AFU.id

Indeks Berita

Jaga Kelestarian Cakalang, MSC Gandeng BRIN dan AP2HI Perkuat Data Perikanan Tuna Indonesia

Organisasi nirlaba global Marine Stewardship Council (MSC) resmi menjalin kolaborasi riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI). Langkah ini dilakukan guna memperkuat keandalan data perikanan demi mendukung pengelolaan komoditas tuna cakalang yang berkelanjutan di Indonesia. Sinergi tersebut diwujudkan melalui peluncuran proyek penelitian berjudul “Improving the Reliability of Operational Catch and Effort Data to Suppor

Jaga Kelestarian Cakalang, MSC Gandeng BRIN dan AP2HI Perkuat Data Perikanan Tuna Indonesia

Pelni Rombak Direksi, Budi Setyawan Gantikan Tri Andayani

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni merombak jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025. Budi Setyawan Wijaya ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Tri Andayani. Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan perubahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kepala BP Nomor SR-322/BP/06/2026 tertanggal 18 Juni 2026. RUPS Persetujuan dan Pengesahan Laporan Tahunan Pelni Tahun Buku 2025 berlangsung di Gedung BP BUMN, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam. Sel

Pelni Rombak Direksi, Budi Setyawan Gantikan Tri Andayani

Badan Pangan Nasional Salurkan 7,7 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan, pihaknya telah menyalurkan total 7,7 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat. Penyaluran yang dilakukan sepanjang tahun 2023 hingga 2025 itu, dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan, harga dan ketahanan pangan nasional. Ketut mengatakan stok CBP yang dikelola bersama Perum Bulog terus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, dengan penyaluran yang diarahkan guna

Badan Pangan Nasional Salurkan 7,7 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Model Integrasi Sawit dan Peternakan Sapi Diharapkan Jadi Solusi Defisit Daging dan Peningkatan Produktivitas Lahan

Model integrasi perkebunan sawit dan peternakan sapi dinilai bisa menjadi solusi strategis mengatasi masalah defisit daging nasional. Model ini sekaligus juga mampu meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan. "Ini memiliki potensi besar untuk mendukung pemenuhan kebutuhan daging nasional dan mengurangi ketergantungan impor," kata Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Dia menekankan hal itu saat meninj

Model Integrasi Sawit dan Peternakan Sapi Diharapkan Jadi Solusi Defisit Daging dan Peningkatan Produktivitas Lahan

Harga Sawit Jatuh, Kebun Diserang Penyakit Mematikan: Petani Kian Tertekan

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia menyoroti dua ancaman besar yang menekan perkebunan sawit rakyat. Petani menghadapi serangan penyakit ganoderma pada tanaman sekaligus anjloknya harga tandan buah segar di berbagai daerah. Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Medali Emas Manurung mengatakan ganoderma mulai mengancam kebun sawit rakyat di sejumlah sentra produksi. Penyakit itu menyerang akar dan batang tanaman tanpa gejala yang mudah dikenali petani. “Ganoderma merupakan penyakit yang sangat berba

Harga Sawit Jatuh, Kebun Diserang Penyakit Mematikan: Petani Kian Tertekan

OJK Pilih Jeffrey Hendrik sebagai Kandidat Dirut Bursa Efek Indonesia, Ini Profilnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan tujuh nama calon direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026–2030. Salah satu nama yang diusulkan adalah Jeffrey Hendrik sebagai calon Direktur Utama BEI. Penetapan tersebut akan dibawa untuk memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026. Seluruh nama yang ditetapkan OJK akan menjalani proses pengesahan melalui forum tersebut. Kepala Eksekutif Penga

OJK Pilih Jeffrey Hendrik sebagai Kandidat Dirut Bursa Efek Indonesia, Ini Profilnya

Aturan Teknis Ekspor Komoditas Unggulan Via PT DSI, Masa Transisi Hingga Akhir Tahun

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan secara resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 15 Tahun 2026 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis Batu Bara. Regulasi yang terdiri dari 13 pasal ini merupakan aturan teknis pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis yang telah lebih dulu diteken Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026. Permendag yang di

Aturan Teknis Ekspor Komoditas Unggulan Via PT DSI, Masa Transisi Hingga Akhir Tahun

Purbaya Incar Investor China Lewat Penerbitan Panda Bonds 1 Miliar Dollar AS

Pemerintah menargetkan penerbitan surat utang Panda Bonds senilai US$1 miliar atau sekitar Rp16 triliun di pasar keuangan China pada tahun ini. Instrumen tersebut disiapkan untuk memperluas sumber pembiayaan sekaligus memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui diversifikasi pendanaan internasional. Rencana itu mengemuka dalam rangkaian kunjungan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, ke China pada 16–19 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Purbaya bertemu dengan Menteri Keuangan China Lan

Purbaya Incar Investor China Lewat Penerbitan Panda Bonds 1 Miliar Dollar AS

Harga Emas Turun Rp30 Ribu per Gram saat BI Rate Naik, Saatnya Buyback?

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (18/6/2026), bertepatan dengan dampak kebijakan moneter Bank Indonesia yang kembali menaikkan suku bunga acuan. Penurunan harga emas global pada paruh kedua Juni 2026 dipicu melemahnya minat investor terhadap logam mulia di tengah masih tingginya suku bunga di sejumlah negara maju. Koreksi harga logam mulia ini terjadi karena suku bunga tinggi mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen inve

Harga Emas Turun Rp30 Ribu per Gram saat BI Rate Naik, Saatnya Buyback?

BI Ambil Langkah Agresif, BI Rate Naik ke Angka 5,75% demi Jinakkan Rupiah dan Inflasi

Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah moneter agresif untuk membentengi perekonomian domestik dari guncangan eksternal. Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026, bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. Keputusan ini diikuti dengan kenaikan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, serta suku bunga Lending Facility yang kini bertengger di level 6,50%. "Kenaikan ini sebagai

BI Ambil Langkah Agresif, BI Rate Naik ke Angka 5,75% demi Jinakkan Rupiah dan Inflasi