AFU.id

Indeks Berita

Produksi BUBK Kebumen Tembus Rp134,4 M per Tahun, Udang Indonesia Jadi Mesin Devisa Berkelanjutan

Nilai produksi Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah menembus Rp134,4 miliar per tahun. Data tersebut membuat Pemerintah Republik Indonesia (RI) memandang udang sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan, udang Indonesia mempunyai potensi besar dalam meningkatkan daya saing ekspor perikanan di pasar global. Presiden RI, Prabowo Subianto, lantas menyatakan bahwa Indonesia berpeluang besar untuk menjadi produsen udang nomo

Produksi BUBK Kebumen Tembus Rp134,4 M per Tahun, Udang Indonesia Jadi Mesin Devisa Berkelanjutan

Hadapi Ancaman El Nino, Kementan Intensifkan Pengecekan Kebun Sawit

Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan perusahaan perkebunan kelapa sawit menghadapi ancaman El Nino melalui inspeksi kesiapan pengendalian kebakaran hutan dan lahan guna menjaga produksi, pasokan, serta kinerja industri perkebunan nasional. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi potensi kebakaran lahan. “Jangan setelah terjadi kebakaran baru melakukan pemadaman. Pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakuka

Hadapi Ancaman El Nino, Kementan Intensifkan Pengecekan Kebun Sawit

Kebijakan Ekspor CPO Satu Pintu Kurang Transparan, Ahli Khawatir Harga Jadi Tak Stabil

dan perencana keuangan Elvi Diana menyarankan pemerintah untuk menyiapkan mitigasi dampak kebijakan tata kelola ekspor baru terhadap petani. Elvi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, menjelaskan kebijakan ekspor satu pintu melalui badan usaha milik negara (BUMN) berpotensi mengubah mekanisme perdagangan yang selama ini berjalan berbasis persaingan antar pelaku usaha. Penyesuaian itu menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri dan eksportir mengenai potensi perubahan rantai distribusi,

Kebijakan Ekspor CPO Satu Pintu Kurang Transparan, Ahli Khawatir Harga Jadi Tak Stabil

Prabowo Optimistis Indonesia Bisa Jadi Produsen Udang Nomor Dua Dunia

Prabowo Subianto meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi produsen udang unggulan dunia dengan potensi yang tersebar di sejumlah wilayah, menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Dalam unggahan media sosial resmi yang dikutip di Jakarta, Seskab Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto melakukan panen raya undang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu. "Di lokasi tambak dengan lu

Prabowo Optimistis Indonesia Bisa Jadi Produsen Udang Nomor Dua Dunia

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp73.500 per Kg, Telur Ayam Rp30.500

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran masih relatif tinggi pada Sabtu pukul 10.00 WIB. Cabai rawit merah tercatat menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, yakni mencapai Rp73.500 per kilogram (kg). Berdasarkan data PIHPS di Jakarta, harga bawang merah tercatat sebesar Rp48.350 per kg, sementara bawang putih berada di level Rp38.650 per kg. Untuk komoditas beras, harga be

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp73.500 per Kg, Telur Ayam Rp30.500

Selesai dengan Telkomsel, Utang Whoosh Tetap Dikhawatirkan Berdampak Sistemik ke Konsorsium PSBI

Audit badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sempat mengungkapkan adanya potensi macetnya utang Kereta Cepat China (KCIC) alias Whoosh kepada PT Telkomsel. Utang tersebut berupa kompensasi biaya penggunaan tahunan dan biaya jaringan frekuensi radio. Besarnya, berdasarkan audit BPK, mencapai Rp298,7 miliar. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa kemudian membantah kabar itu. Dia mengatakan perseroan telah membayar kompensasi tersebut pada tahun 2025. “Kewajiban KCIC kepada Telkomsel untu

7 media, Cenderung kiri
Selesai dengan Telkomsel, Utang Whoosh Tetap Dikhawatirkan Berdampak Sistemik ke Konsorsium PSBI

Kemenperin Bantah Deindustrialisasi, Klaim Tenaga Kerja Manufaktur Naik

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan sektor manufaktur tetap menjadi penggerak utama ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global. Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (22/5/2026) mengatakan, industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan terhadap PDB nasional menunjukkan tre

Kemenperin Bantah Deindustrialisasi, Klaim Tenaga Kerja Manufaktur Naik

Swasembada Pangan Jangan Cuma Angka Produksi, Harga Harus Menguntungkan Petani

Pemerintah mengeklaim produksi pangan nasional meningkat, tetapi keberhasilan swasembada pangan tetap harus diukur dari dampaknya kepada petani dan harga di tingkat produsen. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Prabowo Subianto mengarahkan program swasembada pangan agar berpihak kepada rakyat. “Pesan Presiden adalah swasembada pangan harus berpihak kepada rakyat,” kata Zulhas dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (22/5/2026) Menurut Zulhas, produksi beras nasion

Swasembada Pangan Jangan Cuma Angka Produksi, Harga Harus Menguntungkan Petani

Danantara DSI Jadi Eksportir Tunggal SDA, Asosiasi Minta Transparansi Badan Ekspor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan asosiasi industri memberikan respons positif terhadap pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) setelah pemerintah menyosialisasikan terkait pembentukan badan tersebut. Airlangga, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat mengatakan asosiasi memahami pembentukan DSI dan tengah mempersiapkan implementasinya. "Responsnya positif. Jadi para asosiasi memahami dan mempersiapkan

Danantara DSI Jadi Eksportir Tunggal SDA, Asosiasi Minta Transparansi Badan Ekspor

Aturan Ekspor Satu Pintu Diklaim Bantu Rupiah, Industri Baja Masih Bergantung Impor

Pelaku industri baja nasional meyakini kebijakan pemerintah terkait tata kelola ekspor dapat membantu memperkuat nilai tukar rupiah di tengah dinamika tantangan global. Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Hernowo di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, (22/5/2026) mengatakan fluktuasi nilai tukar menjadi salah satu tantangan bagi industri baja nasional karena sebagian bahan baku masih harus didatangkan dari luar negeri. Menurut dia, pergerakan nilai tukar

Aturan Ekspor Satu Pintu Diklaim Bantu Rupiah, Industri Baja Masih Bergantung Impor