AFU.id

Indeks Berita

Akademisi Emirates: UEA Tak Butuh Perlindungan Militer AS, Saatnya Kosongkan Pangkalan

Akademisi dari Universitas Emirates mengatakan kehadiran militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) sudah tidak dibutuhkan lagi. Sebabnya negaranya sudah bisa melindungi dirinya sendiri seiring kemajuannya di bidang militer. Dr Abdulkhaleq Abdulla, dosen ilmu politik sekaligus pengamat militer itu menyebut perlindungan keamanan AS secara langsung sudah tidak diperlukan lagi karena Emirat mampu melindungi dirinya sendiri tanpa bantuan militer asing. ”Saatnya kita mempertimbangkan kembali ma

Akademisi Emirates: UEA Tak Butuh Perlindungan Militer AS, Saatnya Kosongkan Pangkalan

Breaking News: Tsunami Hantam Jepang, Gelombang Sudah Masuk Pelabuhan

Jepang kembali diguncang. Bukan sekadar gempa, tapi rangkaian ancaman yang langsung berlapis. Gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 menghantam lepas pantai timur laut Jepang, Senin sore (20/4/2026), dan tak butuh waktu lama—tsunami mulai datang. Laporan dari NHK memastikan air laut sudah naik dan menghantam sejumlah pelabuhan. Di Pelabuhan Kuji, gelombang setinggi 80 sentimeter terpantau masuk. Bukan angka kecil—dan yang lebih mengkhawatirkan, air masih terus naik. Di Miyako dan Hachinohe, tsunami set

Breaking News: Tsunami Hantam Jepang, Gelombang Sudah Masuk Pelabuhan

AS Tembak dan Rusak Mesin Kapal Iran yang Melintas di Selat Oman

Militer Amerika Serikat mencegat sebuah kapal dagang berbendera Iran bernama Touska karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu (19/4). Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi penyitaan kapal tersebut. "Pasukan AS yang beroperasi di Laut Arab memberlakukan tindakan blokade angkatan laut terhadap kapal kargo berbendera Iran, yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran pada 19 April," menurut CENTCOM dalam sebuah pernyataan. Kapal berbendera Iran tersebut

AS Tembak dan Rusak Mesin Kapal Iran yang Melintas di Selat Oman

Ultimatum AS ke Iran, AS: Bila Tawaran Kesepakatan Ditolak, Tidak Ada Lagi Pembangkit Listrik dan Jembatan di Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan milik Iran jika Teheran menolak untuk menerima kesepakatan yang diusulkan Washington. "Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerima itu sebab, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan semua Pembangkit Listrik, dan Jembatan, di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK!" kata Trump lewat unggahan di Truth Social. Sebelumnya pada hari itu, Trump m

Ultimatum AS ke Iran, AS: Bila Tawaran Kesepakatan Ditolak, Tidak Ada Lagi Pembangkit Listrik dan Jembatan di Iran

Iran Serang Drone ke Kapal AS, Gencatan Senjata Gagal?

Pasukan Iran pada Minggu, (19/4/26) melancarkan serangan drone terhadap beberapa kapal Amerika sebagai balasan atas penembakan dan pencegatan kapal Iran oleh pasukan AS, menurut media lokal. Kantor berita semi-resmi Iran Tasnim melaporkan bahwa setelah pasukan AS menaiki kapal kontainer Touska di Teluk Oman, drone Iran diluncurkan terhadap kapal-kapal Amerika, tanpa menyebutkan apakah targetnya militer atau komersial. Iran sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa pasukan AS telah menyita kapal Iran

Iran Serang Drone ke Kapal AS, Gencatan Senjata Gagal?

Tebal Muka, Trump Sebut Iran Mengkhianati Perjanjian Gencatan Senjata

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu, mengatakan bahwa Iran telah melepaskan tembakan di Selat Hormuz pada Sabtu (18/4) dan menganggap hal itu sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata. "Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin (Sabtu) di Selat Hormuz. Pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami! Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik, bukan?" kata Trump di Truth Social. Pada Sabtu, Reuters melaporkan, d

Tebal Muka, Trump Sebut Iran Mengkhianati Perjanjian Gencatan Senjata

Delapan Orang Tewas Tertembak di Lousiana AS, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Delapan anak tewas dalam penembakan terkait masalah rumah tangga di Kota Shreveport, Negara Bagian Louisiana, Amerika Serikat, kata departemen kepolisian pada Ahad (19/4). "Saat ini kami memiliki sedikitnya 10 orang yang terkena tembakan semalam dalam konflik rumah tangga. Delapan di antaranya tewas. Usia para korban berkisar satu hingga sekitar 14 tahun," kata juru bicara Kepolisian Chris Bordelon kepada wartawan. Tersangka pelaku membajak sebuah mobil dan berupaya kabur dari lokasi kejadian. N

Delapan Orang Tewas Tertembak di Lousiana AS, Diduga akibat Masalah Rumah Tangga

Menteri Luar Negeri Prancis Sebut Trump Anti Perdamaian

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada Ahad (19/4) menyebutkan bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Paus Leo XIV tidak dapat diterima. "Saya tidak paham [pernyataan-pernyataan ini] dan tidak menganggapnya dapat diterima, karena misi Paus adalah menyerukan perdamaian dan persaudaraan di mana pun dan di segala situasi," kata Barrot saat wawancara dengan Radio J. Paus berulang kali mengkritik tindakan AS di Iran, menggambarkan bahwa ancaman terhadap rakyat Iran

Menteri Luar Negeri Prancis Sebut Trump Anti Perdamaian

Kapal Iran Dibajak AS di Teluk Oman, Iran: Secepatnya Kami Balas

Juru bicara Komando Militer Khatam al-Anbiya Iran menyatakan bahwa negaranya akan segera membalas aksi penyitaan kapalnya yang dilakukan militer Amerika Serikat di Teluk Oman. Sebelumnya Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi penyitaan kapal dagang Iran Touska yang berupaya menerobos blokade AS di Teluk Oman. Menurutnya, kapal Iran tersebut kini berada di bawah kendali AS. "Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera merespons tindakan tersebut dan membalas pe

Kapal Iran Dibajak AS di Teluk Oman, Iran: Secepatnya Kami Balas

Pasukan Iran Tembaki Kapal Sipil, Klaim Keamanan Selat Hormuz Runtuh

Sebuah kapal kontainer yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM menjadi sasaran "tembakan peringatan" saat melintasi Selat Hormuz pada Sabtu, (18/4/26). Perusahaan tersebut pada Minggu mengatakan bahwa kapal tersebut mengalami serangan yang menyebabkan kerusakan, namun para awak dinyatakan selamat dan tidak mengalami cedera. Kantor berita Agence France-Presse (AFP) melaporkan bahwa kapal tersebut mengalami kerusakan di utara Kumzar, Oman, meskipun tingkat dampaknya tidak dirin