AFU.id

Indeks Berita

Kemiskinan Ekstrem Diklaim Turun saat 774 Ribu Keluarga Belum Terjangkau Program

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa kemiskinan ekstrem pada tahun 2025 menurun. "Alhamdulillah, kemiskinan ekstrem berhasil turun. Dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025. Sekitar 0,48 persen penduduk miskin ekstrem alhamdulillah telah naik kelas," kata Menko Muhaimin Iskandar pada Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Senin, (27/4/26). Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini menegaskan komitmen

Kemiskinan Ekstrem Diklaim Turun saat 774 Ribu Keluarga Belum Terjangkau Program

Harga Bitcoin Gagal Tembus 80 Ribu Dolar, Pengamat: Pasar Kripto Rentan Koreksi

Harga Bitcoin, yang belum mampu menembus level psikologis 80 ribu dolar AS, dinilai menjadi indikasi bahwa pasar kripto masih berada dalam tekanan. Per Senin pukul 12.34 WIB, harga Bitcoin tercatat turun 0,23 persen ke level 77.861 dolar AS. Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur di Jakarta, Senin, menilai tekanan tersebut dipicu kombinasi faktor geopolitik, kondisi makroekonomi, serta dinamika pasar derivatif yang mempercepat koreksi harga, khususnya pada Bitcoin. Ketegangan geopolitik antara Amerika

Harga Bitcoin Gagal Tembus 80 Ribu Dolar, Pengamat: Pasar Kripto Rentan Koreksi

BBM Nonsubsidi Diklaim Tak Berdampak ke UMKM, Harga Plastik Justru Gerus Keuntungan

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak mempengaruhi para pelaku UMKM. Pasalnya, menurut dia, mayoritas UMKM menggunakan BBM subsidi seperti solar subsidi, Pertalite, maupun LPG 3 kg, yang harganya tetap dijaga pemerintah. “Kalau dalam konteks bahan bakar energi, BBM seharusnya tidak ada dampaknya. Hampir rata-rata UMKM menggunakan BBM subsidi, dan itu tidak mengalami kenaikan,” ujar Maman kepada

BBM Nonsubsidi Diklaim Tak Berdampak ke UMKM, Harga Plastik Justru Gerus Keuntungan

Program MBG Andalkan Pangan Lokal, Kemenko: Bisa Tekan Harga

Kementerian Koordinator Bidang Pangan meyakini pemanfaatan bahan baku lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menstabilkan harga pangan sekaligus memperkuat ekosistem pangan nasional. Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, mengatakan stabilitas pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan pasokan, tetapi juga pada tata kelola yang terintegrasi. “Bahan baku dari lokal bisa menekan harga karena biaya logistik cukup tinggi. Selain

Program MBG Andalkan Pangan Lokal, Kemenko: Bisa Tekan Harga

Disrupsi Global Ubah Dunia Kerja, Profesi Baru Muncul dan Tuntutan Adaptasi Meningkat

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengajak mahasiswa di Maluku untuk mampu menangkap peluang di tengah disrupsi global yang terus berkembang pesat, khususnya dalam perubahan dunia kerja dan dinamika global yang memengaruhi berbagai sektor kehidupan. Dalam kuliah umum yang disampaikan kepada para wisudawan Universitas Pattimura (Unpatti) di Ambon, Kamis, (23/4/26) Eddy menekankan dunia saat ini tengah menghadapi perubahan yang sangat cepat, sehingga kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bagi p

Disrupsi Global Ubah Dunia Kerja, Profesi Baru Muncul dan Tuntutan Adaptasi Meningkat

Larangan Bahan Tambahan dan Batas Nikotin–Tar, Industri Rokok Khawatir Produksi Terdampak

Gabungan Pengusaha Rokok (Gapero) mengungkapkan kebijakan Kementerian Kesehatan yang akan mengatur pelarangan bahan tambahan pada produk hasil tembakau, termasuk bahan yang selama ini tergolong food grade dapat menimbulkan dampak ganda pada industri hasil tembakau (IHT) nasional. Menurut Ketua Gapero Surabaya Sulami Bahar, rencana kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak ganda secara signifikan bagi keberlangsungan industri hasil tembakau legal yang selama ini bergantung pada variasi bah

Larangan Bahan Tambahan dan Batas Nikotin–Tar, Industri Rokok Khawatir Produksi Terdampak

Pasokan Plastik Tersendat akibat Konflik Global, Industri RI Bergantung pada Impor 2,1 Juta Ton

Belakangan ini, tekanan akibat konflik di Timur Tengah mengganggu rantai pasok bahan baku dan suplai plastik dunia. Padahal, plastik merupakan bagian penting yang menopang berbagai sektor, terutama untuk industri. Ketika pasokan plastik terganggu, efeknya bisa merambat luas dari industri hulu ke hilir, dari produsen hingga konsumen. Ketegangan geopolitik global dan gangguan jalur distribusi membuat waktu pengiriman bahan bakunya, seperti nafta terganggu. Jika sebelumnya distribusi bisa ditempuh

Pasokan Plastik Tersendat akibat Konflik Global, Industri RI Bergantung pada Impor 2,1 Juta Ton

Produk Fesyen RI Masuk Pasar Jepang dengan Potensi Rp17 Miliar, Standar Ketat Uji Daya Saing

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut produk fesyen dan aksesori Indonesia mencatat potensi transaksi sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17 miliar dalam ajang Pop Up Store Kobe-Jepang 2026. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan capaian ini menegaskan semakin kuatnya daya saing produk kreatif tanah air di pasar Jepang yang dikenal ketat dan berstandar tinggi. "Potensi transaksi yang diraih juga menunjukkan produk Indonesia semakin diterima

Produk Fesyen RI Masuk Pasar Jepang dengan Potensi Rp17 Miliar, Standar Ketat Uji Daya Saing

BBM Nonsubsidi Naik Tajam di Tengah Perang AS–Israel–Iran, Harga Pertamax Tidak Berubah

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green terpantau stabil di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina, meskipun perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran berlangsung sejak akhir Februari 2026. Dikutip dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin, tercatat harga Pertamax maupun Pertamax Green tidak mengalami perubahan, yakni Rp12.300 per liter untuk Pertamax dan Rp12.900 per liter untuk Pertamax Green. Kenaikan harga tercatat di sejumlah produk BBM no

BBM Nonsubsidi Naik Tajam di Tengah Perang AS–Israel–Iran, Harga Pertamax Tidak Berubah

Perang Timur Tengah Ganggu Energi Global saat Asia Bergantung pada Minyak, Risiko Ekonomi Meningkat

Gangguan pasokan energi global yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah telah meningkatkan kekhawatiran negara-negara di kawasan Asia mengenai diversifikasi energi, demikian disampaikan oleh seorang pejabat Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). "Saya pikir guncangan ini telah memunculkan kekhawatiran tentang keamanan energi," kata Thomas Helbling, wakil direktur di Departemen Asia dan Pasifik IMF, kepada Xinhua. Menurut laporan "Regional Economic Outlook for Asia and P

Perang Timur Tengah Ganggu Energi Global saat Asia Bergantung pada Minyak, Risiko Ekonomi Meningkat