AFU.id

Indeks Berita

Bangun Industri Hijau, Pemprov NTB Jajaki Penerbitan Green Sukuk

Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB Niken Arumdati mengatakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjajaki penerbitan sukuk hijau sebagai sumber pembiayaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur energi terbarukan. Hal itu dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap APBD maupun APBN. Terkait upaya ini, kata Niken, pemerintah menggandeng Bank NTB Syariah untuk menerbitkan sukuk hijau tersebut. "Kenapa obligasi daerah? Karena kami mau mengeksplorasi ske

Bangun Industri Hijau, Pemprov NTB Jajaki Penerbitan Green Sukuk

Kurs Rupiah Menguat 34 Poin ke Level Rp17.390 per Dolar AS, Ini 2 Penyebabnya!

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu (6/5/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat menguat sebesar 34 poin atau 0,20% ke level Rp17.390 per dolar AS. Angka tersebut bergerak naik dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang tertahan di angka Rp17.424 per dolar AS. Pemicu penguatan ini adalah kombinasi sentimen global terkait meredanya konflik di Timur Tengah dan data domestik yang menunjukkan resiliensi ekonomi Indo

Kurs Rupiah Menguat 34 Poin ke Level Rp17.390 per Dolar AS, Ini 2 Penyebabnya!

Industri Baja RI Menuju Kolaps? PT Krakatau Osaka Steel Bakal Pamit Juni Mendatang

Industri baja Indonesia dinilai sedang menuju kondisi kolaps, di tengah tekanan global yang semakin kompleks, mulai dari kelebihan pasokan, banjirnya produk impor berharga murah, hingga melemahnya permintaan domestik. Salah satu pabrik baja swasta Krakatau Osaka Steel yang merupakan usaha patungan antara Osaka Steel dan Krakatau Steel, bakal pamit pada Juni mendatang. PT KOS, sudah menutup kegiatan produksi pada akhir April 2026 kemarin. Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni

Industri Baja RI Menuju Kolaps? PT Krakatau Osaka Steel Bakal Pamit Juni Mendatang

Harga Pangan Naik, Cabai Tembus Rp63.850 dan Beras Rp17.350 per Kilogram

Kebutuhan dapur rakyat kecil kembali terhantam lonjakan nilai inflasi yang tak terkendali. Hal tersebut menyusul meroketnya harga berbagai sektor komoditas strategis secara nasional di tingkat pedagang eceran. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pun melaporkan hasil pemantauan terhadap harga komoditas pada Rabu (6/5/2026) pagi. Cabai rawit merah secara radikal menembus angka Rp63.850 per kilogram (kg), lalu telur ayam ras di harga Rp31.250 per kg. Tekanan pasar tersebut menja

Harga Pangan Naik, Cabai Tembus Rp63.850 dan Beras Rp17.350 per Kilogram

Danantara Masuk GOTO, Efek Bias Kebijakan Sampai Monopoli Transportasi Online

Teka-teki bakal masuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya terjawab. CEO Danantara Rosan Roeslani akhirnya mengkonfirmasi masuknya Danantara ke GoTo. "Ya, kita sudah masuk kok sebetulnya. Sudah mulai masuk (posisi sebagai pemegang saham)," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026), seperti dikutip CNN Indonesia. Rosan Roeslani, mengatakan, pembelian saham ini bertujuan

Danantara Masuk GOTO, Efek Bias Kebijakan Sampai Monopoli Transportasi Online

Danantara Masuk GoTo, Janji Sejahterakan Mitra Ojol

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), akhirnya masuk menjadi investor di perusahaan teknologi transportasi digital GoTo. CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mitra ojek online (ojol). "Buat kita ini yang penting adalah kesejahteraannya ojol, gimana kita meningkatkan kesejahteraan ojol, adanya BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa

Danantara Masuk GoTo, Janji Sejahterakan Mitra Ojol

Ekonomi Tumbuh 5,61% pada Triwulan I 2026, Tapi Rupiah Tertekan dan Cadangan Devisa Tergerus Tajam

Ekonomi Indonesia mengalalami pertumbuhan sebesar 5,61% secara year on year (Y-on-Y) pada triwulan I tahun 2026. Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa statistik tersebut sangat positif di tengah ketidakpastian global. Pencapaian tersebut menunjukkan akselerasi yang signifikan ketimbang periode yang sama pada tahun 2025 lalu. Yang mana, pertumbuhan ekonomi Indonesia kala itu berada di angka 4,87%. Mukhamad Misbakhun menilai, an

13 media, Cenderung netral
Ekonomi Tumbuh 5,61% pada Triwulan I 2026, Tapi Rupiah Tertekan dan Cadangan Devisa Tergerus Tajam

Timur Tengah Makin Memanas, Pelarian Modal Bikin Rupiah Anjlok ke Rp17.405

Ancaman perang terbuka antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz tak hanya mengguncang stabilitas keamanan global. Konflik di Timur Tengah tersebut seketika memberikan pukulan telak terhadap pertahanan nilai tukar mata uang Indonesia. “Eskalasi di Timteng (Timur Tengah, red ) semakin memanas,” ungkap analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong di Jakarta, Selasa, (5/5/2026). Tekanan geopolitik ekstrem tersebut memaksa rupiah terpuruk 11 poin (0,07%) ke level Rp17.405 per dolar AS

Timur Tengah Makin Memanas, Pelarian Modal Bikin Rupiah Anjlok ke Rp17.405

Impor Solar Meroket, Ratusan Kapal Parkir dan Ribuan ABK Hilang Kerja

Ancaman kelumpuhan massal kini membayangi sektor perikanan tangkap nasional. Penyebabnya adalah lonjakan ekstrem dan bahan bakar nonsubsidi yang memaksa ribuan anak buah kapal (ABK) kehilangan mata pencaharian. “Hampir dua bulan ini kita tamat,” ungkap Ketua Umum Gerakan Nelayan Pantura, Kajidin yang meratapi kondisi pelik tersebut, Senin (4/5/2026). Ketimpangan struktural antara membengkaknya ongkos operasional harian dengan stagnasi nilai jual komoditas ikan membuat ratusan pemilik kapal tangk

Impor Solar Meroket, Ratusan Kapal Parkir dan Ribuan ABK Hilang Kerja

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tiga Sektor Jadi Penopang Utama

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka 5,61 persen pada Kuartal I 2026. Pencapaian ini, jauh melampaui proyeksi konsensus para analis yang memperkirakan pertumbuhan di kisaran 5,3 persen. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, angka itu menandai akselerasi signifikan dibandingkan Kuartal I 2025 yang hanya tumbuh 4,87 persen. Di balik angka agregat tersebut, sektor pertanian kembali membuktikan diri sebagai salah satu fondasi utama perekonomian. Dari lima lapangan usaha dengan

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tiga Sektor Jadi Penopang Utama