AFU.id

Indeks Berita

Xi Jingpin Jamin China Tak Pasok Senjata Ke Iran Usai Dua Banknya Diancam AS

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping telah meyakinkan Presiden AS Donald Trump bahwa Beijing tidak memasok senjata apapun ke Iran di tengah konflik. "Presiden Xi memastikan kepada Presiden Trump bahwa mereka tak memasok senjata kepada Iran selama konflik berlangsung, dan jaminan tersebut disampaikan kepada presiden," kata Leavitt dalam sebuah konferensi pers. Adapun Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang mendampingi Leavitt pada agenda t

Xi Jingpin Jamin China Tak Pasok Senjata Ke Iran Usai Dua Banknya Diancam AS

Bisnis Kosmetik Berpotensi Untung Besar, Industri Masih Butuh Penguatan Teknologi

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menargetkan melakukan riset strategis dalam rangka memacu dan meningkatkan kualitas industri riset kosmetik dalam negeri. "Industri kosmetik kita itu kan tumbuh 77 persen dari tahun 2020 hingga 2024-2025. Bayangkan 77 persen, ini menunjukkan bahwa market untuk industri ini sangat tinggi, dan market ini hanya bisa kita penuhi kalau kita punya inovasi-inovasi yang unggul, kita punya teknologi yang bagus, sehingga itu bisa diterapkan di industri, sehingga bis

Bisnis Kosmetik Berpotensi Untung Besar, Industri Masih Butuh Penguatan Teknologi

Koruptor Terciduk Nyantai di Kedai Kopi, Pegawai Rutan Kendari Dicopot

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari Rikie Umbaran menyampaikan permohonan maaf sekaligus klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan seorang narapidana berada di sebuah kedai kopi di Kendari, Sulawesi Tenggara. Rikie di Kendari, Rabu malam, mengakui adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh petugas berinisial Y yang mengawal narapidana kasus tindak pidana korupsi (tipikor) Supriadi saat menghadiri sidang peninjauan kembali (PK) di pengadilan. Ia menjela

Koruptor Terciduk Nyantai di Kedai Kopi, Pegawai Rutan Kendari Dicopot

Masuk Bulan April Gelombang Masih Tinggi, Nelayan Pesisir Sumatera Utara Tak Bebas Melaut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan tiga perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter pada 16 hingga 19 April 2026, yang harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran. Prakirawan BBMKG Stadiun Meteorologi Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Kamis, mengatakan, gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu. Kepada nelaya

Masuk Bulan April Gelombang Masih Tinggi, Nelayan Pesisir Sumatera Utara Tak Bebas Melaut

Setelah Enam Bulan Beroperasi, Sindikat Pengoplos Gas Melon Diciduk di Lebak Banten

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap kasus tindak pidana pengoplosan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) di Kampung Pasir Waru, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (14/4). Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Banten, AKBP Bronto Budiyono, di Serang, Rabu, mengatakan telah mengamankan tiga tersangka berinisial AR (36), KR (25), dan AZ (24). "Ketiga tersangka melakukan penyalahgunaan LPG subsidi 3 kg dengan cara memindahkan atau mengo

Setelah Enam Bulan Beroperasi, Sindikat Pengoplos Gas Melon Diciduk di Lebak Banten

Produksi Migas Masih Bergantung Impor, BRIN Bicara Xanthan Gum

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan bahan aditif industri bernama xanthan gum untuk meningkatkan efisiensi proses produksi minyak dan gas di Indonesia. Kepala BRIN, Arif Satria dalam kegiatan BRIN Goes To Industry III di Jakarta, Kamis, menekankan pemanfaatan xanthan gum diharapkan dapat meningkatkan kemandirian energi nasional. "Kita ingin mencoba menggantikan produk impor yang saat ini kita gunakan," katanya. Arif menyoroti bahwa konsumsi minyak nasional yang jumlahnya mencap

Produksi Migas Masih Bergantung Impor, BRIN Bicara Xanthan Gum

RUU Perlindungan Saksi dan Korban: Negara Harus Ganti Rugi Korban Kriminalitas

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi (ASPERHUPIKI) Ahmad Sofian menilai Rancangan Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban (RUU PSDK) mendorong pergeseran sistem peradilan pidana menuju pendekatan pemulihan korban. Kamis, (16/4/2026). Sofian kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, mengatakan perubahan tersebut menandai peralihan dari keadilan retributif menuju pendekatan restoratif dan rehabilitatif yang lebih berorientasi pada korban. “Pernyataan bahwa Indonesia bergera

RUU Perlindungan Saksi dan Korban: Negara Harus Ganti Rugi Korban Kriminalitas

Seberapa Realistis Target 5,5 Persen Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Krisis Global?

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen di kuartal I 2026, masih berada dalam rentang realistis. Kamis, (16/4/2026). Menurut dia, target yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada investor global tersebut didukung sejumlah faktor fundamental. “Pertama, kita berbicara tentang low base effect dari periode sebelumnya yang relatif melambat,” ujar Fakhrul kepada ANTARA di Jakarta, Kamis. Ia menambahkan, aksel

Seberapa Realistis Target 5,5 Persen Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Krisis Global?

Sistem Digital SPBU Banyak Dikerjai Operator, KPK Turunkan Tim Penyelidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dalam pengadaan digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, (15/4/26) mengatakan pendalaman tersebut dilakukan antara lain melalui pemeriksaan Direktur PT Smartweb Indonesia Kreasi George Filandow sebagai saksi pada 15 April 2026. “Dalam pemeriksaan, saksi didalami terkait keuntungan yang diperoleh para pihak dalam proses peng

Sistem Digital SPBU Banyak Dikerjai Operator, KPK Turunkan Tim Penyelidikan

Krisis Moral di Jantung Akademik, Skandal Pelecehan Verbal 16 Mahasiswa FH-UI

Kasus yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) bukan sekadar riak kecil di ruang digital. Ini alarm keras: ada yang retak di fondasi moral kampus yang seharusnya melahirkan penjaga hukum, bukan pelanggar etika. Skandal ini mencuat dari percakapan grup WhatsApp dan Line yang berisi dugaan pelecehan seksual verbal. Bukan satu-dua orang, tapi belasan. Bukan sekali, tapi berpola. Dan yang paling mengganggu: terjadi di lingkungan akademik yang mestinya jadi benteng tera

Krisis Moral di Jantung Akademik, Skandal Pelecehan Verbal 16 Mahasiswa FH-UI