Articles on Psikologi sosial
Displaying all articles
Mudik merupakan komponen dari ‘rumah psikologis’ kita saat lebaran, selain ketupat dan tradisi bermaafan kolektif yang turun-temurun. Kita, sebagai manusia, memiliki kebutuhan untuk kembali ke “rumah” ini.
Selain akses, ada faktor lain yang juga berperan dalam menciptakan budaya baca, yaitu norma sosial. Mengapa demikian?
Aman, cemas, menghindar, takut: penelitian menunjukkan perasaan orang-orang tentang menjadi lajang mungkin bergantung pada gaya keterikatan mereka.
Individu mesti didorong untuk mengutamakan kesejahteraan bersama di atas kepentingan sendiri dengan cara mengorbankan kebebasannya untuk memilih tindakan pencegahan agar program vaksinasi berhasil.
Etologi, psikologi sosial and kriminologi bisa menolong kita memahami kenapa manusia berbohong dan penipu beraksi.
Rasa kesepian meningkat risiko kematian lebih besar dibanding pola makan buruk, obesitas, konsumsi alkokhol dan kurangnya olahraga, dan sama berbahayanya dengan merokok berat. Mari kita saling bicara.
Apa yang sebenarnya mendorong individu untuk bergabung dalam sebuah tindakan kolektif seperti aksi unjuk rasa?
Pesimisme bukan hanya sekadar berpikir negatif. Sebuah penelitian menyatakan ada bentuk pesimisme yang ternyata derdampak baik.
Ruang kantor terbuka dapat menghilangkan esensi dari tempat bekerja. Akan tetapi, ini tidak harus terjadi.
Mengapa tragedi terbunuhnya suporter bola terulang lagi? Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya?









