AFU.id

Indeks Berita

Kasus Bandar Narkoba Pembunuh Tiga Polisi Katingan Dilimpahkan ke Polda Kalteng, iga DPO Masih Diburu

Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka kasus penyerangan yang menewaskan tiga anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan kepada penyidik Polda Kalimantan Tengah. Pelimpahan tersebut menjadi tahap lanjutan dalam penanganan perkara penyerangan yang dilakukan jaringan peredaran narkotika di Kabupaten Katingan. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, tiga tersangka yang dilimpahkan masing-masing bernama Bio, Ramblan, dan Perie. Selain para tersangk

Kasus Bandar Narkoba Pembunuh Tiga Polisi Katingan Dilimpahkan ke Polda Kalteng, iga DPO Masih Diburu

MK Putuskan Gugatan UU TNI Tidak Dapat Diterima, Ini Penyebabnya

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan Permohonan Nomor 211/PUU-XXIV/2026 terkait uji materi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 (UU TNI) tidak dapat diterima. MK menilai permohonan yang diajukan sekelompok mahasiswa ini tidak memenuhi syarat formil pengajuan perkara pengujian undang-undang. Putusan ini dibacakan dalam sidang pleno pengucapan putusan dan ketetapan di Gedung MK, Jakarta. Ketua MK Suhart

MK Putuskan Gugatan UU TNI Tidak Dapat Diterima, Ini Penyebabnya

Ini Mekanisme Markup Batu Bara dalam Kasus TPPU Febrie, Ratusan Miliar per Pengiriman

Dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dinilai dapat membuka kembali perkara dugaan korupsi tata kelola batu bara yang selama ini telah ditangani aparat penegak hukum. Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji menyebut perkara batu bara tidak hanya jadi latar belakang tetapi bisa menjadi salah satu tindak pidana asal (predicate crime) yang harus diurai penyidik apabila ingin membuktikan konstru

Ini Mekanisme Markup Batu Bara dalam Kasus TPPU Febrie, Ratusan Miliar per Pengiriman

Imbas Kelangkaan BBM, Polisi Berjaga di 325 SPBU Sumut

Kelangkaan bahan bakar minyak melanda sedikitnya 325 stasiun pengisian bahan bakar umum di Sumatera Utara dalam tiga hari terakhir. Antrean kendaraan di berbagai daerah membuat Polda Sumut mengerahkan 786 personel untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan potensi kericuhan di SPBU. Ratusan polisi ditempatkan secara bergantian selama 24 jam di SPBU yang mengalami gangguan pasokan. Pengamanan dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Medan, Binjai, Tebing Tinggi, dan Deli Serdang, agar antrean teta

Imbas Kelangkaan BBM, Polisi Berjaga di 325 SPBU Sumut

Korupsi Kupedes Seret Mantri Bank BRI Situbondo, Kerugian Negara Tembus Rp1,24 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) di BRI Unit Situbondo I periode 2023-2024. Penyidik menyebut praktik tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1,24 miliar dan masih membuka peluang munculnya tersangka baru seiring berjalannya penyidikan. Ketiga tersangka masing-masing berinisial VAR yang merupakan Mantri BRI Unit Situbondo I periode 2022-2024, F selaku agen bank, dan Y yang turut membantu pen

Korupsi Kupedes Seret Mantri Bank BRI Situbondo, Kerugian Negara Tembus Rp1,24 Miliar

Dituding Dalangi Kerusuhan Agustus, PDIP Gugat Total Politik dan Zulfan Lindan meski Hak Jawab Sudah Tayang

Tim hukum Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPP PDI Perjuangan membawa sengketa terkait tudingan kerusuhan Agustus 2025 ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan meski hak jawab partai telah ditayangkan Total Politik. Gugatan perdata diajukan karena BBHAR menilai hak jawab tersebut belum disertai pelaksanaan seluruh rekomendasi Dewan Pers, terutama permintaan maaf dan penautan klarifikasi dengan konten asal. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), gugatan didaftarkan Ab

Dituding Dalangi Kerusuhan Agustus, PDIP Gugat Total Politik dan Zulfan Lindan meski Hak Jawab Sudah Tayang

Gaji Tak Cair Tujuh Bulan, Tenaga Honorer di Sumsel Segel Gerbang SMP hingga Ratusan Siswa Terlantar

Aksi seorang tenaga honorer menggembok gerbang SMP Negeri 5 Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, sempat menghebohkan publik setelah videonya viral di media sosial. Aksi yang dilakukan pria berinisial EP itu membuat ratusan siswa tidak dapat memasuki area sekolah pada Selasa (14/7/2026). EP melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes karena mengaku belum menerima gaji selama tujuh bulan. Dalam video yang beredar, EP terlihat berdiri di depan gerbang sekolah sambil memegan

Gaji Tak Cair Tujuh Bulan, Tenaga Honorer di Sumsel Segel Gerbang SMP hingga Ratusan Siswa Terlantar

Disebut Safe House Etik Suryani, Rumah yang Digeledah KPK Ternyata Dihuni Sang Adik

Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah rumah yang disebut sebagai safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Jalan Jagalan RT 02/RW 05, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (16/7/26). Menariknya, warga setempat mengenal bangunan tersebut sebagai rumah milik orang tua Etik yang selama ini dihuni oleh adiknya. Tim KPK datang bersama aparat kepolisian sekitar pukul 09.30 WIB dan melakukan penggeledahan selama kurang lebih satu setengah jam. Setelah pemeriksaan selesai, petugas ter

Disebut Safe House Etik Suryani, Rumah yang Digeledah KPK Ternyata Dihuni Sang Adik

Lakukan Pembalakan Liar di Hutan Penyangga TN Bukit Tigapuluh, Dua Orang Ditahan

Kementerian Kehutanan menetapkan dua orang sebagai tersangka pembalakan liar di kawasan penyangga Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Jambi. Namun, penyidik belum mengungkap pihak yang diduga memerintahkan, membiayai, menampung, atau menerima kayu hasil penebangan tersebut. Kedua tersangka berinisial H, 49 tahun, dan S, 44 tahun. Mereka ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Polda Jambi setelah menjalani pemeriksaan dan gelar perkara bersama pengawas penyidik pegawai negeri sipil Polda Jambi. Kasus

Lakukan Pembalakan Liar di Hutan Penyangga TN Bukit Tigapuluh, Dua Orang Ditahan

Dilecehkan Ayah dan Paman Sejak Usia 13 Tahun, Perempuan di Bekasi Mengadu ke Ibu tapi Diabaikan

Seorang perempuan berinisial IA, 22 tahun, mengaku mengalami kekerasan seksual berulang yang dilakukan ayah kandung dan dua pamannya sejak berusia sekitar 13 tahun. Ia sempat mengadukan peristiwa tersebut kepada ibunya, tetapi tidak mendapat perlindungan. “Ibunya hanya mengatakan, ‘Tidak apa-apa, yang penting tidak hamil. Dan asal jangan dengan orang lain,’” kata Cut di Bekasi, Kamis (16/7/26). Menurut pendamping hukum, tiga orang yang disebut korban adalah paman dari pihak ibu berinisial W, pam

Dilecehkan Ayah dan Paman Sejak Usia 13 Tahun, Perempuan di Bekasi Mengadu ke Ibu tapi Diabaikan