Masyarakat Indonesia membutuhkan komunikasi risiko bencana yang memadukan pengetahuan ilmiah dengan nilai-nilai lokal untuk membangun budaya kesadaran dan kesiapsiagaan berkelanjutan.
Articles on komunikasi risiko
Displaying all articles
Komunikasi risiko yang tidak empatik dan menyalahkan masyarakat berpotensi pada pengambilan keputusan yang enggan mengurai permasalahan untuk mencari solusi yang lebih sistemik.
Ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan terjadi karena kurangnya pemahaman dan besarnya hambatan dalam akses kesehatan.
Ada sebuah kerangka analisis yang efektif untuk merancang sistem komunikasi risiko bencana yang benar-benar melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat lokal.



