{"id":15447,"date":"2023-11-19T08:17:31","date_gmt":"2023-11-19T01:17:31","guid":{"rendered":"https:\/\/edisi.co\/?p=15447"},"modified":"2023-11-19T08:17:34","modified_gmt":"2023-11-19T01:17:34","slug":"siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/","title":{"rendered":"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Siapakah orang pertama yang berbicara dalam bahasa Inggris? \u2013 Grace, usia delapan tahun, Belfast, Irlandia Utara<\/em><\/p>\n<cite>Catatan Edisian<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><a href=\"https:\/\/edisi.co\/\">EDISI.CO, CATATAN EDISIAN<\/a><\/strong>&#8211; Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu. Kamu mungkin menyadari bahwa bahasa kakek dan nenekmu berbeda dengan bahasa kamu. Bisa dibayangkan betapa berbedanya bahasa Inggris saat pertama kali digunakan di Inggris berabad-abad yang lalu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para penutur bahasa Inggris paling awal berbicara dalam bahasa Inggris Kuno. Saya menggunakan kata \u201cpara penutur\u201d sehingga bersifat jamak, karena pasti ada lebih dari satu penutur: bagaimanapun juga, kita menggunakan bahasa untuk berbicara dengan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahasa Inggris Kuno berkembang dalam periode yang penuh gejolak dalam sejarah Inggris. Ini terjadi setelah <a href=\"https:\/\/www.bbc.co.uk\/bitesize\/topics\/zqtf34j\/articles\/z2dr4wx\">bangsa Romawi meninggalkan Inggris<\/a>, sekitar 1.600 tahun yang lalu. Bangsa Romawi telah menjajah Inggris, tetapi mereka meninggalkan negara itu pada abad kelima tepatnya setelah kekaisaran Romawi runtuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangsa Romawi yang menguasai Inggris berbicara dalam bahasa mereka, bahasa Latin. Namun, sebagian besar orang yang tinggal di Inggris ketika bangsa Romawi berada di sana\u2013dan juga sebelum itu\u2013berbicara dalam <a href=\"https:\/\/www.bbc.co.uk\/wales\/history\/sites\/themes\/society\/language_romans.shtml\">bahasa Celtic<\/a>. Bahasa Celtic ini agak mirip dengan bahasa Welsh, tetapi jauh lebih tua daripada bahasa Welsh saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah bangsa Romawi meninggalkan Inggris, suku-suku Jermanik yang berpindah-pindah ke seluruh Eropa pada abad kelima dan keenam menyerbu. Suku-suku ini adalah <a href=\"https:\/\/www.bl.uk\/anglo-saxons\/articles\/who-were-the-anglo-saxons\">Angles, Saxon dan Jutes<\/a>. Bahasa yang mereka gunakan dikenal sebagai <a href=\"https:\/\/www.jstor.org\/stable\/413007\">Bahasa Jermanik Laut Utara<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penutur bahasa Inggris pertama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mereka menetap di Inggris, bahasa ini menjadi <a href=\"https:\/\/www.bl.uk\/medieval-literature\/articles\/old-english\">Bahasa Inggris Kuno<\/a>, yang juga kadang-kadang disebut \u201cAnglo-Saxon\u201d. Dari bahasa Angles muncul kata \u201cEnglish\u201d dan dari bahasa Angles dan Saxon muncul kata \u201cAnglo-Saxon\u201d. Saya mengajar Bahasa Inggris Kuno kepada mahasiswa jurusan Bahasa Inggris di universitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, Bahasa Inggris Kuno atau Anglo-Saxon adalah bentuk tertua dari bahasa Inggris yang diucapkan dan ditulis di Inggris pada awal Abad Pertengahan, yaitu sekitar tahun 450 hingga 1050. Hanya sedikit sekali kata-kata Celtic yang diserap ke dalam bahasa Inggris Kuno. Kata \u201cbrock\u201d (yang berarti \u201cmusang\u201d) adalah salah satu pengecualian yang langka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apakah kita tahu nama-nama penutur pertama bahasa Inggris Kuno? Dua nama disebutkan dalam legenda kuno yang menceritakan kisah bagaimana bangsa Angles dan Saxon tiba di Inggris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut legenda ini, orang Inggris (ketika mereka masih menjadi penutur bahasa Celtic) meminta dua pemimpin Jermanik, <a href=\"https:\/\/www.bbc.co.uk\/bitesize\/topics\/zxsbcdm\/articles\/z23br82\">Hengest dan Horsa<\/a>, untuk datang ke Inggris untuk membantu melindungi negara tersebut setelah bangsa Romawi pergi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hengest dan Horsa tiba di Inggris dengan banyak orang dari suku mereka dan menaklukkan negeri itu. Kami tidak tahu apakah legenda ini benar, tetapi jika benar, merekalah dua kepala suku yang membawa bahasa mereka ke Inggris.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seorang penyair Inggris Kuno<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada satu nama lain yang layak disebut, <a href=\"https:\/\/www.bl.uk\/collection-items\/the-story-of-caedmons-hymn\">yaitu Caedmon<\/a>. Dia adalah penyair pertama dalam bahasa Inggris yang namanya dikenal. Kisah hidupnya diceritakan oleh <a href=\"https:\/\/www.bl.uk\/people\/bede\">biarawan dan sejarawan Bede<\/a>, yang tinggal di utara Inggris sekitar tahun 673 hingga 735.