AFU.id

Indeks Berita

Jejak Karier Adela Kanasya, Dokter Estetika yang Gantikan Adies Kadir di MPR

Adela Kanasya Adies telah dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan posisi ayah kandungnya, Adies Kadir, yang beralih tugas menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Adela telah bersumpah berjanji menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh demi menegakkan demokrasi dan mengutamakan bangs

Jejak Karier Adela Kanasya, Dokter Estetika yang Gantikan Adies Kadir di MPR

Mendag Bantah Kewajiban NIB E-commerce untuk Kejar Pajak

Menteri Perdagangan, Budi Santoso membantah anggapan kewajiban memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi penjual di platform e-commerce bertujuan untuk mengejar pajak. Ia menegaskan, NIB semata-mata soal legalitas usaha. Hal tersebut ia tegaskan merujuk kepada kekhawatiran para pelaku usaha digital pasca terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026. "NIB itu kan sebenarnya legalitas. NIB tidak ada hubungannya dengan pajak," kata Budi di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (22

Mendag Bantah Kewajiban NIB E-commerce untuk Kejar Pajak

Prabowo Buka Lapangan Kerja Baru Lewat Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi baru untuk membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata, konser musik, ajang olahraga, dan industri kreatif. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuannya dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/6/2026). Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya yang diketahu

Prabowo Buka Lapangan Kerja Baru Lewat Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif

Sikap Politik PDIP, Doli Kurnia ke Puan Maharani: Dibilang Tidak Aktif tapi Ada

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, mengkritisi sikap Ketua DPR RI Puan Maharani yang dinilai kurang tegas dan menimbulkan ambiguitas di tengah polemik politik nasional. Doli menyoroti posisi Puan sebagai Ketua DPR sekaligus kader PDIP yang partainya memilih berada di luar pemerintahan. Menurutnya, sikap Puan yang cenderung "diam" dan "main aman" justru membuat publik sulit membaca arah politik PDIP. "Dibilang tidak aktif ada, tapi yang sering komunikasi ke mana-mana kan w

Sikap Politik PDIP, Doli Kurnia ke Puan Maharani: Dibilang Tidak Aktif tapi Ada

Irma Chaniago ke PDIP: Jangan Jadi Penyeimbang tapi Sikapnya Oposan

Polemik sikap politik PDIP yang memilih menjadi "partai penyeimbang" di luar pemerintahan terus menuai sorotan. Sikap itu dinilai kurang jelas, karena sikap penyeimbang tidak punya konsekuensi politik yang tegas. Faktanya, PDIP memang tidak masuk dalam koalisi gemuk pemerintah, namun terdapat fakta-fakta politik yang membuat wacana publik berkembang lebih jauh, misalnya soal kedekatan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto belakangan ini. Jika kedekatan itu diartikan sebagai sin

Irma Chaniago ke PDIP: Jangan Jadi Penyeimbang tapi Sikapnya Oposan

Politisi Golkar Menolak PDIP Masuk Koalisi Pemerintah: Bukan Momentumnya Lagi

Sikap politik PDIP terus menuai tanggapan dari beberapa partai politik pendukung pemerintah, salah satunya dari partai Golkar. Partai beringin ini menyebut setiap partai punya hak untuk bersikap, namun ketegasan sikap itu diperlukan agar tidak terjadi bias. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyatakan ada konsekuensi yang layak dipertimbangkan jika PDIP ingin masuk ke dalam koalisi pemerintahan saat ini. Menurutnya, sudah tidak ada momentum lagi bagi partai berlambang ban

Politisi Golkar Menolak PDIP Masuk Koalisi Pemerintah: Bukan Momentumnya Lagi

Sikap Politik Abu-abu PDIP, Nasdem dan Golkar Minta Ketegasan

Gelombang demonstrasi mahasiswa yang terjadi berturut-turut dalam beberapa hari terakhir turut menyeret nama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke pusaran polemik politik nasional. Di tengah tuntutan mahasiswa yang beragam, mulai dari penghentian atau evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), protes kenaikan harga BBM, hingga kritik terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai kurang transparan. PDIP yang sebelumnya masih ambigu kini semakin menunjukkan sikap vokal mengkritik peme

Sikap Politik Abu-abu PDIP, Nasdem dan Golkar Minta Ketegasan

Yunus Yosfiah Bantah Keterlibatan dalam Kasus Balibo Five: "Saya Tidak Pernah Membunuh Wartawan"

Nama Yunus Yosfiah tak bisa dilepaskan dari sejarah panjang hubungan Indonesia dengan Timor Leste. Sebagai komandan Yonif 744 yang berhasil menangkap Nicolau dos Reis Lobato pada 1978, ia dikenal sebagai salah satu perwira lapangan yang paling dekat dengan operasi militer di Timor Timur. Namun, di balik karier militernya yang gemilang, ada satu tuduhan yang terus menghantui: keterlibatannya dalam pembunuhan lima wartawan Australia di Balibo pada 16 Oktober 1975. Yunus dengan tegas membantah tudu

Yunus Yosfiah Bantah Keterlibatan dalam Kasus Balibo Five: "Saya Tidak Pernah Membunuh Wartawan"

Pasal 50A UU P2SK: Patriot Bond Danantara Berpotensi Jadi "Mesin" Cuci Uang Skala Besar yang "Direstui" Pemerintah

Penerbitan Patriot Bond oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), kembali mengundang kehebohan. Pasalnya, untuk menarik investor membeli Surat Utang Negara (SUN) dengan yield lebih kecil dari harga pasaran itu--hanya 2% per tahun berbanding SUN konvensional yang sebesar 5,5-6% per tahun-pemerintah malah menerbitkan beleid yang berpotensi mengubah Patriot Bond menjadi "mesin" pencucian uang yang "direstui" pemerintah. Beleid itu adalah UU Nomor 4 Tahun 2026 tentang Peruba

Pasal 50A UU P2SK: Patriot Bond Danantara Berpotensi Jadi "Mesin" Cuci Uang Skala Besar yang "Direstui" Pemerintah

Partai Ramai-Ramai Dukung Prabowo 2 Periode, Jokowi Disebut Dapat Bisikan Lingkaran Dalam

Pesan dukungan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dua periode yang dibawakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kegiatan safari politiknya dinilai dilatarbelakangi oleh bisikan dari lingkar dalam kelompok tertentu. Pernyataan ini disampaikan Pengamat politik Universitas Tarumanagara (Untar), Hery Firmansyah, kepada redaksi AFU.ID , menanggapi pesan dukungan dua periode yang sebelumnya disampaikan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus. Hery mengatakan, sosok

Partai Ramai-Ramai Dukung Prabowo 2 Periode, Jokowi Disebut Dapat Bisikan Lingkaran Dalam