AFU.id

Indeks Berita

Tabrak Dua Pemotor Lalu Kabur, Minibus di Jakarta Barat Diamuk Massa

Amuk massa terjadi di persimpangan lampu merah Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi usai sebuah minibus bernomor polisi B-232-WL menabrak dua pengendara motor secara beruntun pada Jumat malam (7/8/2026). Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto mengungkapkan, minibus yang dikendarai pria berinisial PS itu sempat kabur usai menabrak sebelum akhirnya dihadang dan diamuk pengendara lain. "Sesampainya di dekat Puskesmas Grogo

Tabrak Dua Pemotor Lalu Kabur, Minibus di Jakarta Barat Diamuk Massa

Polisi Tangkap Puluhan Pelaku Kejahatan Jalanan di Bandung, Maling Motor sampai Copet Barang

Sebanyak 90 unit sepeda motor diamankan Polresta Bandung sebagai barang bukti dari 29 kasus kejahatan jalanan yang terjadi sepanjang Juni-Juli 2026 di Kabupaten Bandung. Sejumlah 36 tersangka turut diringkus dalam rangkaian pengungkapan yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Polsek jajaran tersebut. "Satreskrim Polresta Bandung dan Polsek jajaran dalam kurun waktu dua bulan mengungkap kasus-kasus 3C dengan jumlah laporan polisi kurang lebih 29," kata Kapolresta Bandung Kombe

Polisi Tangkap Puluhan Pelaku Kejahatan Jalanan di Bandung, Maling Motor sampai Copet Barang

Modus Lepas Pita Cukai Asli Lalu Cetak Ulang, Polisi Sita Ribuan Botol Miras Palsu

Modus pemalsuan pita cukai minuman keras (miras) terungkap usai Polresta Bandung menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Rumah tersebut dijadikan tempat penyimpanan dan distribusi ribuan botol miras. Dari lokasi tersebut, polisi menyita 6.624 botol miras berbagai merek yang diduga menggunakan pita cukai palsu. "Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada rumah yang dijadikan tempat untuk menyimpan, ataupun bisa dikatakan sebagai distributor, karena barangnya s

Modus Lepas Pita Cukai Asli Lalu Cetak Ulang, Polisi Sita Ribuan Botol Miras Palsu

Modus Beli HP, Dua Pelaku Bunuh dan Rampok Pemilik Toko Ponsel

Kapolres Semarang AKBP, Heru Dwi Purnomo mengungkap kasus pembunuhan disertai perampokan yang menewaskan pemilik toko ponsel di Ambarawa, Chandra Waskito (25). Dua tersangka berpura-pura membeli ponsel sebelum menghabisi korban dengan pukulan palu dan membawa kabur puluhan unit ponsel curian. Aksi keji tersebut terjadi pada 6 Agustus 2026 lalu. "Motif tindak pidana tersebut yakni faktor ekonomi yang disertai dengan tindak pidana lainnya," kata Heru di Kabupaten Semarang, Sabtu (8/8/2026). Dua te

Modus Beli HP, Dua Pelaku Bunuh dan Rampok Pemilik Toko Ponsel

Kurang Bayar Tarif Aplikasi Kencan Rp200 Ribu, Pria di Pinrang Panik dan Cekik Teman Wanitanya hingga Tewas

Polisi menangkap pria berinisial MB (29) terkait kematian perempuan berinisial IN (28) di sebuah indekos di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dari pemeriksaan awal, cekcok disebut bermula ketika MB hanya membawa Rp300 ribu dari kesepakatan pembayaran Rp500 ribu dengan korban. Pelaku mengaku kemudian mencekik korban setelah panik saat perempuan tersebut berteriak meminta tolong. Kasat Reskrim Polres Pinrang Prawira Wardany mengatakan MB ditangkap di Kampung Bulisu, Kelurahan Kassa, Kecamatan B

Kurang Bayar Tarif Aplikasi Kencan Rp200 Ribu, Pria di Pinrang Panik dan Cekik Teman Wanitanya hingga Tewas

Incar Motor PCX Korban Lewat Foto Medsos, Saepul Rencanakan Pembunuhan dan Mutilasi

Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap pria berinisial K (51) di Depok. Pelaku, Saepul (26), disebut mulai mengincar korban setelah melihat foto K berpose dengan sepeda motor Honda PCX di media sosial. Dari foto tersebut, muncul niat untuk menguasai kendaraan korban karena pelaku disebut sedang mengalami tekanan ekonomi. Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan Saepul dan korban sebelum

Incar Motor PCX Korban Lewat Foto Medsos, Saepul Rencanakan Pembunuhan dan Mutilasi

Kantongi Tunjangan Rumah Rp24 Juta per Bulan dari Hasil Modifikasi Data, Eks Ketua DPRD Ponorogo Ditahan

Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024 berinisial SN diduga tidak puas dengan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) terkait besaran tunjangan perumahan anggota dewan. Ketidakpuasan itu disebut berujung pada perintah untuk mengubah nilai hasil penilaian dengan menaikkannya sebesar 15 persen. Perubahan tersebut kemudian diduga menjadi dasar pembayaran tunjangan perumahan DPRD Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo Zulmar Adhy Surya mengatakan dugaan t

Kantongi Tunjangan Rumah Rp24 Juta per Bulan dari Hasil Modifikasi Data, Eks Ketua DPRD Ponorogo Ditahan

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Bogor Ini Sempat Ngaku sebagai Letkol TNI

Seorang pria berinisial R di Bogor diamankan polisi setelah kedapatan mencuri kotak amal di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Bogor, Jawa Barat. Polisi mengungkap, R sudah memetakan masjid mana saja yang bakal disasar. Kalau sepi, langsung tancap gas. Di wilayah Kecamatan Gunung Putri saja, R berhasil mencuri empat kotak amal. Dalam melancarkan aksinya, pelaku sempat mengaku sebagai Letnan Kolonel TNI. Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Pasaribu, Sabtu (8/8/2026), mengatakan, b

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Bogor Ini Sempat Ngaku sebagai Letkol TNI

Misteri Ibu dan Anak Tewas Terikat di Hutan Landak Kalbar, Uang Rp135 Juta dan Emas Hilang

Asniwati (39) dan anak perempuannya, Dina Oktavia (3), ditemukan tewas dalam kondisi terikat di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Sabtu 8 Agustus 2026. Keduanya ditemukan setelah sempat dilaporkan hilang dari pondok tempat mereka bekerja. Polisi tengah menyelidiki kematian ibu dan anak tersebut, termasuk dugaan perampokan karena uang tunai dan emas milik korban dilaporkan hilang. Kejadian bermula pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB ke

Misteri Ibu dan Anak Tewas Terikat di Hutan Landak Kalbar, Uang Rp135 Juta dan Emas Hilang

Eks Direktur PT Dana Syariah Indonesia Segera Diadili, Polisi Sita Aset Rp425 Miliar

Kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia (DSI) memasuki tahap penuntutan. Berkas perkara eks Direktur PT DSI berinisial AS telah dinyatakan lengkap dan tersangka bersama barang bukti telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Depok. Di saat proses hukum berlanjut, Bareskrim Polri telah menyita aset yang berkaitan dengan perkara tersebut dengan total nilai sekitar Rp425 miliar. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan berkas perkara AS telah

Eks Direktur PT Dana Syariah Indonesia Segera Diadili, Polisi Sita Aset Rp425 Miliar