AFU.id

Indeks Berita

Kejar Target WorldSkills ASEAN 2027, Kualitas SDM Industri Nasional Hadapi Standardisasi Global

Kualitas sumber daya manusia (SDM) industri nasional memerlukan peningkatan masif, demi menjaga daya saing sektor manufaktur domestik di era transformasi digital. Langkah strategis itu menjadi penentu utama agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tak mengalami stagnasi di tengah penetrasi teknologi dunia. Melansir website Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI), Minggu (14/6/2026), sektor industri pengolahan nonmigas menyumbang kontribusi sebesar 19,07% terhadap Produk Domestik B

Kejar Target WorldSkills ASEAN 2027, Kualitas SDM Industri Nasional Hadapi Standardisasi Global

Mitigasi Risiko Penyelewengan Anggaran, Program SMK Go Global Minta Pendampingan Hukum

Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Go Global memerlukan pengawasan ketat, demi mencegah potensi penyelewengan anggaran pengadaan fasilitas vokasi internasional. Apalagi, kebijakan strategis itu bertujuan mencetak komoditas tenaga kerja domestik yang siap bersaing di pasar global. Melansir website Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Republik Indonesia (KP2MI RI), Minggu (14/6/2026), program direktif Presiden Prabowo Subianto tersebut sedang memasuki fase krusial persiapan regula

Mitigasi Risiko Penyelewengan Anggaran, Program SMK Go Global Minta Pendampingan Hukum

Pacu Industri Semikonduktor, Pengembangan Talenta Teknologi Nasional Gandeng Kampus Brasil

Pengembangan talenta teknologi menjadi agenda krusial demi mengejar ketertinggalan industri strategis nasional di kancah global. Inisiatif lintas negara itu berfokus pada penguasaan ekosistem mikroelektronika, teknik kedirgantaraan, dan sektor bahan bakar nabati. Melansir website Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI), Minggu (14/6/2026), pemerintah memperluas jaringan kemitraan dengan menggandeng State University of Campinas (Unicamp) asal Br

Pacu Industri Semikonduktor, Pengembangan Talenta Teknologi Nasional Gandeng Kampus Brasil

Beras dan Gula Masih Diimpor, Swasembada Pangan Masih Jadi Tantangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti masih besarnya ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan, terutama beras dan gula. Kondisi itu membuat agenda swasembada pangan masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah. Zulkifli mengatakan swasembada pangan bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan dalam negeri, tetapi juga menyangkut kedaulatan dan kehormatan bangsa. “Karena itu, kita harus swasembada, kita harus berdaulat, karena itu merupakan suatu kehormatan,” kata Zulkifli s

Beras dan Gula Masih Diimpor, Swasembada Pangan Masih Jadi Tantangan

Pemerintah Klaim MBG Jadi Kesempatan Emas Dongkrak Konsumsi Susu Anak

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengeklaim Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan konsumsi susu anak Indonesia. Hanif mengatakan program MBG dapat menjadi ruang strategis untuk membangun kebiasaan konsumsi susu sejak dini. Menurutnya, asupan susu penting untuk mendukung pemenuhan gizi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. “Justru di sini, maka kita ingin sangat titip dengan teman-teman di MBG bahwa kesempatan ini menjadi k

Pemerintah Klaim MBG Jadi Kesempatan Emas Dongkrak Konsumsi Susu Anak

Sekolah Rakyat Aceh 2 Terkendala Material, Menteri PU Klaim Progres Sudah 60 Persen

Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam, Aceh, masih menghadapi kendala pengadaan material konstruksi. Meski begitu, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengeklaim progres pembangunan sudah mencapai sekitar 60 persen. Dody mengatakan lokasi Subulussalam yang berada di wilayah perbatasan menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi material. Pengiriman baja dan material berat disebut membutuhkan waktu lebih lama karena jarak dari pusat distribusi cukup jauh. “Kita h

Sekolah Rakyat Aceh 2 Terkendala Material, Menteri PU Klaim Progres Sudah 60 Persen

Kerusakan Mangrove Capai 700 Ribu Hektare, Ekosistem Pesisir dan Serapan Karbon Terancam

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, menyebut sekitar 700 ribu hektare kawasan mangrove di Indonesia dalam kondisi bermasalah dan rusak. Kerusakan tersebut menjadi perhatian pemerintah karena mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, menahan dampak perubahan iklim, serta meningkatkan penyerapan karbon. “Dari 3,4 juta hektare mangrove, sekitar 700 ribuan hektare itu bermasalah dan rusak. Itu juga bagian daripada ka

Kerusakan Mangrove Capai 700 Ribu Hektare, Ekosistem Pesisir dan Serapan Karbon Terancam

Seni Jadi Ruang Ekspresi Anak, Wamendikdasmen Dorong Dikenalkan sejak Dini

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, mendorong pengenalan seni kepada anak sejak usia dini. Menurutnya, seni dapat menjadi ruang bagi anak untuk mengekspresikan diri sekaligus mengenal dunia di sekitarnya. Fajar mengatakan pendidikan tidak hanya harus membangun kemampuan intelektual anak, tetapi juga perlu memberi ruang bagi imajinasi, kreativitas, dan pengalaman estetis. “Ketika anak-anak sejak usia dini dikenalkan dengan dunia seni, itu merupakan bag

Seni Jadi Ruang Ekspresi Anak, Wamendikdasmen Dorong Dikenalkan sejak Dini

Lewat Kampung BERLIAN, Sampah Rumah Tangga Dipangkas 6,7 Ton per Bulan

PT Pertamina Patra Niaga mencatat program Kampung BERLIAN di Kelurahan Tamalabba, Makassar, mampu mereduksi sampah rumah tangga hingga 6,7 ton per bulan. Program tersebut dijalankan Integrated Terminal Makassar bersama masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah dan pemberdayaan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan pengelolaan sampah tidak hanya diarahkan untuk menjaga lingkungan, tetapi

Lewat Kampung BERLIAN, Sampah Rumah Tangga Dipangkas 6,7 Ton per Bulan

Peserta OSN-K Tembus 716 Ribu, Antusiasme Murid terhadap Sains Meningkat

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen mencatat jumlah peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) untuk jenjang SD dan SMP sederajat menembus 716 ribu orang lebih. Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengatakan jumlah tersebut menunjukkan meningkatnya antusiasme murid dalam mengikuti kompetisi sains. Dari total peserta, sebanyak 418.918 berasal dari jenjang SD/MI/sederajat. Sementara itu, 297.955 peserta lainnya berasal dari jenjang

Peserta OSN-K Tembus 716 Ribu, Antusiasme Murid terhadap Sains Meningkat