AFU.id

Indeks Berita

Ribuan Warga Jepang Protes Perluasan Militer dan Amandemen Konstitusi

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di depan Gedung Parlemen Nasional Jepang di Tokyo pada Selasa, (19/5/2026) untuk memprotes upaya pemerintah yang berupaya melemahkan konstitusi pasifis negara itu melalui revisi konstitusi dan kebijakan ekspansi militer. Menurut penyelenggara protes tersebut, sekitar 10.000 orang berpartisipasi dalam unjuk rasa untuk menyuarakan penentangan keras mereka terhadap pemerintahan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi serta berbagai inisiatif keamanan dan pertahanan ter

Ribuan Warga Jepang Protes Perluasan Militer dan Amandemen Konstitusi

Perlakuan Tak Manusia Israel terhadap Ratusan Aktivis Global Flotilla: Diikat, Dipaksa Sujud, hingga Dipiting

Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mendapat sorotan dunia karena perlakuannya terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla yang tidak manusiawi. Dalam unggahan video di Instagram milik Itamar @otzma_yehudit yang diakses AFU ID, Kamis (21/5/2026), terlihat ratusan aktivis dari berbagai negara diikat, dipaksa bersujud, dan ditarik-tarik oleh pasukan keamanan Israel. Beberapa aktivis terlihat tertunduk saat hendak dipindahkan paksa ke salah satu ruangan dalam kamp penahanan. Video berdurasi 37

5 media, Cenderung netral
Perlakuan Tak Manusia Israel terhadap Ratusan Aktivis Global Flotilla: Diikat, Dipaksa Sujud, hingga Dipiting

Hadapi Ancaman Nuklir Korea Utara, Korea Selatan Percepat Pengembangan Kapal Selam Nuklir

Militer Korea Selatan mulai mendorong pengadaan kapal selam bertenaga nuklir sebagaimana tercantum dalam dokumen Angkatan Laut yang dirilis pada Rabu (20/5/2026). Langkah ini dilakukan di tengah lambatnya kemajuan pembicaraan keamanan dengan Amerika Serikat terkait rencana pengembangan proyek tersebut. Dalam dokumen yang diserahkan kepada Kepala Staf Gabungan (JCS), Angkatan Laut Korea Selatan memaparkan kebutuhan program, termasuk spesifikasi kemampuan yang diinginkan, jumlah sistem yang dibutu

Hadapi Ancaman Nuklir Korea Utara, Korea Selatan Percepat Pengembangan Kapal Selam Nuklir

Bukan Hanya Penangkapan 9 WNI, Ini Jejak Dekade Konflik RI-Israel

Hubungan antara Republik Indonesia (RI) dan Israel kembali menegang pada pertengahan Mei 2026. Pemicunya adalah operasi militer Angkatan Laut Israel (The Israel Defense Forces/IDF) yang mencegat armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 pada Senin (18/5/2026). Operasi penyerbuan dan pengambilalihan kapal tersebut terjadi secara terbuka di perairan internasional Mediterania Timur, sekitar 200 hingga 250 mil laut di sebelah barat Siprus. Armada sipil multilateral yang mengangkut r

4 media, Cenderung netral
Bukan Hanya Penangkapan 9 WNI, Ini Jejak Dekade Konflik RI-Israel

Semua Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Sembilan WNI Ikut Ditangkap

Seluruh kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza dicegat pasukan Israel di perairan internasional. Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut ikut ditangkap. “Berdasarkan informasi terkini, sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam misi GSF 2.0 semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” kata Juru Bicara II Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela, Rabu. Tiga dari sembilan WNI itu merupakan

Semua Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Sembilan WNI Ikut Ditangkap

Puluhan Perempuan Gaza Turun ke Jalan, Tuntut Hak Bertemu Keluarga yang Terpisah

Puluhan perempuan yang terjebak di Jalur Gaza pada Selasa (19/5/2026) menggelar aksi protes menuntut pelonggaran pembatasan. Para pengunjuk rasa berkumpul di Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah, sambil membawa spanduk bertuliskan "Buka perlintasan", "Kami berhak pergi menemui suami dan hidup dalam kedamaian dan kestabilan", serta "Selamatkan perempuan Gaza". Salah satu demonstran, Ghadir al-Ahmad, mengatakan dirinya berharap perlintasan dibuka kembali agar dia dan anak-anaknya dapa

Puluhan Perempuan Gaza Turun ke Jalan, Tuntut Hak Bertemu Keluarga yang Terpisah

Krisis Kesehatan di Gaza: Alat-alat Medis Tak Berfungsi, Ribuan Pasien Terancam

Sebagian besar alat pencitraan medis di rumah sakit Jalur Gaza dilaporkan tidak lagi berfungsi di tengah konflik berkepanjangan sehingga mengancam layanan kesehatan bagi ribuan pasien dan korban luka. Otoritas kesehatan setempat menyebut kerusakan alat medis serta terhambatnya pasokan suku cadang membuat layanan pemeriksaan dan penanganan pasien di sejumlah rumah sakit berada di ambang kolaps. Sebanyak 76 persen alat pencitraan medis di rumah sakit Jalur Gaza dilaporkan tidak lagi berfungsi di t

Krisis Kesehatan di Gaza: Alat-alat Medis Tak Berfungsi, Ribuan Pasien Terancam

AS Sanksi Penggerak Flotilla, Bantuan Gaza Dicap Pro-Hamas

Departemen Keuangan (Depkeu) Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi kepada empat orang atas dugaan keterlibatan mereka dengan armada flotilla yang menuju Jalur Gaza. "Hari ini, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Depkeu AS mengambil tindakan terhadap empat individu terkait dengan armada pro-Hamas, yang diorganisir oleh organisasi advokasi rakyat Palestina di Luar Negeri (PCPA), karena berupaya masuk ke Gaza untuk mendukung Hamas," kata Depkeu AS dalam siaran pers pada Selasa, (19/5/2026). Sank

AS Sanksi Penggerak Flotilla, Bantuan Gaza Dicap Pro-Hamas

Flotilla Gaza Disergap Israel, PBB Nilai Israel Tak Patuhi Hukum Internasional

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa menyatakan "amat prihatin" atas nasib dan keselamatan para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) setelah pasukan Zionis Israel menyergap seluruh kapal dalam konvoi kemanusiaan ke Jalur Gaza itu. "Kami sangat prihatin atas keselamatan semua orang di kapal. Mereka harus dilindungi, dan mereka harus dipastikan tetap aman," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers. "Hukum internasional di laut lepas harus dipatuhi,"

Flotilla Gaza Disergap Israel, PBB Nilai Israel Tak Patuhi Hukum Internasional

AS Jatuhkan Sanksi ke Empat Aktivis Global Sumud Flotilla, Dituding Terafiliasi Hamas

Departemen Keuangan (Depkeu) Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi kepada empat orang atas dugaan keterlibatan mereka dengan armada Global Sumud Flotilla yang menuju Jalur Gaza. "Hari ini, Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) Depkeu AS mengambil tindakan terhadap empat individu terkait dengan armada pro-Hamas, yang diorganisir oleh organisasi advokasi rakyat Palestina di Luar Negeri (PCPA), karena berupaya masuk ke Gaza untuk mendukung Hamas," kata Depkeu AS dalam siaran pers pada Selasa, (19/

AS Jatuhkan Sanksi ke Empat Aktivis Global Sumud Flotilla, Dituding Terafiliasi Hamas