AFU.id

Indeks Berita

Ribuan Warga Mengungsi usai Gempa di NTT, BNBP Kirim Helikopter dan Tim Tanggap Darurat

Sebanyak 2.000 warga Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan evakuasi mandiri menyusul gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu 15 Agustus dini hari. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat gempa turut menyebabkan lima orang meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka. Gempa tersebut terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan titik pusat berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedal

Ribuan Warga Mengungsi usai Gempa di NTT, BNBP Kirim Helikopter dan Tim Tanggap Darurat

Bukan Kali Pertama, Ini Penyebab Gempa di Flores NTT Kerap Berulang

Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo pada kedalaman 15 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan, sebelum akhirnya mencabut status peringatan tersebut beberapa jam kemudian. Meski peringatan tsunami telah

Bukan Kali Pertama, Ini Penyebab Gempa di Flores NTT Kerap Berulang

Dari PIP hingga MBG, Ini Rincian Anggaran Pendidikan Rp800 Triliun di RAPBN 2027

Total gabungan anggaran untuk sektor pendidikan dan perlindungan sosial dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dipastikan menembus angka Rp820,9 triliun. Angka ini diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjawab pertanyaan awak media dalam sesi tanya jawab Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Purbaya menjelaskan, setiap program di sektor pendidikan memiliki alokasi dan sasaran penerima manfaat yang berb

Dari PIP hingga MBG, Ini Rincian Anggaran Pendidikan Rp800 Triliun di RAPBN 2027

Gempa Magnitudo 7 Guncang NTT, Satu Korban Tewas Tertimpa Bangunan Ambruk

Guncangan gempa bermagnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi menelan korban jiwa setelah sebuah bangunan di kawasan pelabuhan ambruk dan menimpa warga di sekitarnya. Tim gabungan SAR turun tangan mengevakuasi tiga orang yang terjebak reruntuhan, dengan hasil satu korban dinyatakan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa nahas ini terjadi di Pelabuhan Lauren Say Maumere, Kabupaten Sikka, tepat ketika guncangan gempa dirasakan warga sekitar. Menuru

Gempa Magnitudo 7 Guncang NTT, Satu Korban Tewas Tertimpa Bangunan Ambruk

Gempa NTT Hancurkan Ratusan Bangunan, Kampus Unika Ruteng Hancur

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa ini sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah khususnya di Pulau Flores, NTT. Salah seorang warga di Ruteng, Yansen, menggambarkan kengerian bencana di pagi buta itu. Yansen menyebut, kota Ruteng di Kabupaten Manggarai turut terdampak gempa bermagnitudo besar itu. "Kota Ruteng hancur. Semua warga melakukan evakuasi mandiri," kata Ruteng kepada Afu.id , Sa

Gempa NTT Hancurkan Ratusan Bangunan, Kampus Unika Ruteng Hancur

Riwayat Gempa-Gempa Dahsyat Akibat Aktivitas Patahan Naik Busur Belakang Flores

Keberadaan Flores Back-Arc Thrust atau Sesar Naik Busur Belakang Flores di sepanjang perairan utara Bali hingga Nusa Tenggara menempatkannya sebagai salah satu struktur tektonik paling aktif sekaligus mematikan di Indonesia. Jalur patahan naik yang membentang ratusan kilometer di dasar laut ini menyimpan energi kompresi luar biasa yang sewaktu-waktu pecah dan memicu guncangan kuat hingga tsunami. Dalam catatan sejarah kegempaan kawasan Nusa Tenggara, sesar ini berulang kali memicu bencana besar

Riwayat Gempa-Gempa Dahsyat Akibat Aktivitas Patahan Naik Busur Belakang Flores

Mengenal Sesar Naik Busur Belakang Flores, Penyebab Gempa M7,7 di NTT

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa episenter gempa dangkal berkedalaman 15 kilometer tersebut terletak di laut pada koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT, atau berjarak sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo. Guncangan kuat ini sempat memicu dikeluarkannya peringatan dini tsunami untuk empat provinsi, yakni NTT, NTB, Sulawesi Sel

Mengenal Sesar Naik Busur Belakang Flores, Penyebab Gempa M7,7 di NTT

Wamenkumham Ungkap Skema Dwi Kewarganegaraan Bakal Sasar Atlet dan Ahli Teknologi

Pemerintah tengah menyiapkan skema dwi kewarganegaraan yang secara khusus menyasar kalangan atlet dan pemilik keahlian teknologi. Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej memastikan kebijakan ini tidak akan berlaku bagi seluruh diaspora Indonesia, melainkan hanya diberikan secara terbatas kepada kelompok tertentu. Penjelasan tersebut disampaikan Edward dalam Konferensi Pers Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14

Wamenkumham Ungkap Skema Dwi Kewarganegaraan Bakal Sasar Atlet dan Ahli Teknologi

Menko Pangan Zulhas Minta Maaf soal Gonjang-ganjing MBG, Janji Berbenah dalam Dua Bulan

Berbagai persoalan yang mewarnai perjalanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbuntut permintaan maaf dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Sosok yang disapa Zulhas tersebut berjanji pemerintah akan segera berbenah dan mengevaluasi seluruh kejanggalan yang selama ini muncul dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. Permintaan maaf tersebut disampaikan Zulhas dalam konferensi pers Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Nota

Menko Pangan Zulhas Minta Maaf soal Gonjang-ganjing MBG, Janji Berbenah dalam Dua Bulan

Sekjen Indonesia Risk Center Kritik Pidato Prabowo, Sebut MBG hingga Koperasi Merah Putih Bermasalah

Pidato kenegaraan Presiden Prabowo dalam sidang tahunan MPR tahun 2026 berbuntut komentar dari sejumlah pihak. Sekretaris Jenderal Indonesia Risk Center, Marthin Hadiwinata salah satunya. Ia mengomentari lima hal penting yang dinilai menjadi titik kritis terkait kedaulatan pangan dan hak atas pangan serta gizi. Hal pertama yang ia soroti adalah wasembada pangan yang ia nilai belum terarah dengan jelas. Ia mengatakan, jika Prabowo menginginkan kedaulatan pangan, tidak bisa hanya dibatasi dalam 8

Sekjen Indonesia Risk Center Kritik Pidato Prabowo, Sebut MBG hingga Koperasi Merah Putih Bermasalah