AFU.id

Indeks Berita

Janjikan Perlindungan Atas Warisan Budaya Tak Benda, Indonesia Maju di UNESCO

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage UNESCO untuk periode 2026-2030. Pencalonan tersebut disampaikan dalam Sidang Executive Board ke-224 UNESCO di Paris, Kamis (23/4) waktu setempat, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya global. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon memaparkan langsung visi dan prioritas Indonesia melalui platform Living Heritage, Shared Future di hadapan sekitar 300 delegasi neg

Janjikan Perlindungan Atas Warisan Budaya Tak Benda, Indonesia Maju di UNESCO

AS: Kesepakatan Damai Hanya Akan Terjadi Bila Iran Pastikan Tak Miliki Senjata Nuklir

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia menginginkan kesepakatan abadi dengan Iran, yang mencakup ketentuan bahwa Teheran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. "Saya ingin kesepakatan itu abadi. Saya ingin kesepakatan di mana mereka tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk mendapatkan [senjata nuklir]," kata Trump kepada wartawan, Kamis. Ia juga mengatakan bahwa saat ini, Amerika Serikat mampu mencapai kesepakatan sementara, yang akan berlangsung sekitar 20 tahun - waktu yang konon

AS: Kesepakatan Damai Hanya Akan Terjadi Bila Iran Pastikan Tak Miliki Senjata Nuklir

AS Siapkan Serangan ke Iran Jika Gencatan Senjata Gagal

Militer Amerika Serikat tengah mengembangkan sejumlah opsi serangan baru terhadap Iran, termasuk di kawasan Selat Hormuz, jika gencatan senjata dengan Teheran berakhir tanpa kesepakatan. Laporan CNN pada Kamis (23/4/26) yang mengutip sejumlah sumber menyebutkan bahwa opsi tersebut mencakup serangan terhadap kapal serang cepat, kapal penyebar ranjau, serta aset perang asimetris lainnya yang digunakan Iran untuk memblokir jalur laut strategis tersebut. Selain itu, militer AS juga mempertimbangkan

AS Siapkan Serangan ke Iran Jika Gencatan Senjata Gagal

Trump Ancam Tarif Impor ke Inggris Jika Pajak Digital untuk Perusahaan AS Tak Dicabut

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor tinggi terhadap Inggris jika pemerintahan Perdana Menteri Keir Starmer tidak mencabut pajak layanan digital. Trump mengatakan kebijakan pajak tersebut dinilai menargetkan perusahaan-perusahaan teknologi asal Amerika Serikat secara tidak adil. “Kami tidak menyukai ketika mereka menargetkan perusahaan Amerika… Jika pajak itu tidak dicabut, kami kemungkinan akan mengenakan tarif besar terhadap Inggris,” ujar Trump kepada wa

Trump Ancam Tarif Impor ke Inggris Jika Pajak Digital untuk Perusahaan AS Tak Dicabut

Tekan Migrasi Ilegal, Inggris Bayar Prancis Rp11,6 Triliun

Inggris dan Prancis menandatangani kesepakatan tiga tahun untuk menekan arus migrasi ilegal di Selat Inggris, di mana London akan membayar 500 juta pound sterling atau sekitar 673 juta dolar AS (sekitar Rp11,6 triliun) kepada Paris. Kesepakatan itu agar polisi Prancis dapat menghentikan pergerakan migran ilegal, demikian menurut Kementerian Dalam Negeri Inggris. Sebelumnya pada Maret, Inggris dan Prancis diwartakan gagal mencapai kesepakatan baru terkait penanganan migran yang menyeberangi Selat

Tekan Migrasi Ilegal, Inggris Bayar Prancis Rp11,6 Triliun

Trump Akan Tembak 159 Kapal Iran yang Sebar Ranjau di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan kepada tentara Angkatan Laut AS untuk menembak setiap kapal kecil yang tertangkap memasang ranjau di Selat Hormuz, seiring gencatan senjata dengan Iran terus berlanjut. "Saya telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak dan menghancurkan kapal apa pun yang memasang ranjau di perairan itu," kata Trump di platform Truth Social. Dia meminta tidak boleh ada keraguan bagi tentara AS dalam melaksanakan perintah tersebut. Trump juga mengekla

Trump Akan Tembak 159 Kapal Iran yang Sebar Ranjau di Selat Hormuz

Negosiasi AS–Iran Belum Jelas, Sentimen Global Menekan Rupiah

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah masih menerima sentimen risk-off akibat ketidakpastian potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dengan Iran di Timur Tengah. “Sentimen ini dipicu oleh laporan bahwa Gedung Putih masih menunggu respons Iran sebelum memulai negosiasi perdamaian. Investor menafsirkan pernyataan tersebut sebagai sinyal masih tingginya ketidakpastian terkait proses perdamaian,” ucapnya di Jakarta, Jumat, (24/4/26). Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi

Negosiasi AS–Iran Belum Jelas, Sentimen Global Menekan Rupiah

AS Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz, Dibuka Jika Ada Kesepakatan

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington siap membuka kembali Selat Hormuz, tidak hanya apabila tercapai kesepakatan, tetapi juga jika ada perkembangan yang “sangat positif”. "Kami memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz, dan akan dibuka jika mereka mencapai kesepakatan atau terjadi perkembangan yang sangat positif," kata Trump kepada wartawan, Kamis, (23/4/26). Ia menambahkan bahwa Iran diduga akan memperoleh $500 juta (sekitar Rp8,7 trilyun) per hari jika sel

AS Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz, Dibuka Jika Ada Kesepakatan

Penangkapan Sistematis Perempuan Palestina: 90 Tahanan Selama April, Mayoritas Dituduh Penghasut

Palestinian Prisoner's Society (PPS) menyatakan otoritas Israel meningkatkan penangkapan perempuan secara sistematis dan berkelanjutan, kantor berita Palestina WAFA melaporkan, Kamis (23/4). Jumlah tahanan perempuan tercatat mencapai 90 orang sepanjang April, angka signifikan yang sebelumnya hanya tercatat saat gelombang penangkapan massal terjadi di awal perang. Penjara Damon menampung sebagian besar tahanan, termasuk dua anak di bawah umur, seorang perempuan hamil, 25 tahanan administratif, ti

Penangkapan Sistematis Perempuan Palestina: 90 Tahanan Selama April, Mayoritas Dituduh Penghasut

Lebanon Tegaskan Pasukan Israel Harus Keluar atau Perjanjian Ditolak

Pemerintah Lebanon tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Israel kecuali perjanjian tersebut mencakup "penarikan penuh" pasukan Israel dari wilayahnya, demikian dilaporkan Washington Post pada Kamis, (24/4/26) mengutip Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam. "Kita tidak dapat hidup dengan adanya zona penyangga… kehadiran Israel di mana pengungsi Lebanon tidak diizinkan untuk kembali, di mana desa dan kota yang hancur tidak dapat dibangun kembali," kata Salam. Sementara itu, Presiden Le

Lebanon Tegaskan Pasukan Israel Harus Keluar atau Perjanjian Ditolak