Universitas Airlangga

Indonesian government established Airlangga University in Surabaya, East Java, as the first higher education institution in what considered to be eastern Indonesia at that time in 1954. Its vision is to become an independent, innovative, and leading university at national and international level as well as the pioneer of the development in science, technology, and humanities based on religious morality.

Links

Articles

Kelelawar buah merupakan salah satu jenis kelelawar pembawa virus Nipah alami. Shirley Jayne Photography / Shutterstock

Virus Nipah ditemukan di Indonesia, tapi mengapa belum ada kasus penularan pada manusia?

Virus Nipah sudah lama terdeteksi pada kelelawar di Indonesia, tetapi mengapa belum ada kasus infeksi pada manusia? Analisis ini memaparkan penyebabnya.
Mikrofon yang digunakan oleh anggota DPR di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. Sigit dan Flora Fauna/Shutterstock

Bisakah anggota DPR digantikan AI?

Beberapa pekerjaan di parlemen bisa dieksekusi oleh AI. Bisakah teknologi menggantikan anggota dewan?
Biologi sintetis dapat menciptakan solusi untuk kesehatan, lingkungan, dan pertanian. CrizzyStudio / Shutterstock

Bantu atasi krisis kesehatan dan lingkungan, biologi sintetis perlu regulasi serius

Biologi sintetis dapat menciptakan solusi untuk mengatasi krisis. Namun, dibutuhkan aturan dan pengawasan ketat agar teknologi ini tidak disalahgunakan.
Pedagang hewan liar di Pasar Tomohon. Sony Herdiana / Shutterstock

Tanpa aturan yang jelas, pasar hewan Indonesia berisiko memicu pandemi berikutnya

Pasar hewan liar di Indonesia berisiko memicu pandemi baru. Sanitasi buruk dan perdagangan hewan liar berisiko tinggi zoonosis menjadi penyebabnya.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting dari kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin, 8 September 2025. Cahyo/Biro Pers Sekretariat Presiden

Diplomasi FOMO Prabowo: Simbolis, reaktif, berisiko mengancam legitimasi

Keputusan Prabowo pergi ke Beijing di tengah maraknya aksi demonstrasi di dalam negeri mencerminkan rasa ‘fear of missing out’ (FOMO) dalam diplomasi.
Seorang laki-laki mengenakan kaos bertuliskan Ndasmu, ucapan kasar yang digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengkritik para pengkritiknya dalam protes terhadap RUU TNI. Toto Santiko Budi/Shutterstock

Negara tuduh pendemo “antek asing”: Retorika politik Prabowo untuk bungkam suara rakyat

Tuduhan “antek asing” yang terus diulang oleh Prabowo dapat menciptakan disinformasi, menutup ruang dialog dan mengancam demokrasi.
Aparat polisi berbaris di halaman gedung DPR/MPR RI melakukan pengamanan selama aksi demonstrasi di Jakarta pada 22 Agustus 2024. Taufik Hidayatta/Shutterstock

Reformasi total kepolisian mendesak–tapi secara politik tidak akan mudah

Reformasi total kepolisian harus dilakukan, tapi tidak mudah karena kuatnya resistensi internal Polri dan lemahnya kemauan pemerintah maupun parlemen.
Presiden Prabowo Subianto mengikuti sesi pertemuan bersama para pemimpin dan delegasi negara yang hadir di KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada 7 Juli 2025. Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Diplomasi ala Prabowo: Membangun jembatan atau hilang arah?

Diplomasi ala Prabowo berupaya ‘membangun jembatan’ antara blok Utara dan Selatan sudah usang, berisiko membuat Indonesia kehilangan kepercayaan dari kedua kubu.

Authors

More Authors