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><a href=\"https:\/\/images.theconversation.com\/files\/527532\/original\/file-20230522-21-q2jmje.png?ixlib=rb-1.1.0&amp;q=45&amp;auto=format&amp;w=1000&amp;fit=clip\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"754\" height=\"279\" src=\"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/image-1.png\" alt=\"Naskah dalam bahasa Latin dan Inggris Kuno\" class=\"wp-image-15449\"\/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sebuah bagian dari folio 129r dari Oxford, Bodleian Library, MS Hatton 43: sebuah halaman dari Buku IV, bab 24 dari Bede\u2019s Latin Historia ecclesiastica gentis Anglorum, dengan sebuah teks bahasa Inggris Kuno dari Nyanyian Pujian C\u00e6dmon yang ditambahkan pada margin bawah. <a href=\"https:\/\/digital.bodleian.ox.ac.uk\/objects\/7850a308-0dd6-4d9a-b5b5-cbd6085b18dd\/\">\u00a9 Bodleian Libraries, University of Oxford<\/a>, <a href=\"http:\/\/creativecommons.org\/licenses\/by-nc-sa\/4.0\/\">CC BY-NC-SA<\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/edisi.co\/2023\/11\/17\/koalisi-serius-ite-terkait-tuntutan-pencemaran-nama-baik-fatia-dan-haris-nayatakan-sikap\/\">Koalisi Serius ITE terkait Tuntutan Pencemaran Nama Baik Fatia dan Haris Nayatakan Sikap<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bede tidak hanya menceritakan kisah Hengest dan Horsa, tetapi dia juga menceritakan kepada kita <a href=\"https:\/\/www.english-heritage.org.uk\/visit\/places\/whitby-abbey\/history-and-stories\/caedmon-poetry\/\">tentang Caedmon<\/a>, yang adalah seorang penggembala sapi. Bede menceritakan bahwa Caedmon tidak dapat membaca maupun menulis, dan kemampuannya dalam menulis puisi yang indah merupakan anugerah dari Tuhan. Puisi pertama yang diciptakan oleh Caedmon terinspirasi dari pemujaan terhadap Tuhan. Dua baris pertama dari puisi ini akan memberi gambaran tentang bahasa Inggris Kuno:<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code> Nu sculon herian     heofonrices Weard, \n Metodes mihte     and his modge\u00feanc\n<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam bahasa Inggris modern, ini berarti: \u201c<em>Now we must praise the guardian of the heavenly kingdom, the Ruler\u2019s might and his plan<\/em>\u201d (Sekarang kita harus memuji penjaga kerajaan surgawi, kekuatan Penguasa dan rencananya).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu mungkin berpikir bahwa ini sama sekali bukan bahasa Inggris. Namun kami masih menggunakan beberapa kata yang digunakan dalam bahasa Inggris Kuno, seperti \u201c<em>and<\/em>\u201d dan \u201c<em>his<\/em>\u201d ada dalam dua baris puisi ini. Banyak kata lain yang juga masih digunakan, meskipun kita sering mengeja dan melafalkannya dengan cara yang berbeda. Apakah kamu bisa menemukan kata-kata dalam bahasa Inggris Kuno untuk \u201cmungkin\u201d dan \u201csekarang\u201d dalam baris-baris puisi Caedmon ini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Caedmon menjaga ternak di sebuah biara di Whitby, Yorkshire. Salah satu mahasiswa saya yang belajar Bahasa Inggris Kuno berasal dari Whitby dan dia memberi tahu saya bahwa sekolahnya dinamai sesuai dengan nama penyair Inggris pertama kami: Caedmon College. Legenda itu tetap hidup.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/profiles\/ad-putter-1440535\">Ad Putter<\/a>, Professor of Medieval English Literature, <em><a href=\"https:\/\/theconversation.com\/institutions\/university-of-bristol-1211\">University of Bristol<\/a><\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini terbit pertama kali di <a href=\"https:\/\/theconversation.com\">The Conversation<\/a>. Baca <a href=\"https:\/\/theconversation.com\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris-214239\">artikel sumber<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapakah orang pertama yang berbicara dalam bahasa Inggris? \u2013 Grace, usia delapan tahun, Belfast, Irlandia<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15448,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1508],"tags":[5166,5167,5168],"class_list":["post-15447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","tag-bahasa-inggris","tag-berbicara","tag-orang-pertama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Edisi\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Edisico-102666665780112\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-19T01:17:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-19T01:17:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"754\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"540\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bobi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@edisi_co\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@edisi_co\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bobi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bobi\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/person\/6d99b6e4c7daa385fac75d76deb26690\"},\"headline\":\"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?\",\"datePublished\":\"2023-11-19T01:17:31+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-19T01:17:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\"},\"wordCount\":770,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg\",\"keywords\":[\"Bahasa Inggris\",\"Berbicara\",\"Orang Pertama\"],\"articleSection\":[\"INTERNASIONAL\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\",\"url\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\",\"name\":\"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-11-19T01:17:31+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-19T01:17:34+00:00\",\"description\":\"Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg\",\"width\":754,\"height\":540,\"caption\":\"Acara peragaan kembali desa Anglo-Saxon di Wirksworth, Derbyshire, 2008. Simon Annable\/Shutterstock\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/edisi.co\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#website\",\"url\":\"https:\/\/edisi.co\/\",\"name\":\"Edisi\",\"description\":\"Energi