AFU.id

Indeks Berita

Mobil Satpol PP Parkir di Trotoar, Meludahi Muka Sendiri

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan meminta maaf terkait viralnya video yang memperlihatkan sebuah mobil berpelat merah terparkir di atas trotoar, di depan kantor Satpol PP DKI Jakarta. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat terkait kendaraan operasional patroli yang terparkir di atas trotoar,” ujar Satriadi di Jakarta, Kamis, (23/4/26). Menurut dia, kepercayaan masyarakat seharusnya dibangun dengan memberikan cont

Mobil Satpol PP Parkir di Trotoar, Meludahi Muka Sendiri

AS Minta Warganya Tinggalkan Iran, Wilayah Udara Dibuka di Tengah Perpanjangan Gencatan Senjata

Amerika Serikat (AS) mengimbau warga negaranya yang saat ini masih berada di Iran agar segera meninggalkan negara itu, menyusul pembukaan kembali sebagian wilayah udara republik Islam tersebut. "Mulai 21 April, wilayah udara Iran telah dibuka kembali sebagian. Warga negara AS harus segera meninggalkan Iran, memantau media lokal untuk mendapatkan informasi terbaru, dan berkonsultasi dengan maskapai penerbangan komersial untuk informasi tambahan tentang penerbangan keluar dari Iran," imbau Kedutaa

AS Minta Warganya Tinggalkan Iran, Wilayah Udara Dibuka di Tengah Perpanjangan Gencatan Senjata

Latah Purbaya Mau Tarik Pajak di Selat Malaka, Singapura Tegas Menolak

JAKARTA - AFU - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melemparkan isu menarik tentang Selat Malaka. Dia ingin Indonesia punya peran lebih dalam di selat antara Indonesia, Singapura dan Malaysia itu. Disampaikan pada Simposium PT SMI di Hotel Ayana, Jakarta Rabu (22/4), Purbaya melihat ada potensi penerapan pajak di Selat Malaka seperti Iran melakukannya di Selat Hormuz. “Dan seperti arahan presiden, Indonesia ini bukan negara pinggiran, kita ada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia,”

Latah Purbaya Mau Tarik Pajak di Selat Malaka, Singapura Tegas Menolak

Puji Pencapaian Myanmar, Thailand Tunjukkan Langkah Maju Menyelesaikan Konflik

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow, Rabu (22/4) mengatakan telah bertemu Presiden Myanmar Min Aung Hlaing dan membahas kemungkinan kembalinya Naypyidaw ke dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean). Sihasak, yang sedang mengunjungi Myanmar, menguraikan tiga tujuan utama kunjungan tersebut yaitu mempromosikan upaya perdamaian, memperkuat kerja sama perbatasan, dan mendorong keterlibatan regional yang diperbarui.​​​​​​​ Sihasak mendesak Myanmar untuk mengatasi kekhawatir

Puji Pencapaian Myanmar, Thailand Tunjukkan Langkah Maju Menyelesaikan Konflik

Tolak Usul Purbaya Soal Tarif Kapal di Selat Malaka, Singapura: Hak Melintas Dijamin untuk Semua Negara

Negara-negara Asia yang terletak di sepanjang Selat Malaka, memiliki kepentingan strategis untuk menjaga jalur perairan strategis itu tetap terbuka, kata Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan pada Rabu (22/4). “Hak untuk melintas dijamin untuk semua negara. Kami tidak akan ikut serta dalam upaya apa pun untuk menutup, mencegat, atau mengenakan bea masuk di wilayah sekitar kami," kata Balakrishnan kepada CNBC. Singapura berbatasan langsung dengan Selat Malaka bersama Malaysia dan Indo

Tolak Usul Purbaya Soal Tarif Kapal di Selat Malaka, Singapura: Hak Melintas Dijamin untuk Semua Negara

Distribusi Minyak Global Terganggu di Hormuz, Italia Siapkan Kapal Penyapu Ranjau

Italia telah mempersiapkan empat kapalnya untuk kemungkinan pengerahan dalam rangka misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz, ucap Kepala Staf Angkatan Laut Italia Laksamana Giuseppe Berutti Bergotto. "Rencana yang diusulkan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata, untuk berjaga-jaga, mencakup pembentukan suatu grup yang terdiri dari dua kapal penyapu ranjau, unit pengawal, dan unit pendukung logistik, yang akan memungkinkan kami memperpanjang periode tugas," kata Berutti Bergotto kepada saluran Rai

Distribusi Minyak Global Terganggu di Hormuz, Italia Siapkan Kapal Penyapu Ranjau

China: Situasi Timur Tengah Kritis, Tak Ada Jaminan Konflik AS-Iran Berakhir

Pemerintah China mendukung perpanjangan gencatan senjata Iran dan Amerika Serikat (AS), meski menilai bahwa situasi di kawasan Timur tengah masih dalam tahap kritis. “Situasi saat ini di kawasan itu berada pada tahap kritis terkait kemungkinan konflik dapat berakhir. China mendukung para pihak melanjutkan upaya politik dan diplomatik untuk menyelesaikan perselisihan dengan tujuan mewujudkan gencatan senjata penuh dan bertahan lama,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam

China: Situasi Timur Tengah Kritis, Tak Ada Jaminan Konflik AS-Iran Berakhir

Alasan Tak Ada Turki dalam KTT Uni Eropa di Siprus, Terlalu Berpihak ke Iran?

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan belum menerima undangan untuk menghadiri KTT Uni Eropa di Siprus, menurut portal berita Euractiv, mengutip beberapa pejabat Uni Eropa. Konferensi tingkat tinggi (KTT) Uni Eropa berikutnya akan diadakan di Siprus pada 23-24 April. Perubahan sikap Brussel terhadap Turki yang tampak jelas sebagian besar disebabkan oleh hubungan erat Ankara dengan Teheran, menurut laporan tersebut pada Rabu. Wakil Menteri Urusan Eropa Siprus, Marilena Raouna, menyebutkan bahwa mer

Alasan Tak Ada Turki dalam KTT Uni Eropa di Siprus, Terlalu Berpihak ke Iran?

Lampaui Rekor Dunia Half Marathon Manusia, Industri Teknologi dan Robot Humanoid China Melesat

Video-video lomba lari The 2026 Beijing E-Town Half Marathon ramai beredar di berbagai media. Ajang yang digelar Minggu (19/4) itu menampilkan robot-robot humanoid buatan China beradu cepat di lintasan bersama pelari manusia. Pemenang tahun ini adalah “Lightening” atau “Kilat” yang dikembangkan oleh Honor, perusahaan turunan Huawei. Robot ini menuntaskan 21,1 km dalam 50 menit 26 detik. lebih cepat dari rekor dunia half marathon manusia milik Jacob Kiplimo (57 menit 20 detik), dan jauh melampaui

Lampaui Rekor Dunia Half Marathon Manusia, Industri Teknologi dan Robot Humanoid China Melesat

Iran Siap Serang Balik Jika AS Menyerang Lagi

Militer Iran menyatakan siap menyerang target yang telah ditentukan jika Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap negara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan pada Rabu (22/4/26). Peringatan itu disampaikan juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menyusul apa yang disebutnya sebagai ancaman berulang dari Presiden Donald Trump dan komandan militer AS. "Pasukan kami yang kuat dan mumpuni telah lama berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja,"

Iran Siap Serang Balik Jika AS Menyerang Lagi