AFU.id

Indeks Berita

Beda FIFA dan UEFA, Ini Alasan Perebutan Peringkat Ketiga Masih Ada di Piala Dunia

Prancis dan Inggris akan saling berhadapan pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 setelah sama-sama gagal melaju ke final. Meski kerap disebut sebagai pertandingan yang paling tidak diinginkan oleh tim yang kalah di semifinal, FIFA tetap mempertahankan laga tersebut, berbeda dengan UEFA yang telah menghapusnya dari ajang Euro sejak 1984. Bagi FIFA, pertandingan perebutan tempat ketiga bukan sekadar pelengkap turnamen. Selain menentukan peringkat akhir, laga tersebut memiliki nilai

Beda FIFA dan UEFA, Ini Alasan Perebutan Peringkat Ketiga Masih Ada di Piala Dunia

Kontroversi Spanduk Malvinas, FIFA Siapkan Sanksi untuk Argentina

Timnas Argentina terancam dijatuhi sanksi oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) setelah para pemain membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" usai menyingkirkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Badan sepak bola dunia itu kini tengah mengkaji laporan pertandingan untuk menentukan ada tidaknya pelanggaran terhadap aturan yang melarang pesan bermuatan politik di arena pertandingan. Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut Komite Disiplin masih mempelajari lapor

Kontroversi Spanduk Malvinas, FIFA Siapkan Sanksi untuk Argentina

Pigai Mau Jadikan Sertifikat HAM Syarat Naik Pangkat, Polri Pilih Bertahan dengan Penilaian Kinerja

Polri memilih tetap menggunakan penilaian kinerja dan rekam jejak sebagai dasar kenaikan pangkat anggotanya di tengah rencana Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mewajibkan sertifikat HAM untuk promosi jabatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edizzon Isir mengatakan sertifikasi HAM belum tercantum sebagai persyaratan administratif dalam Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kenaikan Pangkat. Dalam mekanisme yang berlaku, pemahaman dan penerapan nilai HAM dip

Pigai Mau Jadikan Sertifikat HAM Syarat Naik Pangkat, Polri Pilih Bertahan dengan Penilaian Kinerja

Usai Menjamu Tamu Misterius, Nenek di Pasuruan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Polisi memburu seorang pria misterius yang sempat dua kali mendatangi rumah Nurami (79) sebelum perempuan lanjut usia itu ditemukan tewas di Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Nurami ditemukan tergeletak di lantai kamar dengan wajah, mulut, dan pipi berlumuran darah pada Rabu (15/7/2026). Kalung serta gelang emas yang biasa dikenakan korban juga dilaporkan hilang. Polisi menduga korban tewas dalam aksi pencurian disertai kekerasan. Kepala Desa Winongan Kidul,

Usai Menjamu Tamu Misterius, Nenek di Pasuruan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Tambang Andesit Ilegal Jebol Dua Mata Air, Warga Jepara Terancam Kekurangan Air

Aktivitas tambang batu andesit tanpa izin di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, memotong jalur aliran air bawah tanah hingga membuka dua titik mata air. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi cadangan air yang mengalir ke permukiman dan kawasan yang berada di atas lokasi tambang. Tim Terpadu Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan Kabupaten Jepara telah menghentikan kegiatan di lokasi tersebut saat melakukan inspeksi pada Rabu (15/7/2026). Penutupan dilakukan karena pe

Tambang Andesit Ilegal Jebol Dua Mata Air, Warga Jepara Terancam Kekurangan Air

Don Ritto dan Barang Bukti Uang-Emas Diserahkan ke Kejagung Hari Ini

Penyidik Polri dijadwalkan menyerahkan tersangka dugaan korupsi dan pencucian uang Don Ritto kepada Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026). Sejumlah uang tunai dan emas yang disita dalam rangkaian penyidikan turut diserahkan untuk penanganan perkara selanjutnya. Proses penyerahan mendapat pengamanan ketat. Personel Brimob bersenjata disiagakan di depan ruang penyimpanan barang bukti Polda Metro Jaya bersama anggota Provos dan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Kabid Humas Polda Metro Jaya

Don Ritto dan Barang Bukti Uang-Emas Diserahkan ke Kejagung Hari Ini

Penagihan Tak Berjalan, Rp5,84 Triliun Piutang Pajak Macet Belum Ditagih DJP

Badan Pemeriksa Keuangan menemukan tunggakan pajak senilai Rp1,24 triliun telah kedaluwarsa tanpa lebih dulu ditindaklanjuti melalui penagihan aktif oleh Direktorat Jenderal Pajak. Temuan tersebut mencakup 1.534 ketetapan pajak dan tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2025. “Terdapat 1.534 ketetapan sebesar Rp1,24 triliun yang daluwarsa tanpa ada proses penagihan aktif berupa surat teguran, penerbitan dan

Penagihan Tak Berjalan, Rp5,84 Triliun Piutang Pajak Macet Belum Ditagih DJP

Target 82 Juta Penerima MBG Dicurigai Terkait Pemilu 2029, Setara Separuh Pemilih 2024

Target 82 juta penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dicurigai berkaitan dengan kepentingan politik menjelang Pemilu 2029. Jumlah tersebut setara dengan separuh dari sekitar 164 juta orang yang menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024. Kecurigaan itu disampaikan Koordinator MBG Watch Media Wahyudi Askar dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis kemarin. Askar menilai pemerintah belum memberikan penjelasan memadai mengenai dasar

Target 82 Juta Penerima MBG Dicurigai Terkait Pemilu 2029, Setara Separuh Pemilih 2024

27 Pelaku Kekerasan Seksual di Sampang Buat Grup WhatsApp untuk Koordinasi dan Atur Giliran

Polisi mengungkap 27 terduga pelaku kekerasan seksual terhadap remaja perempuan berusia 15 tahun di Kabupaten Sampang, Madura, membuat grup WhatsApp untuk berkomunikasi dan mengatur giliran. Grup tersebut dibuat oleh pelaku utama berinisial AP (15). Menurut polisi, AP awalnya melakukan kekerasan seksual terhadap korban seorang diri sebelum mengajak teman-temannya secara berantai. “Di situ sempat dibuat grup oleh si AP. Ada grupnya,” kata Kasat Reskrim Polres Sampang Iptu Nur Fajri Alim, Kamis (1

27 Pelaku Kekerasan Seksual di Sampang Buat Grup WhatsApp untuk Koordinasi dan Atur Giliran

Produktivitas Sawit Anjlok 67 Persen, Pemerintah Diminta Audit Agrinas

Pemerintah didesak mengaudit pengelolaan perkebunan sawit PT Agrinas Palma Nusantara menyusul penurunan produktivitas dari sekitar 18 ton menjadi 6–6,5 ton tandan buah segar (TBS) per hektare per tahun. Direktur Pusat Studi dan Advokasi Hukum Sumber Daya Alam (Pustaka Alam) Muhamad Zainal Arifin mengatakan audit diperlukan untuk menelusuri faktor yang menyebabkan produksi kebun turun sekitar 64–67 persen. “Ini harus ditelusuri penyebabnya, apakah akibat menurunnya kualitas kebun atau terdapat pe

Produktivitas Sawit Anjlok 67 Persen, Pemerintah Diminta Audit Agrinas