Articles on karya ilmiah

Displaying all articles

Ketika peneliti dan penelaah bekerja keras mengidentifikasi kesalahan, penerbit komersial justru meraup keuntungan dari volume publikasi dan prestise—membiarkan karya ilmiah bermasalah terus beredar, menyesatkan kebijakan, dan memengaruhi pengambilan keputusan lama setelah kekeliruannya diketahui. Ilustrator: Abiyasa Abiguna

Saat kesalahan karya ilmiah dibiarkan: Penerbit tetap untung, publik yang rugi

Sistem penerbitan akademik seringkali membiarkan kesalahan ilmiah tetap ada karena lebih mengutamakan keuntungan dan prestise daripada koreksi yang cepat.
Sergei25/shutterstock.

Riset: 8 dari 10 guru besar di Indonesia terindikasi menerbitkan artikel di jurnal ‘predator’

Riset menunjukkan bahwa guru besar di Indonesia banyak yang menerbitkan karya ilmiah di jurnal ‘predator’. Apa dampaknya bagi proses pengangkatan guru besar di masa depan?

Top contributors

More