Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta
Universitas Islam Indonesia (UII), established in July 1945, is one of Indonesia’s leading private universities. It is located in Yogyakarta.
Links
Articles
Struktur perguruan tinggi yang makin birokratik tidak kondusif bagi para dosen Ilmu Komunikasi yang baru meraih gelar doktor untuk mengembangkan pusat studi.
Inviting Rashtriya Swayamsevak Sangh – notorious for its role in violent conflicts between Hindus and Muslims in India – could help kickstart a global movement of improved interfaith relations.
Mengundang Rashtriya – yang terkenal atas perannya dalam konflik kekerasan antara umat Hindu dan Muslim di India – justru dapat membantu memulai gerakan global kerukunan antaragama.
Keengganan Indonesia untuk bersikap tegas dalam konflik Cina-Taiwan menunjukkan bahwa secara ekonomi, Indonesia masih sangat bergantung pada Cina.
Indonesia’s reluctance to respond to the conflict is based on the fact that its economy is still very dependent on China.
Hubungan Cina-Indonesia yang kian erat ini tak lepas dari peran dan keterlibatan individu-individu tertentu dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.
The China-Indonesia HSR project has currently faced various problems, including delays, cost overrun, and environmental destructions.
Kehadiran sejumlah pejabat publik di tingkat pusat dan daerah dalam berbagai konferensi di Indonesia menunjukkan bertahannya warisan rezim otoriter Orde Baru yang khas Indonesia.
Laporan The Habibie Center menyatakan bahwa belum ada perwakilan dari kelompok penyandang disabiltas yang pernah diajak berkonsultasi, baik dalam proses perancangan maupun pengembangan KCBJ.
PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) has not been seen to involve disability groups in the design, planning and development stages of the KCJB.
Bagaimana tradisi ranking kampus menjegal impian studi pelamar beasiswa, dan apakah peringkat suatu kampus masih relevan sebagai kriteria seleksi?
Rencana pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur bukan hanya tidak menyelesaikan permasalahan di Jakarta, namun juga tidak sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Tanpa strategi untuk menjangkau masyarakat berpendapatan tinggi, Earth Hour hanya menjadi kampanye massa yang nyaris kehilangan efektivitasnya.
Partai politik Indonesia ternyata telah menjalin kerja sama dengan partai penguasa China, Partai Komunis China, selama beberapa waktu.
Indonesian political parties have been partnering with China’s ruling party, the Chinese Communist Party, for some time.
Kita sering mendengar dan membaca bagaimana kampus di Indonesia saling perang klaim tentang capaian pemeringkatan mereka. Mentalitas ini memiliki banyak masalah.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Cina menggunakan beasiswa kuliah untuk membentuk pandangan politik para santri Indonesia terkait isu seperti diskriminasi terhadap minoritas Uyghur.
In recent years, the Chinese government has used scholarships to shape the views of Indonesian Muslim students on controversial issues such as the mistreatment of Uyghurs in Xinjiang.
Pelaku kekerasan seksual dan aparat penegak hukum kerap menyalahkan dan meneror korban, sehingga banyak korban berujung meminta maaf, menarik laporannya, atau bahkan dikriminalisasi balik.
Keterlibatan NU sebagai salah satu organisasi Muslim terbesar di dunia menjadi krusial di forum G20.

















