AFU.id

Indeks Berita

Perkuat Ketersediaan Daging Nasional, Kementan Mendesak Importir Percepat Pemasukan Sapi Bakalan Sebelum Akhir September

Kementerian Pertanian (Kementan) mendesak para pelaku usaha importir untuk mempercepat realisasi pemasukan ternak sapi bakalan. Hal tersebut penting untuk memperkuat ketersediaan daging nasional dan menjaga stabilitas harga. Langkah ini diambil karena realisasi impor saat ini dinilai masih rendah. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan, pemerintah memberikan tenggat waktu hingga akhir September 2026 bagi para pelaku usaha untuk mengoptimalkan komitme

Perkuat Ketersediaan Daging Nasional, Kementan Mendesak Importir Percepat Pemasukan Sapi Bakalan Sebelum Akhir September

Harga Minyak Turun, CORE Desak Pertamina Turunkan BBM Nonsubsidi

Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mendesak PT Pertamina segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi setelah harga minyak mentah dunia melandai ke kisaran 70 dolar AS per barel. Namun, hingga kini Pertamina belum mengumumkan besaran maupun waktu resmi penyesuaian harga. Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan harga BBM nonsubsidi semestinya mengikuti pergerakan harga minyak mentah internasional. Ia menilai penurunan harga perlu dilakukan apabila h

Harga Minyak Turun, CORE Desak Pertamina Turunkan BBM Nonsubsidi

Ekspor Perikanan RI Incar Pasar Arab Saudi, Potensi Transaksi Tembus 1 Juta Dolar AS

Produk olahan perikanan Indonesia membidik pasar Arab Saudi dengan potensi nilai transaksi mencapai 800 ribu dolar AS hingga 1 juta dolar AS. Peluang tersebut muncul setelah penjajakan bisnis antara perusahaan Indonesia, JAPFA, dan importir Arab Saudi, Tamaiz Asia Trading, yang difasilitasi Kementerian Perdagangan. Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, Bagas Haryotejo, mengatakan penjajakan tersebut membuka peluang perluasan ekspor produk pangan olahan Indonesia ke Arab Saudi. S

Ekspor Perikanan RI Incar Pasar Arab Saudi, Potensi Transaksi Tembus 1 Juta Dolar AS

Produksi Tembakau Premium Naik, PTPN I Kejar Kontrak Ekspor Cerutu

PT Perkebunan Nusantara (PTPN I) memperkuat produksi tembakau premium untuk memenuhi kontrak ekspor industri cerutu dunia. Perusahaan menyiapkan peningkatan kualitas, produktivitas, dan perluasan areal tanam agar pasokan tetap terjaga. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, mengatakan dua jenis tembakau premium yang menjadi andalan perusahaan adalah Tembakau Besuki Bawah Naungan dan Tembakau Deli. Keduanya selama ini digunakan sebagai bahan baku pembungkus atau wrapper cerutu premium. “Tem

Produksi Tembakau Premium Naik, PTPN I Kejar Kontrak Ekspor Cerutu

Emisi Bisa Naik Dua Kali Lipat, MIND ID Target Pangkas 2 Juta Ton CO2 pada 2030

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 15,5 persen atau setara dua juta ton CO2e pada 2030. Target itu disiapkan di tengah proyeksi lonjakan kebutuhan energi akibat ekspansi hilirisasi mineral. Division Head of Sustainability MIND ID, Binahidra Logiardi, mengatakan perusahaan mendukung target iklim Indonesia dalam second Nationally Determined Contribution atau NDC 2030 serta aspirasi net zero emissions. “Kami berkomitmen mendukung targe

Emisi Bisa Naik Dua Kali Lipat, MIND ID Target Pangkas 2 Juta Ton CO2 pada 2030

PTPN I Percepat Hilirisasi Teh, Incar Etalase Premium di London

PT Perkebunan Nusantara atau PTPN I mempercepat hilirisasi teh untuk memperluas pasar ekspor, terutama ke Eropa. London, Inggris, disiapkan sebagai pintu masuk untuk mendorong produk teh premium Indonesia bersaing di pasar global. Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, mengatakan perseroan tengah menyusun langkah strategis untuk memperkuat posisi teh premium di Eropa. Strategi itu disiapkan setelah PTPN I sebelumnya menembus pasar premium di Kanada dan Dubai. “Setelah sukses menembus pasar

PTPN I Percepat Hilirisasi Teh, Incar Etalase Premium di London

Diluncurkan 1 Juli 2026, Pengamat Bilang Harga Biosolar B50 Harus Bersaing

Pemerintah bakal meluncurkan Biosolar 50 mulai 1 Juli 2026 mendatang. Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) Bisman Bhaktiar mengatakan, harga Biosolar B50 harus bisa bersaing dengan solar, agar masyarakat tertarik. "Harga keekonomian B50, karena ini baru, maka harus jauh di bawah harga Pertadex dan di atas harga solar subsidi," kata Bisman saat dihubungi di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Menurut dia, saat ini kesenjangan harga solar yang subsidi dan

Diluncurkan 1 Juli 2026, Pengamat Bilang Harga Biosolar B50 Harus Bersaing

OJK: Pertumbuhan Industri MUltifinance Masih On The Track, Diprediksi Mencapai Maksimal 8 Persen Tahun Ini

Pertumbuhan industri multifinance atau pembiayaan masih on track. Diprediksi, pertumbuhannya bisa mencapai 6-8 persen tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, hingga April 2026, tercatat, industri multifinance telah mengalami pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 2,08 persen secara tahunan (year-on-year). “Kami yakin dengan dukungan seluruh pelaku industri multifinance bahwa outlook 6-8 persen pertumbuhan piutang pembiayaan yang kami sampaikan dulu di awal tahun 2026 Insyaallah ma

OJK: Pertumbuhan Industri MUltifinance Masih On The Track, Diprediksi Mencapai Maksimal 8 Persen Tahun Ini

Minat Investor China Melonjak, Purbaya Naikkan Target Panda Bond Lebih dari 1 Miliar Dolar AS

Pemerintah menaikkan target penerbitan surat utang Panda Bond menjadi di atas 1 miliar dolar AS setelah permintaan investor di pasar China melampaui proyeksi awal. Nilai penerbitan nantinya akan disesuaikan dengan besarnya minat investor saat penawaran yang dijadwalkan pada akhir Juli 2026. Penetapan nilai final Panda Bond akan mengikuti kondisi pasar dan hasil penawaran saat penerbitan berlangsung. "Kita lihat market-nya seperti apa. Kalau demand-nya besar ya, kita perbesar sekalian," kata Ment

Minat Investor China Melonjak, Purbaya Naikkan Target Panda Bond Lebih dari 1 Miliar Dolar AS

Solar Subsidi Langka Gara-Gara Aturan Kuota, Jalur Logistik Jawa Timur Terancam Lumpuh

Sektor transportasi logistik dan angkutan umum di Jawa Timur kini berada dalam kondisi lampu kuning alias terancam lumpuh total. Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar yang meluas dalam dua pekan terakhir telah memicu antrean mengular di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tak sekadar menyita waktu para sopir, krisis ini mulai memotong pendapatan pengusaha angkutan hingga lebih dari separuh dari kapasitas normal. Sebagai hub utama distribusi barang menuju

Solar Subsidi Langka Gara-Gara Aturan Kuota, Jalur Logistik Jawa Timur Terancam Lumpuh