AFU.id

Indeks Berita

KPK Kembali Bergerak, Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT Ke-15

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan atau OTT di Sumatera Utara. Dalam operasi ke-15 sepanjang 2026 itu, KPK mengamankan Bupati Langkat Syah Afandin. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi tersebut saat dikonfirmasi awak media, Jumat (3/7/2026). “Benar,” kata Fitroh. KPK belum mengungkap perkara yang melatarbelakangi operasi terhadap Syah Afandin. Lembaga antirasuah juga belum merinci lokasi penindakan, jumlah pihak lain yang diamankan, mau

KPK Kembali Bergerak, Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT Ke-15

Bupati Langkat Kena OTT KPK, Harta Kekayaannya Ternyata Masih Nyicil Utang Rp933 Juta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (3/7/2026). Dalam operasi senyap tersebut, KPK telah menangkap Bupati Langkat, Syah Afandin. “Benar (KPK melakukan OTT Bupati Langkat),” ujar Wakil Ketua KPK saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/7/2026). Meski demikian, KPK belum merinci lebih lanjut dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Langkat. Namun, kabar yang beredar di kalangan wartawan berkaitan dengan proyek Pengadaan Bar

Bupati Langkat Kena OTT KPK, Harta Kekayaannya Ternyata Masih Nyicil Utang Rp933 Juta

KPK Gelar OTT Ke-15, Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, KPK menangkap Bupati Langkat, Syah Afandin, dalam operasi yang berlangsung di Sumatera Utara pada Jumat (3/7/2026). OTT tersebut diduga berkaitan dengan proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut. Namun, ia belum mengungkap lebih lanjut perkara yang sedang ditangani, termasuk juml

KPK Gelar OTT Ke-15, Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap

Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng: Satu Polisi Tewas, Dua Anggota Hilang

Penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, memakan korban jiwa. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan tewas, sementara dua personel lainnya masih dinyatakan hilang setelah operasi mendapat perlawanan dari keluarga pelaku. Peristiwa ini bermula ketika polisi berhasil mengamankan seorang bandar narkotika pada Kamis (2/7/2026) dini hari. Namun, situasi berubah saat sejumlah anggota keluarga pelaku menyerang petugas menggunakan senja

Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng: Satu Polisi Tewas, Dua Anggota Hilang

Pimpinan Ponpes di Bogor Jadi Tersangka, Cabuli Santri dengan Modus Obati Kaki

Seorang santri di Pondok Pesantren Al Aimmatul Arba'ah, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, menjadi korban pencabulan oleh pimpinan pondok pesantrennya sendiri. Pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka melancarkan aksinya dengan modus menawarkan pengobatan setelah korban mengeluhkan kakinya kesemutan. Peristiwa itu terjadi setelah kegiatan belajar kitab kuning. Saat para santri kembali ke asrama, pelaku bernama Nurmansyah alias Buya meminta korban tetap tinggal, lalu mengajaknya masuk ke ru

Pimpinan Ponpes di Bogor Jadi Tersangka, Cabuli Santri dengan Modus Obati Kaki

Mediasi Gugatan Ijazah Jokowi Deadlock, Kuasa Hukum Tolak Perlihatkan Ijazah ke Publik

Mediasi gugatan perdata terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Pengadilan Negeri Surakarta dinyatakan deadlock atau menemui jalan buntu, Kamis (2/7/2026). Mediasi perkara Nomor 101/Pdt.G/2026/PN Skt itu dipimpin mediator non-hakim PN Solo, Arif Budi Cahyono. Gugatan tersebut diajukan advokat sekaligus alumnus Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Sigit Pratomo. Kuasa hukum penggugat, Dekka Ajeng, mengatakan mediasi tidak menghasilkan kesepakatan. Karena itu, perkara langsun

Mediasi Gugatan Ijazah Jokowi Deadlock, Kuasa Hukum Tolak Perlihatkan Ijazah ke Publik

KPK Tahan Direktur PT Millenium Solusi Abadi, Tersangka Kelima Kasus Suap Bupati Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan satu tersangka dalam kasus dugaan suap yang melibatkan pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. Tersangka yang ditahan kali ini adalah Direktur PT Millenium Solusi Abadi (MSA), Fika Nur Alawi pada Kamis (2/7/2026). Berdasarkan pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Fika terlihat telah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye khas KPK saat turun dari ruang pemeriksaan di lantai dua gedung tersebut. Kedu

KPK Tahan Direktur PT Millenium Solusi Abadi, Tersangka Kelima Kasus Suap Bupati Muara Enim

Kejagung Tegaskan Buka Opsi Usut Lonjakan Harta Kekayaan Nadiem Lewat Mekanisme TPPU

Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan seluruh harta kekayaan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang dinilai tidak wajar tetap akan ditelusuri, baik dari sisi aliran dana maupun asal-usulnya. Namun, langkah tersebut belum dieksekusi lantaran pihak Kejagung mengaku masih mendalami arahan yang disampaikan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyampa

Kejagung Tegaskan Buka Opsi Usut Lonjakan Harta Kekayaan Nadiem Lewat Mekanisme TPPU

Tolak Damai, Dokter Tifa Pilih Melawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menolak upaya perdamaian atau restorative justice (RJ) yang ditawarkan dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026). Penolakan itu disampaikan dokter Tifa setelah Ketua Majelis Hakim, Christina Endarwati membacakan opsi penyelesaian perkara kepada terdakwa, menyusul pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Diket

Tolak Damai, Dokter Tifa Pilih Melawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi

Fakta Terbaru Kasus Taufik Hidayat: Tato di Tubuh Yuvita hingga Bibir Rusak karena Pukulan

Polisi mengungkap sejumlah fakta baru dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap Yuvita Tri Rezeki. Fakta itu terungkap setelah penyidik menggelar rekonstruksi di Polda Jawa Barat, Kamis (2/7/2026). Dalam rekonstruksi tersebut, Taufik memperagakan 21 adegan yang berkaitan dengan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban. Polisi menyebut rangkaian kekerasan itu terjadi di sedikitnya tiga lokasi kejadian perkara. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Barat,

Fakta Terbaru Kasus Taufik Hidayat: Tato di Tubuh Yuvita hingga Bibir Rusak karena Pukulan