Informasi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/edisi.co\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#organization\",\"name\":\"Edisi\",\"url\":\"https:\/\/edisi.co\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cropped-LOGO-EDISI-1-1.png?fit=512%2C512&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cropped-LOGO-EDISI-1-1.png?fit=512%2C512&ssl=1\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Edisi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/Edisico-102666665780112\",\"https:\/\/x.com\/edisi_co\",\"https:\/\/www.instagram.com\/edisi.co\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/person\/6d99b6e4c7daa385fac75d76deb26690\",\"name\":\"Bobi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6a18ff58267d1259b30d316fda0ad4c4d27fbaafdc2ab630458e38a4630f6f8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6a18ff58267d1259b30d316fda0ad4c4d27fbaafdc2ab630458e38a4630f6f8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bobi\"},\"description\":\"Penulis edisi.co bermukim di Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, kawasan pesisir Batam.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/editorian.id\"],\"url\":\"https:\/\/edisi.co\/author\/bobi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?","description":"Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?","og_description":"Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu.","og_url":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/","og_site_name":"Edisi","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Edisico-102666665780112","article_published_time":"2023-11-19T01:17:31+00:00","article_modified_time":"2023-11-19T01:17:34+00:00","og_image":[{"width":754,"height":540,"url":"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bobi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@edisi_co","twitter_site":"@edisi_co","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Bobi","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/"},"author":{"name":"Bobi","@id":"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/person\/6d99b6e4c7daa385fac75d76deb26690"},"headline":"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?","datePublished":"2023-11-19T01:17:31+00:00","dateModified":"2023-11-19T01:17:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/"},"wordCount":770,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg","keywords":["Bahasa Inggris","Berbicara","Orang Pertama"],"articleSection":["INTERNASIONAL"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/","url":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/","name":"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg","datePublished":"2023-11-19T01:17:31+00:00","dateModified":"2023-11-19T01:17:34+00:00","description":"Pembicara pertama bahasa Inggris tidak terdengar seperti kamu atau saya. Itu karena bahasa selalu berubah sepanjang waktu.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#primaryimage","url":"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg","contentUrl":"https:\/\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/file-20230522-25-475xbe.jpeg","width":754,"height":540,"caption":"Acara peragaan kembali desa Anglo-Saxon di Wirksworth, Derbyshire, 2008. Simon Annable\/Shutterstock"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/edisi.co\/siapa-orang-pertama-yang-berbicara-bahasa-inggris\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/edisi.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siapa Orang Pertama yang Berbicara Bahasa\u00a0Inggris?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/edisi.co\/#website","url":"https:\/\/edisi.co\/","name":"Edisi","description":"Energi Informasi","publisher":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/edisi.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/edisi.co\/#organization","name":"Edisi","url":"https:\/\/edisi.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/i0.wp.com\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cropped-LOGO-EDISI-1-1.png?fit=512%2C512&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/edisi.co\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/cropped-LOGO-EDISI-1-1.png?fit=512%2C512&ssl=1","width":512,"height":512,"caption":"Edisi"},"image":{"@id":"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Edisico-102666665780112","https:\/\/x.com\/edisi_co","https:\/\/www.instagram.com\/edisi.co\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/person\/6d99b6e4c7daa385fac75d76deb26690","name":"Bobi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edisi.co\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6a18ff58267d1259b30d316fda0ad4c4d27fbaafdc2ab630458e38a4630f6f8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6a18ff58267d1259b30d316fda0ad4c4d27fbaafdc2ab630458e38a4630f6f8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bobi"},"description":"Penulis edisi.co bermukim di Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, kawasan pesisir Batam.","sameAs":["http:\/\/editorian.id"],"url":"https:\/\/edisi.co\/author\/bobi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15447"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15450,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15447\/revisions\/15450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edisi.co\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}