkan Penahanannya dengan Febrie Adriansyah, Sebut Sarat Kriminalisasi