AFU.id

Indeks Berita

Omon-omon Politik Trump, Klaim Iran Nyaris Runtuh dan Segera Buka Hormuz

Presiden AS Donald Trump mengeklaim Iran berada di ambang kehancuran dan telah meminta Amerika Serikat membuka kembali Selat Hormuz "secepat mungkin." "Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka dalam kondisi 'nyaris runtuh'," tulis Trump di platform Truth Social, Selasa, (28/4/2026). "Mereka ingin kami ‘membuka Selat Hormuz’ sesegera mungkin, karena mereka sedang mencoba menyelesaikan situasi kepemimpinan mereka (yang saya yakini akan dapat mereka lakukan!)." Namun, Trump tidak menjelaskan l

Omon-omon Politik Trump, Klaim Iran Nyaris Runtuh dan Segera Buka Hormuz

51 Persen Sekolah di Inggris Tidak Layak Pakai, Anggaran Pemeliharaan Cekak

Lebih dari separuh sekolah di Inggris memiliki bangunan yang tidak layak pakai untuk kegiatan belajar dan mengajar karena kekurangan dana untuk pemeliharaan. Menurut survei yang diterbitkan Asosiasi Nasional Kepala Sekolah (NAHT) Inggris, Selasa, sebanyak 51 persen dari 326 kepala sekolah di asosiasi tersebut menyatakan lembaga pendidikan mereka tidak dapat digunakan dan tidak layak untuk tujuan pembelajaran. Dalam survei yang dilakukan pada 2-16 Februari lalu, ratusan kepala sekolah yang tergab

51 Persen Sekolah di Inggris Tidak Layak Pakai, Anggaran Pemeliharaan Cekak

Partai Demokrat Tolak Pembangunan Ruang Dansa di Gedung Putih

Anggota Kongres Partai Republik Amerika Serikat terpecah pendapat mengenai dana pembangunan aula ruang dansa baru usulan Presiden Donald Trump di area Sayap Timur, Gedung Putih, di mana muncul pendapat apakah menggunakan uang pajak atau dana pribadi. "Kami memiliki utang 39 triliun dolar AS (Rp624 kuadriliun), mungkin kami harus berhenti menghabiskan uang," kata Senator Rick Scott kepada NBC News, Senin. Sementara itu, Demokrat tetap menentang gagasan pembangunan ruang dansa tersebut secara umum

Partai Demokrat Tolak Pembangunan Ruang Dansa di Gedung Putih

Usir Anak-anak Migran Tanpa Pendamping, Trump Rusak Psikologi dan Harapan Anak

Pemerintahan Presiden Donald Trump berupaya mempercepat deportasi terhadap anak-anak migran yang saat ini berada di tahanan Amerika Serikat, menurut laporan CNN, Selasa. Upaya tersebut diambil di tengah tekanan Gedung Putih untuk mempercepat proses kasus anak-anak. Sidang imigrasi pun dijadwalkan ulang lebih awal beberapa pekan atau bahkan beberapa bulan dari tanggal seharusnya. Hal itu mempersulit pekerjaan para pengacara dan terkadang mengakibatkan anak-anak harus mempresentasikan kasus mereka

Usir Anak-anak Migran Tanpa Pendamping, Trump Rusak Psikologi dan Harapan Anak

Putus Hubungan Diplomatik, TurkI Tolak Wilayahnya Dilalui Pesawat Pemimpin Israel

Turki menolak akses wilayah udaranya dilewati pesawat pemimpin Israel Isaac Herzog yang akan menuju ibu kota Kazakhstan, Astana, demikian dilaporkan situs berita penerbangan sipil HavasosyalMedya pada Selasa. Rute reguler penerbangan tersebut melintasi Turki, Armenia, dan Azerbaijan, tetapi setelah rute dialihkan ke Eropa dan Rusia, maka waktu penerbangan dari Tel Aviv ke Astana diperpanjang menjadi delapan jam. Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa se

Putus Hubungan Diplomatik, TurkI Tolak Wilayahnya Dilalui Pesawat Pemimpin Israel

Di Bawah Ancaman Nuklir, Korsel Desak Aksi Global Lawan Korut

Korea Selatan meminta masyarakat internasional melakukan tindakan cepat untuk mengatasi program nuklir Korea Utara, menggambarkannya sebagai ancaman paling mendesak bagi sistem nonproliferasi global. Menurut Kantor berita Yonhap pada Selasa, Wakil Menteri Luar Negeri Jeong Yeon-doo menyampaikan pernyataan tersebut selama konferensi tentang Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT) di New York, menekankan bahwa Pyongyang tetap menjadi tantangan unik setelah menarik diri dari perjanjian dan melanjutk

Di Bawah Ancaman Nuklir, Korsel Desak Aksi Global Lawan Korut

China Kutuk Keras Upaya Penembakan Presiden AS di Gedung Putih

Pemerintah China mengaku terus mengikuti perkembangan dari insiden penembakan acara gala "White House Correspondents’ Association" di Washington, Amerika Serikat. "Insiden penembakan ini telah menarik perhatian China. Kami tentu menentang dan mengutuk kekerasan yang tidak sesuai hukum," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin, (27/4/2026). Pada Sabtu malam (25/4/2026), terdengar suara tembakan di Hotel Hilton Washington, Amerika Serikat, ya

China Kutuk Keras Upaya Penembakan Presiden AS di Gedung Putih

Kunjungan Raja Charles ke AS, Pedang Bermata Dua Bagi Inggris

Pemerintah Inggris menilai secara ambigu terkait kunjungan Raja Charles III ke Amerika Serikat; di mana sejumlah pejabat menganggap lawatan itu bersifat kewajiban, sementara yang lain mempercayai hal itu akan berdampak negatif. "Dia (Raja Charles) harus berangkat. Dengan tidak pergi ke AS, itu akan memperburuk hubungan (AS dan Inggris)," kata seorang pejabat Inggris kepada The Washington Post, Senin. Pejabat tersebut khawatir sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi tidak dapat dipred

Kunjungan Raja Charles ke AS, Pedang Bermata Dua Bagi Inggris

25 Fasilitas Farmasi Hancur akibat Serangan AS-Israel, Kelangkaan Obat di Iran Makin Terasa

Sejumlah apotek di Iran dilaporkan mengalami kekurangan obat-obatan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel menghantam fasilitas farmasi di berbagai wilayah negara tersebut. Mengutip apoteker Dr. Pejman Naim di Teheran, kantor berita RIA Novosti melaporkan kelangkaan obat itu kini semakin terasa di tengah dampak konflik yang berkepanjangan. Menurut otoritas Iran, sejak 28 Februari, militer AS-Israel telah menyerang sekitar 25 fasilitas farmasi, termasuk pabrik yang memproduksi obat kanker, p

25 Fasilitas Farmasi Hancur akibat Serangan AS-Israel, Kelangkaan Obat di Iran Makin Terasa

Di Balik PM Netanyahu 50 Kali Mangkir Sidang Korupsi

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sedianya menjalani pemeriksaan silang (cross-examination) pada tahap sidang kasus suap media Walla-Bezeq pada Senin kemarin (27/4/2026), namun sidang itu ditunda untuk alasan keamanan. Penundaan ini terjadi di waktu mepet, hanya berselang 90 menit sebelum sidang dimulai. “Penundaan dilakukan berdasarkan alasan keamanan yang kurang jelas, atas permintaan pengacaranya, Amit Hadad,” seperti diberitakan Yenisafak, kemarin. Sejak 2020, pengadilan Israel

2 media, Cenderung kiri
Di Balik PM Netanyahu 50 Kali Mangkir Sidang Korupsi