AFU.id

Indeks Berita

Dokter Tifa Persoalkan Status Terdakwa yang Kembali Muncul Tiga Hari Usai Putusan

Dokter Tifa mempersoalkan statusnya sebagai terdakwa yang kembali muncul tiga hari setelah pengadilan menyatakan perkara yang menjeratnya batal demi hukum. Menurut Tifa, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya mengajukan perlawanan melalui praperadilan. Ia menilai terdapat persoalan prosedur yang perlu diuji agar proses hukum terhadap dirinya tidak berjalan tanpa koreksi. Tifa mengatakan persoalan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan dirinya. Ia menyebut proses hukum yang sedan

Dokter Tifa Persoalkan Status Terdakwa yang Kembali Muncul Tiga Hari Usai Putusan

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Sutrimo Hanya Penjaga Rumah Kosong dan Sudah Lama Sakit Diabetes

Status Sutrimo yang selama ini disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah diluruskan oleh tim kuasa hukum. Kuasa hukum Febrie, Firman Wijaya, menegaskan Sutrimo sebenarnya bukan berstatus karumga seperti yang banyak diberitakan selama ini. "Jadi posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan, namun lebih ke menjaga rumah yang kosong dan tinggal di sana," tegas Firman dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026). Ia menjelaskan Sutrimo juga kerap

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Sutrimo Hanya Penjaga Rumah Kosong dan Sudah Lama Sakit Diabetes

Lansia 70 Tahun Ditipu Pegawai KPK Gadungan: Dikunci di Kamar Mandi, Fortuner Raib

Seorang perempuan berusia 70 tahun menjadi korban penipuan dua pria yang mengaku sebagai mantan tahanan dan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Korban berinisial I bahkan sempat dikunci di kamar mandi apartemen sebelum mobil Toyota Fortuner, tas, telepon genggam, dan sejumlah barang miliknya dibawa kabur. Polisi memperkirakan kerugian korban mencapai sekitar Rp300 juta. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan dua pelaku masing-masing berinisial A (38) dan EJ (45). A berpe

Lansia 70 Tahun Ditipu Pegawai KPK Gadungan: Dikunci di Kamar Mandi, Fortuner Raib

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Rela Ditahan Asal Prosesnya Adil

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyatakan tidak keberatan jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Namun, dia meminta proses hukum terhadap dirinya dilakukan secara adil dan sesuai aturan. Pernyataan tersebut disampaikan kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, di podcast Akbar Faizal Uncensored disaksikan Afu.id , Selasa (11/8/2026) . Febri menirukan sikap kliennya yang disebut selalu kooperatif menghadapi proses hukum. "Saya tidak ada masala

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Rela Ditahan Asal Prosesnya Adil

Dana Rp809 Miliar jadi Sorotan di Sidang Banding Nadiem Makarim, Kemana Sebenarnya Uang Itu Mengalir?

Aliran dana senilai Rp809 miliar yang disebut-sebut terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook kembali dipersoalkan dalam sidang banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Eks Direktur Utama GoTo, Andre Soelistyo, dihadirkan sebagai saksi untuk menjelaskan asal-usul dan aliran dana tersebut, Rabu (12/8/2026). Kesaksian ini menjadi bagian dari upaya mengungkap kebenaran soal siapa sebenarnya yang menikmati uang Rp809 miliar dalam perkara yang menyeret eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makari

Dana Rp809 Miliar jadi Sorotan di Sidang Banding Nadiem Makarim, Kemana Sebenarnya Uang Itu Mengalir?

Bak Penyidik, KDM Cecar Penabrak Aiptu Asep hingga Tewas dan Libatkan Dua Anggota TNI

Polisi akhirnya menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan anggota Samapta Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara pada Minggu (10/8/2026). Pelaku tabrak lari itu ternyata seorang mahasiswa berinisial A yang saat bersamaan mengemudi dalam keadaan mabuk bersama dua anggota TNI dari Pussenkav TNI Kodam Siliwangi. Hal itu terungkap dalam ekspos kasus yang dirilis Polrestabes Bandung, Selasa (11/8/2026). Mahasiswa A, tersangka tabrak lari yang menewaskan Aiptu Asep di Bandung, mengakui mengemudikan

Bak Penyidik, KDM Cecar Penabrak Aiptu Asep hingga Tewas dan Libatkan Dua Anggota TNI

Baru Tiga Hari Bebas, Dokter Tifa Tempuh Praperadilan atas Proses Hukumnya

Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mempersoalkan proses hukum yang kembali menempatkannya dalam persidangan setelah tiga hari berstatus bebas. Ia membawa persoalan tersebut ke jalur praperadilan untuk menguji prosedur hukum yang terjadi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Sidang perdana praperadilan Dokter Tifa digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026). Permohonan itu tidak ditujukan untuk menguji pokok perka

Baru Tiga Hari Bebas, Dokter Tifa Tempuh Praperadilan atas Proses Hukumnya

Saepul Bawa Obat HIV Saat Rekonstruksi Kasus Mutilasi, Polisi Bongkar Jejaknya di Lima Grup LGBT

Tersangka Saepul (26) membawa obat HIV saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi pria berinisial K (51) di Cipayung, Depok. Polisi menyebut Saepul harus rutin mengonsumsi obat tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik. Obat itu tetap dibawa saat Saepul mengikuti reka ulang meski kedua tangannya dalam kondisi terikat cable ties . Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra mengatakan, obat yang dibawa Saepul berkaitan dengan kondisi HIV yang

Saepul Bawa Obat HIV Saat Rekonstruksi Kasus Mutilasi, Polisi Bongkar Jejaknya di Lima Grup LGBT

Nadiem Sebut Ibam Diintimidasi Jaksa dalam Kasus Chromebook

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook tahun 2022 masih terus berlanjut. Terpidana Nadiem Anwar Makarim mengatakan, terpidana Ibrahim Arief atau Ibam mendapatkan intimidasi dan ancaman dalam perkara tersebut. Hal itu disampaikan Nadiem sebelum sidang banding saksi dari pihak GoTo, Rabu (12/8/2026). Dalam perkara ini, Ibam disebut tak pernah memiliki kewenangan selama menjabat sebagai konsultan teknologi di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). “Dia tidak

Nadiem Sebut Ibam Diintimidasi Jaksa dalam Kasus Chromebook

Rekonstruksi Mutilasi Depok: 51 Adegan Ungkap Aksi Saepul Bunuh hingga Potong Jasad Korban

Polisi menemukan fakta baru dalam rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi pria berinisial K (51) di Depok yang berujung pada penambahan pasal sangkaan terhadap tersangka Saepul (26). Reka ulang yang digelar di sebuah rumah kontrakan kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, itu terdiri atas 51 adegan. Polisi menyebut rangkaian tersebut menggambarkan proses sejak tersangka mencari korban hingga membunuh, memutilasi, dan membuang bagian tubuh korban. Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompo

Rekonstruksi Mutilasi Depok: 51 Adegan Ungkap Aksi Saepul Bunuh hingga Potong Jasad Korban