Articles on Gempa Flores

Displaying all articles

Seorang warga berada di reruntuhan rumah di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), 22 Agustus 2026. Hendra Nurdiyansyah/Antara Foto

Ketika negara gagal menjamin rasa aman, warga bisa melihat pemerintah sebagai ancaman

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warga, masyarakat dapat melihat pemerintah sebagai ancaman terhadap keamanan manusia dan menuntut negara bertanggung jawab.
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). (Mega Tokan/Antara)

Belajar dari gempa NTT: Kesadaran mitigasi warga memengaruhi kerusakan rumah akibat gempa

Kerusakan rumah akibat gempa di Sikka tergolong paling rendah dibanding kabupaten lain di NTT maupun Gempa Flores 1992. Kami menduga pengetahuan lokal berkontribusi pada tren ini.
Papan “selamat datang” di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, porak-poranda dihantam gempa dan tsunami pada 1992. Y. Benyamin S (2018)

30 tahun lalu gempa dan tsunami merusak Flores: apakah mitigasi risiko di sana kini lebih baik?

Setelah 30 tahun berlalu, bagaimana dengan kesiapsiagaan masyarakat di Flores dalam menghadapi gempa dan tsunami?

Top contributors

More