AFU.id

Indeks Berita

Komisi VI DPR: Indonesia Harus Mampu Budidayakan Kedelai Melalui Inovasi Adaptif

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menegaskan pentingnya inovasi dan rekayasa teknologi agar Indonesia mampu memproduksi kedelai secara mandiri di dalam negeri. Hal ini diperlukan untuk memutus ketergantungan impor terhadap komoditas pangan strategis tersebut. Herman menilai, meski kedelai secara alami tumbuh optimal di negara dengan empat musim, Indonesia memiliki peluang besar jika didukung oleh teknologi yang tepat. Menurutnya, pemerintah harus memprioritaskan komoditas yang menjadi kebu

Komisi VI DPR: Indonesia Harus Mampu Budidayakan Kedelai Melalui Inovasi Adaptif

Komisi IX DPR RI Desak Pemerintah Segera Terapkan Skema PBI Bagi Pekerja Miskin

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendorong pemerintah untuk segera menciptakan terobosan nyata dalam melindungi pekerja kelompok tidak mampu melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI). Menurutnya, langkah ini merupakan amanat sah dari Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang mewajibkan negara mendaftarkan serta membayarkan iuran bagi warga miskin. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selas

Komisi IX DPR RI Desak Pemerintah Segera Terapkan Skema PBI Bagi Pekerja Miskin

Komisi XI DPR RI Apresiasi Kinerja Kemenkeu dan Kesiapan Fiskal Hadapi Gejolak Global, Tapi…!

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengapresiasi kinerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam menjaga capaian pendapatan negara pada Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun yang mewakili pihaknya menyampaikan pujian tersebut dalam rapat kerja bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Forum tersebut berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 6 April 2026. Selain capaian penerimaan, fokus utama dalam r

Komisi XI DPR RI Apresiasi Kinerja Kemenkeu dan Kesiapan Fiskal Hadapi Gejolak Global, Tapi…!

Uang Negara Masih Tebal, Purbaya Yudhi Sadewa Bongkar Posisi Kas: Rp120 Triliun di BI, Total Rp420 Triliun

Di tengah riuh isu fiskal yang simpang siur, Purbaya Yudhi Sadewa memilih membuka angka—bukan opini. Posisi kas negara, katanya, masih jauh dari kata kritis. Saat ini, saldo pemerintah yang tersimpan di Bank Indonesia berada di kisaran Rp120 triliun. Sementara jika ditarik lebih luas, total bantalan fiskal yang dimiliki pemerintah mencapai Rp420 triliun. Angka ini penting, bukan sekadar statistik. Ia adalah penegasan bahwa narasi “kas negara menipis” tidak berdiri di atas data. Purbaya menjelask

Uang Negara Masih Tebal, Purbaya Yudhi Sadewa Bongkar Posisi Kas: Rp120 Triliun di BI, Total Rp420 Triliun

Siapkan Cadangan Kas Rp420 Triliun, Purbaya Ungkap Pertahanan Fiskal Nasional Berlapis-lapis

Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kekuatan posisi kas negara dalam menghadapi skenario terburuk kenaikan harga komoditas energi global. Ia menegaskan, Pemerintah RI memiliki ‘bantalan’ finansial yang sangat kuat melalui Saldo Anggaran Lebih (SAL). Yang mana, SAL hadir untuk mengantisipasi apabila harga minyak dunia melonjak hingga level USD150 per barel. Menkeu RI merinci, ketersediaan dana cadangan nasional sekarang mencapai Rp420 triliun. Ia me

Siapkan Cadangan Kas Rp420 Triliun, Purbaya Ungkap Pertahanan Fiskal Nasional Berlapis-lapis

Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Defisit APBN di Bawah 3% di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kesehatan fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Purbaya menyampaikan, Pemerintah RI memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir tahun 2026. Yang mana, angkanya tetap terkendali di bawah ambang batas 3%, sekalipun harga minyak mentah dunia terus membayangi. Dalam keterangannya, Menkeu RI menyatakan bahwa pemerintah telah melaku

Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Defisit APBN di Bawah 3% di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan jaminan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang dipicu oleh dinamika ketegangan geopolitik global. Komitmen tersebut ditegaskan Menkeu Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (6/4/2026). Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mempertanyakan

Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Blusukan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Investasi Jumbo

Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan momentum ketidakpastian global untuk memperkuat posisi ekonomi Indonesia melalui rangkaian kunjungan strategis ke Jepang dan Korea Selatan. Di tengah tekanan geopolitik, gangguan rantai pasok, dan volatilitas energi, pemerintah mengamankan komitmen investasi senilai US$33,89 miliar atau sekitar Rp575 triliun. Di Tokyo, Prabowo menegaskan percepatan implementasi kerja sama ekonomi sebagai langkah strategis menjaga momentum pertumbuhan. “Kami, Indonesia akan

Blusukan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Investasi Jumbo

Tahan Sabar! Pesta Harga Emas Diramal Tembus US$5000

Harga emas dan perak kembali mengangkasa seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan reli aset risiko lainnya melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan reli aset risiko lainnya. Merujuk Refinitiv, Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (1/4/2026) ditutup di posisi US$4757,29 per troy ons atau melesat 1,88%. Peningkatan ini memperpanjang reli emas selama empat hari berturut-turut dengan penguatan 8,6%. Harga penutupan kemarin juga menjadi yang tertinggi sejak 18 Maret 2026 atau terting

Tahan Sabar! Pesta Harga Emas Diramal Tembus US$5000

Danantara Luncurkan Aviation Leasing Fund Pertama RI, Nilai Awal Rp12 Triliun

PT Danantara Investment Management (DIM) bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management resmi menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan Mandiri Aviation Leasing Fund, platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia dengan nilai portofolio awal sekitar 800 juta dolar AS. Chief Investment Officer DIM, Pandu Sjahrir, menyebut kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk membawa Indonesia masuk ke dalam rantai nilai pembiayaan industri penerbangan global. “Melalui

Danantara Luncurkan Aviation Leasing Fund Pertama RI, Nilai Awal Rp12 Triliun