AFU.id

Indeks Berita

Urban Tourism Didorong Jadi Motor Ekonomi melalui Kolaborasi Pusat-Daerah

Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengembangkan konsep urban tourism sebagai penggerak ekonomi dan pintu masuk sektor pariwisata lainnya. Dalam kunjungan kerja di Kota Tangerang, Banten, Senin (13/4), Hendry menilai potensi wisata perkotaan di sejumlah daerah mulai berkembang, namun belum terintegrasi dan belum dikelola secara optimal. "Saat ini, saya lihat banyak kota besar dengan konsep urban tourism atau wisata per

Urban Tourism Didorong Jadi Motor Ekonomi melalui Kolaborasi Pusat-Daerah

Pasar Karbon Jadi Peluang Strategis Capai Target Iklim dan Ekonomi Hijau

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan potensi pasar karbon menjadi peluang bagi Indonesia untuk mencapai target iklim dan mendorong ekonomi hijau yang berkelanjutan. “Dengan pengelolaan yang tepat dan kolaborasi berbagai pihak, potensi pasar karbon ini dapat menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk mencapai target iklim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Menhut. Dalam Rapat Kerja bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Menteri Pertanian, dan

Pasar Karbon Jadi Peluang Strategis Capai Target Iklim dan Ekonomi Hijau

DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Dampak Ekonomi Kebijakan Zero ODO

Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, menyatakan bahwa penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) tidak mudah dilakukan. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi memicu inflasi nasional akibat melonjaknya biaya operasional di sektor logistik. Sofwan menjelaskan, meskipun tujuan kebijakan ini adalah untuk menekan kerusakan infrastruktur, pemerintah dihadapkan pada dilema ekonomi. Pembatasan muatan berlebih akan memaksa pelaku usaha menambah jumlah armada, yang secara ot

DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Dampak Ekonomi Kebijakan Zero ODO

Danantara dan Kemenkeu Matangkan Mekanisme Pengalihan PNM Menuju Bank UMKM

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengintensifkan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait rencana pengalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Langkah ini ditujukan untuk merealisasikan pembentukan bank khusus Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa guna membahas teknis serta risiko dari proses transisi tersebut

Danantara dan Kemenkeu Matangkan Mekanisme Pengalihan PNM Menuju Bank UMKM

Impor Tak Terkendali, PT Sugar Co Rugi Rp680 Miliar Sepanjang 2025

Badan Pengaturan BUMN mengungkapkan PT Sugar Co atau PT Sinergi Gula Nusantara mencatatkan kerugian sebesar Rp680 miliar sepanjang tahun 2025. Kerugian tersebut dipicu oleh rembesan impor gula rafinasi yang tidak terkontrol di pasar domestik. Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa masuknya gula impor secara masif telah merusak harga keseimbangan di tingkat produsen lokal. Kondisi ini dinilai menghambat pertumbuhan industri gula nasional secara keseluruhan. “Sugarco membuku

Impor Tak Terkendali, PT Sugar Co Rugi Rp680 Miliar Sepanjang 2025

Pantau Ketahanan Stok Plastik, Faisol Riza Upayakan Harga Produk di Masyarakat Tetap Stabil

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza meminta para pelaku industri dan asosiasi untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah menyusul tren kenaikan harga bahan baku plastik dunia. Pemerintah berkomitmen menjaga agar gejolak di sektor hulu tidak langsung menekan daya beli masyarakat di sektor hilir. Faisol menekankan pentingnya menjaga pasokan untuk industri yang sangat bergantung pada plastik, seperti produsen elektronik dan perangkat telekomunikasi, agar tetap stabil di tengah k

Pantau Ketahanan Stok Plastik, Faisol Riza Upayakan Harga Produk di Masyarakat Tetap Stabil

Atasi Krisis Bahan Baku Plastik, Wamenperin Buka Opsi Batasi Ekspor Kondensat Gas

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah akan mengambil "keputusan besar" terkait kebijakan arus ekspor dan impor energi. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan bahan baku industri plastik di dalam negeri tetap aman di tengah terganggunya rantai pasok global. Salah satu langkah strategis yang tengah digodok adalah pembatasan ekspor kondensat gas untuk dialihkan sebagai pengganti nafta bagi industri domestik. Faisol menyatakan akan segera

Atasi Krisis Bahan Baku Plastik, Wamenperin Buka Opsi Batasi Ekspor Kondensat Gas

Wamenperin Faisol Riza Dorong CPO Jadi Alternatif Bahan Baku Plastik di Tengah Kelangkaan Nafta Global

Kementerian Perindustrian tengah mengkaji secara intensif langkah diversifikasi bahan baku industri plastik nasional menyusul semakin sulitnya mendapatkan pasokan nafta di pasar global. Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengungkapkan, pemerintah kini melirik potensi Crude Palm Oil (CPO) dan gas sebagai substitusi utama untuk mengurangi ketergantungan pada nafta fosil. Faisol menjelaskan bahwa ketersediaan bahan baku saat ini menjadi isu krusial yang lebih mendesak dibandingkan

Wamenperin Faisol Riza Dorong CPO Jadi Alternatif Bahan Baku Plastik di Tengah Kelangkaan Nafta Global

Sokong Asta Gita Prabowo, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kementerian ‘Jinakkan’ Harga Komoditas Strategis

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendesak kementerian terkait untuk mengambil langkah nyata dalam mengendalikan harga komoditas strategis. Langkah ini dipandang krusial untuk mencapai visi kemandirian bangsa yang tertuang dalam Asta Gita Presiden Prabowo Subianto. Herman menekankan bahwa ketergantungan pada negara lain harus segera diminimalisir melalui penguatan kontrol pemerintah terhadap pasokan domestik. Ia meminta kementerian tidak pasif dalam menghadapi tekanan harga internasional.

Sokong Asta Gita Prabowo, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kementerian ‘Jinakkan’ Harga Komoditas Strategis

Cegah Harga Melonjak, Komisi VI DPR Ingatkan Kerentanan Distribusi Global Akibat Konflik

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron memperingatkan pemerintah terkait potensi lonjakan harga di dalam negeri akibat terhambatnya distribusi logistik global. Gangguan ini dipicu oleh konflik internasional serta perubahan iklim yang mulai menekan suplai bahan baku industri dan pangan. Herman menyebut bahwa stabilitas harga domestik sangat rentan terhadap gejolak pasar internasional. Ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada satu bahan baku seperti plastik, tetapi juga pada komoditas strateg

Cegah Harga Melonjak, Komisi VI DPR Ingatkan Kerentanan Distribusi Global Akibat Konflik