Indonesia bisa panen raya dari AI dan memimpin di Asia Tenggara
Potensi terbesar dari penggunaan AI adalah pada sektor pertumbuhan ekonomi.
Potensi terbesar dari penggunaan AI adalah pada sektor pertumbuhan ekonomi.
Cepat atau lambat, kehadiran AI akan berdampak pada ekosistem hak cipta dan masa depan pekerja seni. Dunia butuh desain regulasi AI yang seimbang.
Teknologi gen AI kini mampu mereplikasi wajah, suara, ekspresi, bahkan karakter kreatif seseorang dengan tingkat kemiripan yang sulit dibedakan dari realitas. Apa risikonya?
Penelitian menunjukkan bahwa alih-alih menggantikan keahlian manusia, AI dapat membantu menciptakan kesetaraan dengan meningkatkan kemampuan pekerja kurang berpengalaman
Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) telah menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Telah banyak bermunculan berbagai program AI yang dapat mempermudah pekerjaan manusia…
Mampu menggunakan tools AI kini jadi sama pentingnya dengan menggunakan aplikasi kantor lainnya. Kuncinya ada pada membuat prompt yang baik lengkap dengan konteks, perspektif, gaya, dan tugas.
Chatbot AI kerap menjadi teman curhat anak muda, bahkan menjalin hubungan emosional. Ketergantungan ini dapat mengganggu realitas dan menyebabkan gangguan mental.
Dampak penggunaan AI ditentukan oleh penggunanya, bukan teknologinya.
Kecerdasan buatan (AI) memang menjanjikan kemajuan besar, namun tanpa aturan main yang jelas, teknologi ini bisa menjadi pedang bermata dua. Peran regulasi penting sebagai penyeimbang.
Bergantung pada pola dari preferensi pengguna bikin AI rentan bias dan salah diagnosis. Ini alasan konsultasi psikologis tetap harus ke psikolog dan psikiater.