AFU.id

Indeks Berita

Prancis Tolak Operasi Militer AS di Selat Hormuz, Minta Solusi Diplomatik

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa negaranya tidak akan berpartisipasi dalam operasi militer Amerika Serikat untuk membebaskan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan pada Senin (4/5/26) di sela-sela KTT Komunitas Politik Eropa di Yerevan, Armenia. Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan Project Freedom untuk membantu kapal-kapal yang terblokir di Selat Hormuz. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut dukungan militer dalam operasi tersebut

Prancis Tolak Operasi Militer AS di Selat Hormuz, Minta Solusi Diplomatik

Ini Alasan RI Biarkan Kapal Tanker Iran Melintas di Perairan Indonesia

membiarkan sejumlah kapal tanker Iran yang melintasi kawasan perairan Indonesia tanpa gangguan setelah keluar dari Selat Hormuz dan lolos dari blokade Amerika Serikat. Langkah RI itu bukan semata pembiaran, melainkan pelaksanaan mandat sesuai hukum internasional. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang menyebut pihaknya telah melakukan verifikasi keberadaan kapal-kapal itu. “Pemerintah Indonesia memandang bahwa kapal-kapal tersebut melaksanakan hak lintasnya sesuai hukum

Ini Alasan RI Biarkan Kapal Tanker Iran Melintas di Perairan Indonesia

50 Kapal di Selat Hormuz Diminta Putar Balik di Tengah Blokade AS

50 kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz diminta putar balik di tengah blokade perairan dan pelabuhan Iran oleh militer Amerika Serikat. Meski begitu, kapal berbendera non-Iran bebas melintas. “Hingga hari ini, lima puluh kapal komersial telah dialihkan oleh pasukan AS untuk memastikan kepatuhan,” kata Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melalui platform X, Senin (4/5/2026). Diberitakan sebelumnya, sejak 13 April kemarin, Angkatan Laut AS mulai memblokade seluruh lalu lintas maritim ke

50 Kapal di Selat Hormuz Diminta Putar Balik di Tengah Blokade AS

Iran Diduga di Belakang Serangan Fasilitas Minyak Terbesar di Timteng

penyimpanan minyak Fujairah di Uni Emirat Arab (UEA) diserang rudal Iran, Senin (4/5/2026) Ini adalah fasilitas penyimpanan terminal minyak terbesar di kawasan Timur Tengah. Daya tampungnya mencapai 70 juta barel. Menurut kantor berita Fujairah, terjadi serangan rudal sebanyak 15 kali dan serangan drone sebanyak 4 kali. Iran menolak serangan udara tersebut berasal darinya, mengutip Al Jazeera, Selasa (5/5). Akibat serangan itu, beberapa titik fasilitas mengalami kebakaran hebat. Terkonfirmasi da

5 media, Cenderung netral
Iran Diduga di Belakang Serangan Fasilitas Minyak Terbesar di Timteng

AS Luncurkan “Project Freedom” di Hormuz, Pengamanan Kapal atau Perluasan Militer?

Komando Pusat Amerika Serikat atau US Central Command (CENTCOM), Minggu, (3/5/2026) menyatakan pasukannya akan “mendukung kapal dagang yang ingin melintas secara bebas” di Selat Hormuz dalam kerangka inisiatif Presiden AS Donald Trump yang disebut “Project Freedom.” Dalam unggahan di platform media sosial X, CENTCOM menyebutkan bahwa pasukannya akan mulai mendukung Project Freedom pada 4 Mei 2026 guna memulihkan kebebasan navigasi bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz. CENTCOM menambahkan bah

AS Luncurkan “Project Freedom” di Hormuz, Pengamanan Kapal atau Perluasan Militer?

Agresi hingga Embargo AS Menguat, Presiden Kuba Sebut Trump Kriminal

Presiden Miguel Diaz-Canel Bermudez mengatakan ancaman militer Amerika Serikat terhadap Kuba telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Presiden Amerika Serikat (Donald Trump) meningkatkan ancaman agresi militernya terhadap Kuba hingga ke tingkat yang berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya. Komunitas internasional harus mencatat dan, bersama rakyat Amerika Serikat, menentukan apakah langkah kriminal semacam itu diizinkan berlangsung demi memuaskan kepentingan sebuah kel

Agresi hingga Embargo AS Menguat, Presiden Kuba Sebut Trump Kriminal

Dua Aktivis Global Sumud Flotilla Ditahan Militer Israel

Penyelenggara Global Sumud Flotilla mengatakan dua aktivis yang diculik oleh Israel saat berusaha membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza telah dipindahkan ke penjara yang dikelola Israel di wilayah kantong Palestina itu. "Global Sumud Flotilla mengonfirmasi bahwa Saif Abukeshek dan Thiago Avila kini dipindahkan ke Penjara Shikma di Ashkelon, utara Gaza, Palestina yang diduduki, menyusul penculikan mereka yang ilegal di perairan Eropa," kata kelompok kemanusiaan itu dalam pernyataannya pada Sa

Dua Aktivis Global Sumud Flotilla Ditahan Militer Israel

AS Kenakan Tarif Mobil 25 Persen ke Uni Eropa, Jerman: Trump Mulai Kehilangan Kesabaran

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut tarif baru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai pukulan bagi seluruh Eropa, namun tetap berharap konflik perdagangan tersebut dapat segera diselesaikan. Sebelumnya, Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif sebesar 25 persen terhadap mobil dan truk dari Uni Eropa mulai pekan ini, dengan alasan Uni Eropa gagal memenuhi kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat. “Ia (Trump) ingin memberikan pukulan kepada seluruh Eropa,

AS Kenakan Tarif Mobil 25 Persen ke Uni Eropa, Jerman: Trump Mulai Kehilangan Kesabaran

Filipina Usir Kapal Riset China, Tak Ada Toleransi Aktivitas Ilegal

Filipina mengumumkan bahwa mereka mengerahkan pesawat dan kapal untuk mengusir kapal penelitian China yang melakukan "penelitian ilmiah kelautan ilegal," Minggu, (3/5/2026). Keputusan itu diambil setelah Penjaga Pantai Filipina mendeteksi empat kapal penelitian China yang beroperasi di sekitar perairan Filipina, menurut harian berbahasa Inggris setempat, Philstar. "Kami tidak akan mentoleransi penelitian ilmiah kelautan ilegal apa pun yang dilakukan tanpa persetujuan pemerintah kami," kata Koman

Filipina Usir Kapal Riset China, Tak Ada Toleransi Aktivitas Ilegal

4 WNI Masih Tersandera di Somalia, Kredibilitas Diplomasi RI Jadi Tanda Tanya!

Kasus pembajakan kapal tanker MT Honour 25 oleh perompak bersenjata di perairan Somalia kini menjadi ujian krusial bagi kredibilitas diplomasi dan sistem perlindungan warga negara Indonesia (WNI). Empat awak kapal asal Indonesia, yakni Ashari Samadikun (Kapten), Adi Faizal ( 2nd Officer ), Wahudinanto ( Chief Officer ), dan Fiki Mutakin, masih tersandera selama hampir dua pekan. Hal tersebut pun memicu desakan dari pihak parlemen agar pemerintah segera melakukan eskalasi upaya penyelamatan. Krit

2 media, Cenderung netral
4 WNI Masih Tersandera di Somalia, Kredibilitas Diplomasi RI Jadi Tanda Tanya!