AFU.id

Indeks Berita

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Tiga Orang Tewas Selama Pelayaran

Kapal pesiar MV Hondius yang sebelumnya menjadi lokasi temuan wabah Hantavirus tiba di lepas pantai Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, demikian dilaporkan penyiar Spanyol RTVE pada Ahad. MV Hondius diperkirakan akan tiba di Kepulauan Canary pada Ahad. Setelahnya, otoritas Spanyol berencana mengelar operasi pendaratan internasional. Operasi telah dimulai untuk mengevakuasi penumpang dan sejumlah awak kapal dari kapal pesiar Hondius, katanya. Beberapa menit sebelum pukul 6:30 waktu setempat (12:

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Tiga Orang Tewas Selama Pelayaran

Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran, ICRC: Perang Tak Bisa Tanpa Batas

Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Mirjana Spoljaric Egger pada Minggu, (10/5/2026) mengatakan pihaknya mengecam serangan terhadap fasilitas infrastruktur sipil di tengah ancaman AS terhadap Iran. "Setiap ancaman yang disengaja terhadap warga sipil –dalam pernyataan dan tindakan– tidak dapat dibenarkan, tidak manusiawi, dan menghancurkan seluruh populasi. Kita tidak bisa menormalisasi perang tanpa batas. Kita harus mengembalikan kemanusiaan ke dalam percakapan soal konflik. Warga

Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran, ICRC: Perang Tak Bisa Tanpa Batas

Tolak Proposal Damai, Iran Tuntut AS Bayar Kerugian Perang

Iran menolak usulan perdamaian yang diajukan Amerika Serikat (AS) karena hal tersebut "berarti menerima tuntutan yang berlebihan" dari Washington, menurut laporan Press TV. Kantor berita Iran ISNA sebelumnya melaporkan bahwa respons Iran terhadap usulan dari AS difokuskan untuk mengakhiri perang serta memastikan keamanan pelayaran di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump menuturkan tanggapan Iran terhadap proposal AS untuk mengakhiri konflik sangat tak bisa diterima. Menurut Pr

Tolak Proposal Damai, Iran Tuntut AS Bayar Kerugian Perang

Kalau Bukan Iran, Siapa Serang Kapal Korea Selatan di Selat Hormuz?

Selatan mengeluarkan pernyataan resmi penyebab ledakan dan kebakaran kapal HMM di Selat Hormuz pada 4 Mei lalu. Kapal berbendera Panama dengan operator dari Korea Selatan ini meledak karena benda-benda terbang. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Minggu (10/5/2026) memastikan bahwa hasil investigasi mengonfirmasi bahwa benda-benda terbang tak dikenal menghantam buritan kapal HMM. Untuk diketahui, kapal MV HMM diserang sekitar pukul 20:40 waktu Korea, Senin (4/5/2026) yang sedang berlabuh di p

13 media, Cenderung netral
Kalau Bukan Iran, Siapa Serang Kapal Korea Selatan di Selat Hormuz?

Israel Deportasi Dua Aktivis Pro-Palestina, Misi Bantuan Gaza Kembali Digagalkan

Otoritas Israel menyatakan dua aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam gerakan pro-Palestina Global Sumud Flotilla telah dideportasi. Surat kabar Israel Haaretz sebelumnya melaporkan dua aktivis armada Global Sumud itu, yakni warga negara Spanyol-Swedia Saif Abu Keshek dan warga negara Brasil Thiago Avila, telah ditambah masa penahanannya di Israel hingga Minggu. "Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, dari armada provokatif flotilla tersebut, dideportasi hari ini dari Israel," kata otoritas tersebu

Israel Deportasi Dua Aktivis Pro-Palestina, Misi Bantuan Gaza Kembali Digagalkan

Jerman Kejar Rudal Tomahawk AS, Rusia Ancam Cabut Moratorium Senjata

Jerman kembali melanjutkan upaya membeli rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika Serikat dan juga berharap dapat memperoleh peluncur Typhon, lapor surat kabar Financial Times pada Minggu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut. Pada awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan bahwa Berlin masih melakukan konsultasi intensif dengan Amerika Serikat terkait kemungkinan penempatan rudal Tomahawk di Jerman. Kanselir Jerman Friedrich Merz sebelumnya juga menegaskan ba

Jerman Kejar Rudal Tomahawk AS, Rusia Ancam Cabut Moratorium Senjata

Saudi dan Kuwait Buka Akses Udara untuk AS, Operasi Militer di Hormuz Bakal Berlanjut

Amerika Serikat (AS) kini bebas mengakses wilayah udara Arab Saudi dan Kuwait setelah pembatasan diberlakukan. Pembukaan akses itu untuk mempermudah AS menjalankan operasinya di Selat Hormuz. Setelah mendapatkan akses udara Saudi dan Kuwait, AS akan lebih leluasa melancarkan operasi militernya untuk mengamankan pelayaran komersial melalui jalur perairan. Pencabutan pembatasan akses tersebut, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat (8/5/2026), dilaporkan oleh media terkemuka AS, Wall Street J

6 media, Cenderung netral
Saudi dan Kuwait Buka Akses Udara untuk AS, Operasi Militer di Hormuz Bakal Berlanjut

Kapal China Diserang di Selat Hormuz, Bagian Dek Terbakar

kapal tanker minyak milik perusahaan China dilaporkan telah menjadi korban sebuah serangan di mulut Selat Hormuz pada awal pekan ini, menurut laporan media China, Caixin. Menurut laporan Caixin, kapal tanker China tersebut diserang di pesisir Pelabuhan Al Jeer di Uni Emirat Arab (UAE) pada Senin (4/5/2026), sehingga menimbulkan kebakaran pada bagian dek kapal itu. Disebutkan bahwa tulisan "China Owner & Crew" terpampang jelas di kapal tanker yang diserang tersebut. Insiden tersebut juga merupaka

Kapal China Diserang di Selat Hormuz, Bagian Dek Terbakar

Masa Inkubasi Enam Hari, WHO Pastikan Penyebaran Virushanta Kecil

Kesehatan Dunia (WHO) memastikan risiko penyebaran hantavirus rendah. Kemungkinan kasus baru bisa muncul, karena masa inkubasi virus ini berlangsung selama enam hari. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, tidak ada risiko bagi penduduk Kepulauan Canary terkait kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang akan tiba di Canary dalam beberapa hari. “Kapal saat ini berlayar menuju Kepulauan Canary. Kami yakin Spanyol memiliki kapasitas untuk mengelola risiko ini, dan WHO me

Masa Inkubasi Enam Hari, WHO Pastikan Penyebaran Virushanta Kecil

Aturan Baru Selat Hormuz: Ketentuan Transit Dikirim via Email

Iran memberlakukan aturan baru terkait izin melintas di kawasan Selat Hormuz. Dalam aturan baru tersebut, kapal yang akan melewati Selat Hormuz akan menerima email dari alamat yang terkait dengan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) yang memberitahukan mereka tentang peraturan transit. Aturan baru ini diberlakukan, di tengah kebuntuan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait jalur perairan strategis tersebut, menurut laporan Press TV milik pemerintah Teheran pada Selasa (5/5/2026). "Setelah m

Aturan Baru Selat Hormuz: Ketentuan Transit Dikirim via Email