AFU.id

Indeks Berita

Diduga Love Bombing, Taufik Hidayat Paksa Korban Tato Nama Dirinya

Polda Jawa Barat (Jabar) mengungkap perasaan love boombing menjadi alasan tersangka Taufik Hidayat memaksa Yuvita Tri Rezeki (YTR) berusia 29 tahun yang korban penganiayaan berat dan penyekapan yang mengalami cacat, untuk membuat tato di tubuhnya bertuliskan "Love Taufik Hidayat". Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan adanya tato bertuliskan "Love Taufik Hidayat" di tubuh korban, selain sejumlah gambar tato lain yang juga ditemukan. Hendra menyebut perasaan love b

Diduga Love Bombing, Taufik Hidayat Paksa Korban Tato Nama Dirinya

Usai Dikecam Publik, Ini Alasan Komnas Perempuan Tarik Ucapan soal Definisi Penyiksaan Tersangka Taufik Hidayat

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan sebelumnya yang menyebut kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR berusia 29 tahun di Bandung belum termasuk kategori penyiksaan menurut definisi Konvensi Anti Penyiksaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Permintaan maaf disampaikan Wakil Ketua Komnas Perempuan, Ratna Batara Munti dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026). Ia mengatakan, Komnas Perempuan menyadari besarny

Usai Dikecam Publik, Ini Alasan Komnas Perempuan Tarik Ucapan soal Definisi Penyiksaan Tersangka Taufik Hidayat

Safari Jokowi Bersama PSI, Golkar: Tak Khawatir, Presiden Sekarang Prabowo

Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia tidak membuat Partai Golkar khawatir. Golkar menegaskan sikap politiknya tetap berada di belakang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Jokowi memiliki hak untuk menentukan pilihan politik setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. “Pak Jokowi punya hak politik, beliau orang merdeka,” kata Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, S

Safari Jokowi Bersama PSI, Golkar: Tak Khawatir, Presiden Sekarang Prabowo

Makna Filosofis di Balik Logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Desainernya Orang Padang

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hasil karya desainer asal Padang, Sumatera Barat, Fajar Novario. Logo bertajuk "Kolektif, Sinergi, Bertumbuh" itu dipilih melalui jajak pendapat publik dan dinilai merepresentasikan semangat persatuan dalam keberagaman sebagai fondasi menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Pengumuman logo dilakukan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/6/2026). Wakil Menteri Sekr

Makna Filosofis di Balik Logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Desainernya Orang Padang

Saiful Mujani: Masyarakat Makin Takut Bicara Politik di Era Prabowo

Rasa takut masyarakat untuk berbicara soal politik dinilai semakin menguat. Survei Saiful Mujani Research Center and Consulting (SMRC) mencatat persepsi publik terhadap kebebasan berbicara terus menurun sejak Presiden Prabowo Subianto mulai memimpin. Pendiri SMRC, Saiful Mujani, mengatakan kondisi tersebut berbeda dibandingkan masa awal Reformasi ketika ruang kebebasan berpendapat dinilai jauh lebih terbuka. Menurutnya, tingkat kebebasan berbicara politik kini mengalami penurunan yang cukup taja

Saiful Mujani: Masyarakat Makin Takut Bicara Politik di Era Prabowo

China Kasih Sinyal Hijau, Pemerintah Masih Ragu Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Pemerintah belum memberikan lampu hijau kelanjutan proyek kereta cepat Whoosh hingga Surabaya. Alih-alih membahas pembangunan jalur baru, pemerintah justru memilih menuntaskan persoalan restrukturisasi keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terlebih dahulu. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono mengatakan pemerintah saat ini masih berfokus pada penyelesaian restrukturisasi keuangan KCJB sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pemb

China Kasih Sinyal Hijau, Pemerintah Masih Ragu Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Koordinasi Lintas Lembaga di DPR Tunjukkan Prioritas Pemerintah Bergeser ke Mitigasi Krisis Ekonomi

Konferensi pers bersama yang mempertemukan DPR, pemerintah, Bank Indonesia (BI), Dewan Ekonomi Nasional (DEN), dan sejumlah pemangku kepentingan ekonomi menunjukkan ada pergeseran fokus pemerintah dalam arah kebijakan ekonomi nasional. Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, pelemahan nilai tukar rupiah, dan tekanan terhadap sektor riil, pemerintah kini menempatkan stabilitas makroekonomi, kepercayaan pasar, serta perlindungan terhadap dunia usaha dan lapangan kerja sebagai prioritas utama

Koordinasi Lintas Lembaga di DPR Tunjukkan Prioritas Pemerintah Bergeser ke Mitigasi Krisis Ekonomi

Banyak Warga Tolak Ikut Sensus, BPS Bantah Informasi Dipakai untuk Pajak dan Bansos

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 masih diwarnai penolakan dari sebagian masyarakat yang mengira pendataan dilakukan untuk kepentingan perpajakan maupun penentuan penerima bantuan sosial (bansos). Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan anggapan tersebut keliru karena seluruh informasi responden hanya digunakan sebagai dasar penyusunan statistik dan kebijakan pemerintah. Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan masyarakat tidak perlu ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Sel

Banyak Warga Tolak Ikut Sensus, BPS Bantah Informasi Dipakai untuk Pajak dan Bansos

Komnas HAM Desak Autopsi Forensik Korban Meninggal Latsarmil Manajer Kopdes

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak kepolisian mengajukan autopsi forensik terhadap jenazah lima peserta latihan dasar militer atau Latsarmil calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih. Autopsi dinilai penting untuk memastikan penyebab kematian para peserta yang meninggal beruntun saat mengikuti Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI. Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM, Pramono Ubaid Tantowi, mengatakan ke

Komnas HAM Desak Autopsi Forensik Korban Meninggal Latsarmil Manajer Kopdes

Demo #IndonesiaSekarat di Surabaya, 4 Orang Ditetapkan Tersangka dan 6 Positif Sabu

Polrestabes Surabaya menetapkan empat orang sebagai tersangka setelah aksi demonstrasi bertajuk “Warga Surabaya Turun ke Jalan” #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026). Selain empat tersangka, polisi juga menyatakan enam orang positif menggunakan narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine. Sementara 14 orang lainnya dipulangkan untuk sementara karena penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan perangkat komunikasi. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie S

Demo #IndonesiaSekarat di Surabaya, 4 Orang Ditetapkan Tersangka dan 6 Positif Sabu