AFU.id

Indeks Berita

Delapan Hari Pascagempa, Korban Tewas Venezuela Tembus 2.595 Jiwa

Jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang Venezuela delapan hari lalu bertambah menjadi 2.595 orang. Pemerintah setempat menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di wilayah yang paling parah terdampak. Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menyampaikan pembaruan jumlah korban itu saat berbicara kepada wartawan, Kamis (2/7/2026) waktu setempat. “Hingga hari ini, jumlah korban tewas mencapai 2.595 orang,” kata Delcy. Venezuela diguncang dua gempa b

Delapan Hari Pascagempa, Korban Tewas Venezuela Tembus 2.595 Jiwa

Sembilan Biksu Thailand Tewas Ditabrak Pikap, Pengemudi Bocah 11 Tahun Berkebutuhan Khusus

Sebanyak sembilan biksu Buddha tewas dan belasan lainnya terluka setelah ditabrak sebuah mobil pikap di Provinsi Mukdahan, Thailand, Kamis (2/7/2026). Mobil tersebut dikemudikan seorang bocah laki-laki berkebutuhan khusus berusia 11 tahun. Insiden itu terjadi saat 35 biksu bersama lima pengikutnya berjalan kaki menjalani ziarah sambil melafalkan mantra meditasi di tepi jalan. Tiba-tiba, sebuah mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi ke arah rombongan dan menghantam para peziarah. "Tiba-tiba t

Sembilan Biksu Thailand Tewas Ditabrak Pikap, Pengemudi Bocah 11 Tahun Berkebutuhan Khusus

Uni Eropa Susul Australia, Larangan Medsos untuk Anak Segera Diluncurkan

Pembatasan media sosial bagi anak-anak di Uni Eropa kian dekat. Komisi Eropa dijadwalkan mengumumkan proposal resmi larangan penggunaan media sosial untuk anak pada September 2026, menyusul menguatnya kekhawatiran terhadap dampaknya bagi kesehatan mental. Usulan tersebut akan diumumkan langsung oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pidato tahunan State of the Union pada 16 September di Strasbourg, Prancis. Berdasarkan laporan Euractiv , para pejabat Komisi Eropa telah mengingatka

Uni Eropa Susul Australia, Larangan Medsos untuk Anak Segera Diluncurkan

Korban Gempa Venezuela Tembus 2.295 Jiwa, Tujuh Hari Berkabung Ditetapkan

Korban tewas akibat gempa ganda yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 kembali bertambah. Hingga Kamis (2/7/2026), pemerintah setempat mencatat sedikitnya 2.295 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 11.000 orang mengalami luka-luka.Data terbaru tersebut diumumkan Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez. Jumlah korban itu meningkat dari laporan sehari sebelumnya yang mencatat 1.943 orang tewas dan 10.571 orang terluka. Pemerintah Venezuela juga menetapkan tujuh hari berka

Korban Gempa Venezuela Tembus 2.295 Jiwa, Tujuh Hari Berkabung Ditetapkan

PBB Kirim 10.000 Kantong Jenazah ke Venezuela, Ribuan Orang Masih Hilang

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengirim 10.000 kantong jenazah ke Venezuela sepekan setelah gempa dahsyat mengguncang negara itu. Pengiriman dilakukan ketika jumlah korban tewas terus bertambah, sementara lebih dari 50.000 orang masih dinyatakan hilang. Koordinator PBB untuk Venezuela, Gianluca Rampolla del Tindaro, mengatakan pengiriman kantong jenazah merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bertambahnya korban. "Bantuan ini dilakukan dengan perhitungan tertentu dan dengan

PBB Kirim 10.000 Kantong Jenazah ke Venezuela,  Ribuan Orang Masih Hilang

Tarif Listrik Singapura Naik 17 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Tarif listrik di Singapura naik 17 persen mulai Juli hingga September 2026. Kenaikan juga terjadi pada tarif gas kota sebesar 7,1 persen seiring melonjaknya harga gas alam di pasar global akibat konflik di Timur Tengah. Otoritas Pasar Energi Singapura (Energy Market Authority/EMA) menyatakan harga gas alam melonjak sejak akhir Februari dan tetap tinggi sepanjang April hingga Juni. Kondisi tersebut berdampak pada biaya pembangkitan listrik dan penyediaan gas kota sehingga penyesuaian tarif dilaku

Tarif Listrik Singapura Naik 17 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Hujan Deras Hambat Evakuasi Gempa Venezuela, Peluang Temukan Korban Selamat Kian Menipis

Operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa bumi di Venezuela menghadapi kendala baru setelah hujan deras terus mengguyur wilayah terdampak. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan curah hujan tinggi meningkatkan risiko tanah longsor dan runtuhnya bangunan sehingga memperumit proses evakuasi yang masih berlangsung. Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan gelombang tropis yang melanda Venezuela membuat kondisi di lapangan semakin berbahaya bagi tim penyelamat. Selain menghambat

Hujan Deras Hambat Evakuasi Gempa Venezuela, Peluang Temukan Korban Selamat Kian Menipis

Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 1.943 Jiwa, Ribuan Warga Kehilangan Rumah

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela bertambah menjadi 1.943 orang. Operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak, meski peluang menemukan korban selamat terus menurun. Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan 10.571 orang mengalami luka-luka, sementara 15.866 warga kehilangan tempat tinggal akibat dua gempa besar yang mengguncang negara itu pekan lalu. “Dari data yang kami miliki saat ini tercatat korban luka

Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 1.943 Jiwa, Ribuan Warga Kehilangan Rumah

Uji Coba Rudal Korut Picu Polemik, Korsel Bantah Kecolongan Deteksi

Kritik terhadap militer Korea Selatan menguat setelah uji coba rudal terbaru Korea Utara baru diumumkan beberapa hari kemudian. Pemerintah Korea Selatan membantah adanya kegagalan deteksi dan menegaskan seluruh peluncuran telah dipantau bersama Amerika Serikat secara real time . Polemik muncul setelah Korea Utara pekan lalu menguji sistem peluncur roket ganda baru beserta sejumlah persenjataan utama lain yang diawasi langsung oleh pemimpin Kim Jong Un. Namun, militer Korea Selatan tidak langsung

Uji Coba Rudal Korut Picu Polemik, Korsel Bantah Kecolongan Deteksi

Pakistan Bombardir Afghanistan, 36 Warga Sipil Tewas dan 163 Orang Terluka

Konflik di perbatasan Pakistan dan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah timur Afghanistan. Pemerintah Afghanistan, yang dikuasai kelompok Taliban, mengklaim sedikitnya 36 warga sipil tewas dan 163 lainnya terluka, sementara Pakistan menyebut operasi tersebut ditujukan untuk memburu kelompok militan yang bertanggung jawab atas serangan mematikan di Karachi. Taliban menyatakan serangan menghantam tiga provinsi di Afghanistan timur,

Pakistan Bombardir Afghanistan, 36 Warga Sipil Tewas dan 163 Orang Terluka