AFU.id

Indeks Berita

Vance Konfirmasi: Iran Bisa Kantongi Rp5 Kuadriliun dari Negara-Negara Teluk jika Patuhi Kesepakatan

Amerika Serikat memastikan Iran berpeluang mengakses dana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp5 kuadriliun, dengan syarat Teheran memenuhi seluruh kewajiban dalam kesepakatan damai yang baru dicapai kedua negara. Dana tersebut bukan berasal dari kas Washington, melainkan dari negara-negara koalisi Teluk yang bersedia berinvestasi dalam pemulihan ekonomi Iran. Penegasan itu sebagai respons pernyataan Iran mereka dijamin mendapatkan dana rekonstruksi sebesar 300 miliar dolar AS

Vance Konfirmasi: Iran Bisa Kantongi Rp5 Kuadriliun dari Negara-Negara Teluk jika Patuhi Kesepakatan

Bukan soal Isi, Wakil Presiden AS Jelaskan Alasan MoU AS-Iran Masih Ditahan

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran belum dipublikasikan bukan karena masalah substansi, melainkan karena sejumlah detail teknis terkait pelaksanaannya yang masih perlu diselesaikan. Pernyataan itu sebagai respons pertanyaan publik soal mengapa isi kesepakatan bersejarah tersebut belum bisa diakses secara terbuka. Ia menyampaikannya dalam wawancara dengan NBC News pada Selasa (16/6/2026). "Ada beberapa detail teknis yang perlu

Bukan soal Isi, Wakil Presiden AS Jelaskan Alasan MoU AS-Iran Masih Ditahan

Kesepakatan Awal Iran-AS Dicapai, Teheran Siapkan Semua Skenario

Di tengah upaya meredakan ketegangan konflik berkepanjangan di Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut memorandum kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat sebagai langkah penting menuju penghentian perang. Meski demikian, Teheran menegaskan tetap bersiap menghadapi berbagai kemungkinan sambil menunggu tercapainya kesepakatan final. Pezeshkian mengatakan memorandum yang telah disepakati kedua negara membuka jalan bagi dimulainya proses negosiasi lebih lanjut. Namun, menurutnya,

Kesepakatan Awal Iran-AS Dicapai, Teheran Siapkan Semua Skenario

Bayang-Bayang Konflik AS-Iran Warnai Pertemuan Pemimpin G7 di Prancis

Para pemimpin negara Kelompok Tujuh (G7) memulai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Prancis, pada Senin (15/6/2026), dengan fokus awal membahas peluang meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pertemuan selama tiga hari itu juga membahas upaya mencegah meluasnya konflik yang dapat mengganggu stabilitas kawasan dan ekonomi global. Para pemimpin G7 menilai kesepakatan sementara yang dicapai AS dan Iran dapat menjadi langkah penting untuk menurunkan eskalasi konflik. Perdana Menteri Jepan

Bayang-Bayang Konflik AS-Iran Warnai Pertemuan Pemimpin G7 di Prancis

Kesepakatan Damai AS-Iran Disambut Banyak Negara, Israel Malah Meradang

Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran disambut baik banyak negara. Mulai dari Indonesia, Inggris, Prancis, Jerman hingga Italia menyampaikan dukungan atas kesepakatan damai itu. Bahkan Italia menyatakan siap mengamankan Selat Hormuz. Dukungan juga datang dari Pemerintah China. "China menyambut baik kesepakatan antara AS dan Iran yang sama-sama sepakat untuk mendatangani dokumen nota kesepahaman tahap pertama. Kami juga mengapresiasi upaya mediasi Pakistan," kata Juru Bicara Kementeri

Kesepakatan Damai AS-Iran Disambut Banyak Negara, Israel Malah Meradang

Penandatanganan Tinggal Hitungan Hari, Apa yang Dikhawatirkan dari Kesepakatan AS-Iran?

Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah diumumkan, namun perjanjian tersebut masih bersifat tentatif dengan sejumlah detail teknis yang belum sepenuhnya diklarifikasi sebelum penandatanganan resmi. Pengumuman kesepakatan dibuat oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Minggu malam waktu setempat setelah perundingan intensif berlangsung dengan mediasi Qatar. Sharif mengumumkan kedua negara telah sepakat menghentikan seluruh operasi militer secara segera dan permanen. Upac

Penandatanganan Tinggal Hitungan Hari, Apa yang Dikhawatirkan dari Kesepakatan AS-Iran?

Prabowo Negosiasikan Peluang Kerja dan Investasi Besar dengan Jerman, Ini Rinciannya

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman sepakat meningkatkan hubungan kerja sama bilateral di berbagai bidang strategis. Kesepakatan tersebut diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, bersama Presiden Frank-Walter Steinmeier pada Senin (15/6/2026). Prabowo menekankan kunjungan presiden Jerman ini memiliki arti penting di tengah dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian, dan menjadi momentum untuk penguatan kemitraan kedua negara. Kunjungan ini

Prabowo Negosiasikan Peluang Kerja dan Investasi Besar dengan Jerman, Ini Rinciannya

WNI Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia, KJRI Turun Tangan Lindungi Korban

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penganiayaan oleh majikan di Malaysia telah mendapatkan perlindungan dan pendampingan, termasuk langkah evakuasi dan upaya pemulangan ke Indonesia. Kasus ini mencuat setelah video kekerasan terhadap pekerja rumah tangga asal Indonesia viral di media sosial. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan menerima informasi bahwa aparat kepolisia

WNI Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia, KJRI Turun Tangan Lindungi Korban

Rudal Rusia Gempur Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar dan 11 Orang Tewas

Serangan besar Rusia ke Ukraina menewaskan sedikitnya 11 orang dan merusak salah satu situs keagamaan paling bersejarah di Kyiv. Serangan itu kembali menyorot ancaman terhadap warga sipil dan warisan budaya di tengah perang yang belum menunjukkan tanda mereda. Serangan drone dan rudal Rusia pada Senin, (15/6/2026), menghantam sejumlah wilayah Ukraina, termasuk Kyiv dan Kharkiv. Sebanyak 53 orang dilaporkan terluka secara nasional. Di Kyiv, serangan merusak Dormition Cathedral yang berada di komp

Rudal Rusia Gempur Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar dan 11 Orang Tewas

Draf Damai Iran-AS Bocor: Selat Hormuz, Nuklir, hingga Dana Rp427 Triliun Jadi Penentu

Media Iran mempublikasikan draf nota kesepahaman berisi 14 poin yang disebut menjadi kerangka awal kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik serta membuka jalan menuju perundingan damai yang lebih luas. Draf tersebut memuat sejumlah poin strategis, mulai dari penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi, hingga pembahasan program nuklir Iran. Kantor berita semi-resmi, Mehr, melaporkan rancangan kesepakatan itu menyerukan penghentian perang

Draf Damai Iran-AS Bocor: Selat Hormuz, Nuklir, hingga Dana Rp427 Triliun Jadi Penentu