AFU.id

Indeks Berita

MBG dan KMP: Sudah Dinilai Boros Anggaran, Berpotensi Menggerus Pendapatan Negara dari Pajak Pula

Tuntutan masyarakat untuk menghentikan program-program andalan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP) semakin menemukan muaranya. Selain dinilai boros, tak produktif dan rentan korupsi, dua program tersebut juga berpotensi menggerus penerimaan pajak negara. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan secara terbuka mengonfirmasi adanya risiko kehilangan penerimaan negara (potential loss) yang cukup besar. Lubang potensi pajak ini dipicu oleh kerancu

MBG dan KMP: Sudah Dinilai Boros Anggaran, Berpotensi Menggerus Pendapatan Negara dari Pajak Pula

Jokowi Sebut Dirinya Hanya Sebagai Motivator di PSI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyebut perannya dalam Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya sebagai motivator. Hal itu ia ungkapkan merujuk pada kabar dirinya akan segera mengenakan jaket partai berlambang mawar tersebut dan diperkenalkan sebagai Dewan Pembina. Sosok yang disapa Jokowi itu mengatakan hal tersebut di kediamannya di Solo. “Ya, sebagai apa? Sebagai motivator,” jawab Jokowi singkat saat ditemui wartawan di kediamannya, Jalan Kutai Utara No. 01, Sumber, Solo, Jumat (19/6/2026). Jok

Jokowi Sebut Dirinya Hanya Sebagai Motivator di PSI

Rekam Jejak Karier Glory Harimas Sihombing, Alumnus ITB yang Kini Jadi Tersangka MBG

Sosok Glory Harimas Sihombing (GHS) mendadak menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) pada Kamis (18/6/2026) malam. Sebelum tersangkut perkara hukum ini, Glory diketahui memiliki rekam jejak karier profesional, aktivitas sosial, hingga kiprah politik yang cukup luas. Dilansir dari Linkedin, Glory Harimas Sihombing, ia merupakan lulusan Institut Tek

Rekam Jejak Karier Glory Harimas Sihombing, Alumnus ITB yang Kini Jadi Tersangka MBG

Menakar Sikap Politik PDIP: Oposisi, Penyeimbang atau Over Kalkulasi?

Gelombang demonstrasi mahasiswa terjadi berturut-turut dalam beberapa hari terakhir. Tuntutannya beragam, mulai dari penghentian atau evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), protes kenaikan harga BBM, hingga kritik terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai kurang transparan. Di tengah keriuhan ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terlihat semakin menunjukkan sikap yang sebelumnya masih ambigu. Partai berlambang banteng ini semakin vokal mengkritik tata kelola pemerintahan

Menakar Sikap Politik PDIP: Oposisi, Penyeimbang atau Over Kalkulasi?

Demo Serentak di Jakarta Pusat, 4.263 Aparat Gabungan Disiagakan

Sebanyak 4.263 aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Massa aksi dijadwalkan turun di beberapa lokasi strategis, mulai dari kawasan Silang Selatan Monas, depan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia, Tugu Tani, hingga Kementerian Keuangan. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, ribuan personel yang diterjunkan merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat,

Demo Serentak di Jakarta Pusat, 4.263 Aparat Gabungan Disiagakan

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Dasco Siap Buka Pintu Dialog

Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, akan menjadi titik utama aksi demonstrasi mahasiswa hari ini, Jumat (19/6/2026). Massa mahasiswa dijadwalkan turun ke jalan untuk memprotes sejumlah persoalan, mulai dari kondisi ekonomi, evaluasi program pemerintah, hingga isu supremasi sipil. Berbeda dari sejumlah aksi sebelumnya, pimpinan DPR RI kali ini menyatakan siap menerima perwakilan mahasiswa. Parlemen membuka peluang dialog langsung agar aspirasi massa dapat disampaikan ke pimpinan DPR. Wakil Ketua

Demo Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Dasco Siap Buka Pintu Dialog

Penangkapan Roy Suryo, Kuasa Hukum Sebut Polisi Abaikan Sisi Kemanusiaan

Penangkapan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo oleh penyidik Polda Metro Jaya menuai sorotan dari tim kuasa hukum. Roy ditangkap terkait kasus tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi, Jumat (19/6/2026) pagi. Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, mempersoalkan cara penyidik saat menjemput kliennya di rumah. Ia menilai proses penangkapan itu mengabaikan sisi kemanusiaan karena dilakukan saat Roy baru beberapa jam beristirahat setelah pulang dari Bandung, Jawa Barat. K

Penangkapan Roy Suryo, Kuasa Hukum Sebut Polisi Abaikan Sisi Kemanusiaan

RUU Perampasan Aset Dikebut, DPR Soroti Frasa “Diduga” dan Batas Kewenangan Aparat

Dorongan percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset mulai diikuti sejumlah catatan dari DPR. Salah satu yang disorot yakni penggunaan frasa “diduga” serta batas kewenangan aparat penegak hukum dalam menjalankan mekanisme perampasan aset. Anggota Komisi III DPR RI, Mercy Barends, menilai RUU Perampasan Aset harus memiliki rumusan yang jelas agar tidak menimbulkan multitafsir saat diterapkan. Menurut dia, aturan ini memang dibutuhkan untuk mengejar aset hasil kejahatan, te

RUU Perampasan Aset Dikebut, DPR Soroti Frasa “Diduga” dan Batas Kewenangan Aparat

Bukti Efektifitas Kritik Ilmiah, Policy Brief BEM KM IPB Tembus Menkomdigi RI

Upaya Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (BEM KM IPB) University tak sia-sia. Riset dan gugatan tertulis mereka tentang ‘Kedaulatan Digital’ telah sampai di tangan Menteri Komunikasi Digital dan Republik Indonesia (Komdigi RI), Meutya Hafid. Para mahasiswa menyerahkan policy brief tersebut dalam sebuah forum akademis dari Nagara Institute di Auditorium Andi Hakim Nasution IPB University. Kegiatan bertajuk ‘Roadshow dan Launching Buku Demokrasi Digital: Viralita

Bukti Efektifitas Kritik Ilmiah, Policy Brief BEM KM IPB Tembus Menkomdigi RI

Kejagung Ungkap Glory Harimas Jual Titik Dapur SPPG Rp100 Juta per Lokasi

Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing (GHS), diduga menjual titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan harga sekitar Rp100 juta per lokasi. Praktik ini terungkap dalam konferensi pers Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung Jampidsus, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan harga tersebut tidak bersifat tetap dan bisa berubah seir

Kejagung Ungkap Glory Harimas Jual Titik Dapur SPPG Rp100 Juta per Lokasi